"Hai rasul,sampaikanlah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu.dan jika tidak kamu kerjakan (apa yang diperintahkan itu,berarti) kamu tidak menyampaikan amanat-Nya.Allah memelihara kamu dari (gangguan) manusia.Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir" (Qs.al-Maidah :67)
Ballighu anni walau ayah,demikian ungkapan para mubaligh kita dalam berbagai keaempatan tabligh mereka.Ternyata ungkapan diatas merupakan penggalan dari hadist Nabi saw yabg sangat terkenal yang diriwayatkan,antara lain oleh Imam Ahmad bin Hanbal,Imam al-Bukhari dan Imam at-Tirmidzi dari sahabat Abdullah bin Amr bin al Ash ra yang artinya :Dari Abdullah bin Amr (dia berkata) bahwa Nabi saw telah bersabda :"Sampaikanlah dariku walaupun hanya satu ayat,dan ceritakanlah dari Bani Israil,dan tidak ada dosa,barangsiapa berdusta atas namaku secara sengaja,maka hendaklah dia menempati tempat duduknya dari neraka."
Akibatnya,saat ini banyak mubaligh bermunculan dimana-mana,termasuk dilayar kaca,yang dengan segala keterbatasannya menyampaikan pesan agama dengan sangat percaya diri karena bekal pemahamannya yang kurang proporsional terhadap (isi) penggalan hadist diatas,Seharusnya,kesadaran untuk berdakwah iti dipupuk secara terus menerus dengan semangat untuk (juga) memahami materi dakwahnya secara mendalam,dan masing masing seharusnya tahu diri untuk menyampaikannya kepada umat dalam batas kemampuannya.
Sudah seharusnyalah para mubaligh selalu berupaya untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang islam yang mereka dakwahkan.Karena,bila mereka yang berbekal ilmu sangat terbatas itu tidak mau menyadari keterbatasannya dan merasa cukup dengan kemampuan retorika mereka dalam dakwah mereka yang disambut dengan antusiasme yang sangat tinggi dari para jamaahnya,bahkan seringkali tersanjung dengan tepuk tangan para jamaahnya,dikhawatirkan ketika para mubaligh itu berbicara tentang persoalan islam yang membutuhkan kedalaman ilmu,terjebak dalam penjelasan yang menyimpang dari esensi kebenaran syari'at islam.
Akhirnya,kita seharusnya semakin sadar diri,dengan selalu merujuk peringatan Allah dalam firman-Nya :"Maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan jika kamu tidak mengetahui." (An-Nahl 16:43 dan Al-Anbiya 21:7)
Jangan sekali-kali kita permainkan agama islam yang suci ini dengan berbagai ulah kurang terpuji,termasuk didalamnya dalam bentuk ceramah agama yang kurang bertanggung jawab.Apalagi dilakukan untuk mencari sesuatu yang bersifat duniawi dengan topeng agama
sumber : Muhsin Hariyanto
Monday, May 22, 2017
Wednesday, March 8, 2017
Sikap mental pemenang
"Dan sunnguh telah Kami tulis dalam Zabur setelah (tertulis) di dalam Ad-Zikr (laut mahfuz),bahwa bumi ini akan diwarisi oleh hamba-hamba-Ku yang saleh." (Al-Anbiyaa 21:105)
Keyakinan tentang kepemimpinan dunia oleh islam bertambah kuat ketika kita membaca hadist-hadist Rasulullah yang berkenan dengan hal tersebut.Salah satu diantaranya ketika kaum muslimin masih dalam keadaan minoritas "Ya Rasulullah,tidakkah engkau berkenan memohon kepada Allah kiranya kita dimenangkan atas kaum kafir?"keluh Khabbab bin Al-Arts RA ketika tak kuat lagi menghadapi siksaan kaum Quraisy."Wahai Khabbab,"kata Rasulullah,"Dahulu orang-orang sebelum kalian ada yang tubuhnya dikubur kecuali kepalanya,lalu diambilkan gergaji untuk menggergaji kepalanya,tetapi itu tidak sedikit pun memalingkan dari agama Allah.Ada yang disiksa antara daging dan tulang-tulangnya.Itupun tidak menggoyahkan keimanannya.Demi Allah,wahai Khabbab,Dia (Allah) akan menyempurnakan urusan (kemenangan agama ini),sehingga orang yang dari Shan'a (yaman utara) ke Hadramaut (yaman selatan) tidak akan merasa takut lagi kecuali kepada Allah,walau serigala ada diantara hewan-hewan gembalaannya.Tapi nampaknya kalian tergesa-gesa."
Tidak hanya sekali itu saja beliau menempa mental pemenang kepada para sahabat.Justru pada saat kritis beliau lakukan hal tersebut.Ketika itu,beliau diminta oleh para sahabat untuk memecahkan batu yang sangat keras,yang tidak mampu mereka pecahkan.Saat menghantam martil pertama kali ,batu itu memercikkan kilatan api,beliau bersabda,"Allahu Akbar,aku diberi kunci-kunci negeri Syam.Demi Allah,aku melihat istana-istananya yang berwarna merah disana."
Ketika menghantamkan martil kedua kalinya,batu itu pun memercikkan kilatan api,beliau bersabda,"Allahu Akbar,aku diberi kunci-kunci negeri persia.Demi Allah aku melihat istana Madain yang berwarna putih."
Waktu menghantamkan martil ketiga kalinya,batu itu pun memercikkan kilatan api sebelum hancur berkeping-keping.Beliau bersabda,"Allahu Akbar,aku diberi kunci-kunci negeri Yaman.Demi Allah ,aku bisa melihat pintu-pintu gerbang istana Shan'a."
Ayat dan dua hadist diatas,serta realitas politik global saat ini semakin memperkuat keyakinan kita bahwa kepemimpinan dunia di masa depan tak akan bertahan di barat dan tak akan beralih ke timur,melainkan kepada dunia islam.Keyakinan itu sesuai dengan sunnatullah.
"...dan masa (kejayaan dan kehancuran) itu kami pergilirkan diantara manusia (agar mereka mendapat pelajaran);dan supaya Allah membedakan orang-orang yang beriman (dengan orang-orang kafir) supaya sebagian kamu dijadikan-Nya (gugur sebagai) syuhada dan Allah tidak menyukai orang-orang yang zalim." (Al-Imran 3:140)
Sumber:suara hidayatullah
Keyakinan tentang kepemimpinan dunia oleh islam bertambah kuat ketika kita membaca hadist-hadist Rasulullah yang berkenan dengan hal tersebut.Salah satu diantaranya ketika kaum muslimin masih dalam keadaan minoritas "Ya Rasulullah,tidakkah engkau berkenan memohon kepada Allah kiranya kita dimenangkan atas kaum kafir?"keluh Khabbab bin Al-Arts RA ketika tak kuat lagi menghadapi siksaan kaum Quraisy."Wahai Khabbab,"kata Rasulullah,"Dahulu orang-orang sebelum kalian ada yang tubuhnya dikubur kecuali kepalanya,lalu diambilkan gergaji untuk menggergaji kepalanya,tetapi itu tidak sedikit pun memalingkan dari agama Allah.Ada yang disiksa antara daging dan tulang-tulangnya.Itupun tidak menggoyahkan keimanannya.Demi Allah,wahai Khabbab,Dia (Allah) akan menyempurnakan urusan (kemenangan agama ini),sehingga orang yang dari Shan'a (yaman utara) ke Hadramaut (yaman selatan) tidak akan merasa takut lagi kecuali kepada Allah,walau serigala ada diantara hewan-hewan gembalaannya.Tapi nampaknya kalian tergesa-gesa."
Tidak hanya sekali itu saja beliau menempa mental pemenang kepada para sahabat.Justru pada saat kritis beliau lakukan hal tersebut.Ketika itu,beliau diminta oleh para sahabat untuk memecahkan batu yang sangat keras,yang tidak mampu mereka pecahkan.Saat menghantam martil pertama kali ,batu itu memercikkan kilatan api,beliau bersabda,"Allahu Akbar,aku diberi kunci-kunci negeri Syam.Demi Allah,aku melihat istana-istananya yang berwarna merah disana."
Ketika menghantamkan martil kedua kalinya,batu itu pun memercikkan kilatan api,beliau bersabda,"Allahu Akbar,aku diberi kunci-kunci negeri persia.Demi Allah aku melihat istana Madain yang berwarna putih."
Waktu menghantamkan martil ketiga kalinya,batu itu pun memercikkan kilatan api sebelum hancur berkeping-keping.Beliau bersabda,"Allahu Akbar,aku diberi kunci-kunci negeri Yaman.Demi Allah ,aku bisa melihat pintu-pintu gerbang istana Shan'a."
Ayat dan dua hadist diatas,serta realitas politik global saat ini semakin memperkuat keyakinan kita bahwa kepemimpinan dunia di masa depan tak akan bertahan di barat dan tak akan beralih ke timur,melainkan kepada dunia islam.Keyakinan itu sesuai dengan sunnatullah.
"...dan masa (kejayaan dan kehancuran) itu kami pergilirkan diantara manusia (agar mereka mendapat pelajaran);dan supaya Allah membedakan orang-orang yang beriman (dengan orang-orang kafir) supaya sebagian kamu dijadikan-Nya (gugur sebagai) syuhada dan Allah tidak menyukai orang-orang yang zalim." (Al-Imran 3:140)
Sumber:suara hidayatullah
Sunday, March 5, 2017
Waktu-waktu yang dilarang mengerjakan shalat
Nabi shallallaahu'alahi wasallam bersabda:
"Kerjakan shalat shubuh,kemudian jangan kerjakan shalat hingga matahari terbit dan meninggi.Karena (saat itu) matahari terbit diantara dua tanduk syetan dan saat itu pula orang-orang kafir bersujud kepadanya.Setelah itu silahkan mengerjakan shalat (sunnah) karena shalat itu disaksikan dan dihadiri (oleh malaikat) sehingga bayangan tegak lurus (tengah hari).(Saat itu) jangan kerjakan shalat,karena neraka sedang dinyalakan.Jika bayangan telah condong,silahkan kerjakan shalat karena shalat disaksikan dan dihadiri (oleh malaikat) sehingga engkau mengerjakan shalat ashar.Sesudah itu janganlah engkau mengerjakan shalat hingga matahari terbenam.Sesungguhnya matahari terbenam dianatara dua tanduk syetan dan ketika itu orang-orang kafir bersujud kepadanya." (HR.Muslim)
Hadist diatas menjelaskan bahwa ada waktu-waktu yang dilarang melakukan shalat didalamnya,yaitu:setelah shalat shubuh hingga terbit matahari,ketika matahari terbit sampai terangkat naik kira-kira setinggi tombak,ketika matahari tepat berada ditengah-tengah langit sampai tergelincir,setelah shalat ashar hingga terbenam matahari dan saat terbenam matahari.Karena setiap muslim wajib mengetahui waktu-waktu tersebut sehingga dia tidak shalat pada waktu-waktu yang dilarang.
Kemudian jumhur ulama berpendapat bahwa shalat-shalat yang dilarang pada waktu-waktu tersebut adalah semua shalat-shalat sunnah,sementara Imam Syafi'i mengatakan bahwa yang dilarang adalah shalat-shalat sunnah yang tidak memiliki sebab (kalau yang ada sebab dibolehkan,misal:tahiyatul masjid),berbeda dengan para ulama Hanafi yang melarang melakuakan semua macam shalat bahakan shalat fardhu sekalipun.
Sumber:H.Imanan
"Kerjakan shalat shubuh,kemudian jangan kerjakan shalat hingga matahari terbit dan meninggi.Karena (saat itu) matahari terbit diantara dua tanduk syetan dan saat itu pula orang-orang kafir bersujud kepadanya.Setelah itu silahkan mengerjakan shalat (sunnah) karena shalat itu disaksikan dan dihadiri (oleh malaikat) sehingga bayangan tegak lurus (tengah hari).(Saat itu) jangan kerjakan shalat,karena neraka sedang dinyalakan.Jika bayangan telah condong,silahkan kerjakan shalat karena shalat disaksikan dan dihadiri (oleh malaikat) sehingga engkau mengerjakan shalat ashar.Sesudah itu janganlah engkau mengerjakan shalat hingga matahari terbenam.Sesungguhnya matahari terbenam dianatara dua tanduk syetan dan ketika itu orang-orang kafir bersujud kepadanya." (HR.Muslim)
Hadist diatas menjelaskan bahwa ada waktu-waktu yang dilarang melakukan shalat didalamnya,yaitu:setelah shalat shubuh hingga terbit matahari,ketika matahari terbit sampai terangkat naik kira-kira setinggi tombak,ketika matahari tepat berada ditengah-tengah langit sampai tergelincir,setelah shalat ashar hingga terbenam matahari dan saat terbenam matahari.Karena setiap muslim wajib mengetahui waktu-waktu tersebut sehingga dia tidak shalat pada waktu-waktu yang dilarang.
Kemudian jumhur ulama berpendapat bahwa shalat-shalat yang dilarang pada waktu-waktu tersebut adalah semua shalat-shalat sunnah,sementara Imam Syafi'i mengatakan bahwa yang dilarang adalah shalat-shalat sunnah yang tidak memiliki sebab (kalau yang ada sebab dibolehkan,misal:tahiyatul masjid),berbeda dengan para ulama Hanafi yang melarang melakuakan semua macam shalat bahakan shalat fardhu sekalipun.
Sumber:H.Imanan
Friday, March 3, 2017
Jangan bermuka masam
"Dia (Muhammad) bermuka masam dan berpaling,karena telah datang seorang buta kepadanya,tahukah kamu barangkali ia ingin membersihkan dirinya (dari dosa),atau dia (ingin) mendapatkan pengajaran,lalu pengajaran itu memberi manfaat kepadanya?" (Qs.Al-Ashr:1-3)
Kewajiban yang tidak pernah boleh kita lupakan adalah bersyukur kepada Allah atas segala karuni-Nya yang selalu tercurah dan kita nikmati setiap waktu.Dengan terus bersyukur maka kita berhak untuk berharap Allah SWT akan terus melimpahkan rahmat dan kasih sayang -Nya kepada kita.Hanya Dia lah yang Maha Kaya sekaligus Maha Pemurah,Maha Kuasa sekaligus Maha Pengasih.
Shalawat dan salam marilah selalu kita panjatkan kepada Nabi Muhammad saw yang telah memberikan bimbingan yang terbaik bagi kita dalam menjalani kehidupan ini.Mudah-mudahan kita dapat mencontoh pola perilaku beliau selama hidup kita di dunia ini.Ada baiknya kita memperhatikan wajah kita saat bercermin.Cobalah tersenyum dan coba pula cemberut bermuka masam.Apa yang terjadi dengan wajah kita dicermin saat itu?Lebih sedap dipandang mata saat kita tersenyum atau saat kita cemberut?Jawabannya sudah pasti,yaitu wajah kita lebih enak dipandang saat kita menyunggingkan senyum.
Banyak hadist yang menganjurkan umat islam untuk senantiasa menebar senyum dalam kehidupan sehari-hari.Diantara hadist itu adalah yang diriwayatkan At-Tirmidzi:"Senyummu didepan saudaramu adalah sedekah."Sedangkan dalam hadist lain yang diriwayatkan oleh Al-Dailamy,Rasulullah saw bersabda:"Sesungguhnya pintu-opintu kebaikkan itu banyak:tasbih,tahmid,takbir tahlil(dzikir),amar ma'ruf nahi mungkar,menyingkirkan penghalang(duri,batu)dari jalan,menolong orang,sampai senyummu kepada saudara pun adalah sedekah."
Ketika merasa tertekan dan sedih,cobalah untuk tersenyum.Perasaan kita akan lebih baik serta pikiran lebih jernih dan positif.Pada saat tersenyum,tubuh kita memberikan sinyal-sinyal positif kehidupan.Dengan tersenyum,kita telah menyingkirkan imunitas tubuh secara psikologis,karena senyum membuat perasaan dan pikiran menjadi rileks.Dengan senyum orang yang ada disekitar kita akan merasa nyaman.Yang sedih akan terhibur.dan ruangan yang ada juga akan diliputi oleh suasana ceria penuh semangat.
Sebaliknya,walau kita tidak ada masalah,kalau kita cemberut,dunia akan terasa menjadi sempit.Orang yang ada disekitar kita juga tidak akan merasa nyaman.Semua kegembiraan dihati dan diruangan kita perlahan akan sirna.Kecerahan pikiran dan keriangan suasana akan tertutup mendung kegalauan.Komunikasi akan macet dan rizki juga pasti akan tersendat.Beberapa ahli menyatakan,untuk tersenyum kita hanya membutuhkan 17 otot untuk melakukannya,sementara kalau cemberut kita memerlukan kerja 43 otot.Ahli yang lain menyebutkan bahwa untuk tersenyum kita memerlukan kerja 26 otot,sedangkan untuk cemberut kita memerlukan kerja 62 otot.
Masalah bermuka masam ini juga diabadikan oleh Allah swt dalam surat ke 80 yakni Abasa yang bermuka masam.Bagian awalnya adalah sebagai berikut:"Dia (Muhammad) berwajah masam dan berpaling,karena seorang yang buta telah datang kepadanya (Abdullah bin ummi maktum).Dan tahukah engkau (Muhammad)barangkali dia ingin menyucikan dirinya (dari dosa),atau dia (ingin)mendapatkan pengajaran yang memberi manfaat kepadanya?Adapun orang yang merasa dirinya serba cukup (pembesar-pembeesar Quraisy),maka engkau (Muhammad) memberi perhatiaan kepadanya.Padahal tidak ada (cela) atasmu kalau dia tidak menyucikan diri (beriman).Dan ada pun orang yang datang kepadamu dengan bersegera (untuk mendapatkan pengajaran) sedang dia takut (kepada Allah).Engkau (Muhammad) malah mengabaikannya.Sekali-kali jangan (begitu)! sungguh (ajaran-ajaran Allah) itu suatu peringatan." (Qs.Abasa:1-11)
Konon surat ini merupakan teguran kepada Nabi Muhammad karena bermuka masam ketika beliau di datangi orang buta.Kita pasti bisa memaklumi perilaku Nabi itu.namun tidak dengan Allah swt.Alasan yang menurut ukuran manusia dianggap rasional itu,ternyata tidak diterima oleh Allah swt.Allah bahkan menegur Rasulullah saw dengan reaksi yang cukup keras.Senyum dan cemberut itu adalah perbuatan yang mungkin tidak pernah kita perhatikan.Namun,akan sangat baik akibatnya kalau kita mulai sekarang selalu mencoba mengontrol roman wajah kita.Dan marilah kita mencoba untuk tersenyum karena dari satu senyum itulah suasana dunia yang indah akan tercipta.
Sumber:Muhammad badruzzman
Kewajiban yang tidak pernah boleh kita lupakan adalah bersyukur kepada Allah atas segala karuni-Nya yang selalu tercurah dan kita nikmati setiap waktu.Dengan terus bersyukur maka kita berhak untuk berharap Allah SWT akan terus melimpahkan rahmat dan kasih sayang -Nya kepada kita.Hanya Dia lah yang Maha Kaya sekaligus Maha Pemurah,Maha Kuasa sekaligus Maha Pengasih.
Shalawat dan salam marilah selalu kita panjatkan kepada Nabi Muhammad saw yang telah memberikan bimbingan yang terbaik bagi kita dalam menjalani kehidupan ini.Mudah-mudahan kita dapat mencontoh pola perilaku beliau selama hidup kita di dunia ini.Ada baiknya kita memperhatikan wajah kita saat bercermin.Cobalah tersenyum dan coba pula cemberut bermuka masam.Apa yang terjadi dengan wajah kita dicermin saat itu?Lebih sedap dipandang mata saat kita tersenyum atau saat kita cemberut?Jawabannya sudah pasti,yaitu wajah kita lebih enak dipandang saat kita menyunggingkan senyum.
Banyak hadist yang menganjurkan umat islam untuk senantiasa menebar senyum dalam kehidupan sehari-hari.Diantara hadist itu adalah yang diriwayatkan At-Tirmidzi:"Senyummu didepan saudaramu adalah sedekah."Sedangkan dalam hadist lain yang diriwayatkan oleh Al-Dailamy,Rasulullah saw bersabda:"Sesungguhnya pintu-opintu kebaikkan itu banyak:tasbih,tahmid,takbir tahlil(dzikir),amar ma'ruf nahi mungkar,menyingkirkan penghalang(duri,batu)dari jalan,menolong orang,sampai senyummu kepada saudara pun adalah sedekah."
Ketika merasa tertekan dan sedih,cobalah untuk tersenyum.Perasaan kita akan lebih baik serta pikiran lebih jernih dan positif.Pada saat tersenyum,tubuh kita memberikan sinyal-sinyal positif kehidupan.Dengan tersenyum,kita telah menyingkirkan imunitas tubuh secara psikologis,karena senyum membuat perasaan dan pikiran menjadi rileks.Dengan senyum orang yang ada disekitar kita akan merasa nyaman.Yang sedih akan terhibur.dan ruangan yang ada juga akan diliputi oleh suasana ceria penuh semangat.
Sebaliknya,walau kita tidak ada masalah,kalau kita cemberut,dunia akan terasa menjadi sempit.Orang yang ada disekitar kita juga tidak akan merasa nyaman.Semua kegembiraan dihati dan diruangan kita perlahan akan sirna.Kecerahan pikiran dan keriangan suasana akan tertutup mendung kegalauan.Komunikasi akan macet dan rizki juga pasti akan tersendat.Beberapa ahli menyatakan,untuk tersenyum kita hanya membutuhkan 17 otot untuk melakukannya,sementara kalau cemberut kita memerlukan kerja 43 otot.Ahli yang lain menyebutkan bahwa untuk tersenyum kita memerlukan kerja 26 otot,sedangkan untuk cemberut kita memerlukan kerja 62 otot.
Masalah bermuka masam ini juga diabadikan oleh Allah swt dalam surat ke 80 yakni Abasa yang bermuka masam.Bagian awalnya adalah sebagai berikut:"Dia (Muhammad) berwajah masam dan berpaling,karena seorang yang buta telah datang kepadanya (Abdullah bin ummi maktum).Dan tahukah engkau (Muhammad)barangkali dia ingin menyucikan dirinya (dari dosa),atau dia (ingin)mendapatkan pengajaran yang memberi manfaat kepadanya?Adapun orang yang merasa dirinya serba cukup (pembesar-pembeesar Quraisy),maka engkau (Muhammad) memberi perhatiaan kepadanya.Padahal tidak ada (cela) atasmu kalau dia tidak menyucikan diri (beriman).Dan ada pun orang yang datang kepadamu dengan bersegera (untuk mendapatkan pengajaran) sedang dia takut (kepada Allah).Engkau (Muhammad) malah mengabaikannya.Sekali-kali jangan (begitu)! sungguh (ajaran-ajaran Allah) itu suatu peringatan." (Qs.Abasa:1-11)
Konon surat ini merupakan teguran kepada Nabi Muhammad karena bermuka masam ketika beliau di datangi orang buta.Kita pasti bisa memaklumi perilaku Nabi itu.namun tidak dengan Allah swt.Alasan yang menurut ukuran manusia dianggap rasional itu,ternyata tidak diterima oleh Allah swt.Allah bahkan menegur Rasulullah saw dengan reaksi yang cukup keras.Senyum dan cemberut itu adalah perbuatan yang mungkin tidak pernah kita perhatikan.Namun,akan sangat baik akibatnya kalau kita mulai sekarang selalu mencoba mengontrol roman wajah kita.Dan marilah kita mencoba untuk tersenyum karena dari satu senyum itulah suasana dunia yang indah akan tercipta.
Sumber:Muhammad badruzzman
Saturday, February 25, 2017
Siwak lebih unggul daripada sikat gigi biasa
Diantara bentuk kesempurnaan syariat islam adalah perhatian terhadap urusan kebersihan dan kesehatan.Salah satunya adalah bersiwak dan sikat gigi.Kegiatan tersebut merupakan perbuatan sunnah yang diganjar pahala.Beliau bersabda,"Siwak itu pembersih mulut dan mendapat keridhaan dari Rabb." (Riwayat Ahmad)
Rasulullah biasa membersihkan giginya usai bangun tidur dan menjelang wudhu dengan siwak.Ummu al Mukmin Aisyah Radhiyallahu'anha meriwayatkan,"Kami biasa menyiapkan sebuah siwak dan air untuk wudhu bagi Rasulullah.Kapanpun Allah menghendaki beliau bangun dari tidur malam,beliau akan membersihkan giginya dengan siwak,mengambil wudhu,lalu mendirkan shalat." (Riwayat Muslim)
Sebuah penelitian terhadap kayu siwak (al-Lafi dan Ababneh/1995) menyebutkan,siwak mengandung sejumlah mineral alami yang memberi manfaat terhadap kesehatan gigi,gusi,rongga mulut.Dalam setiap batangnya,kayu siwak mempunyai kandungan berbagai zat kimiawi yang bermanfaat,diantaranya:chlorida,pottasium,sodium bicarbonate,fluoride,silika,sulfur,vitamin C,trimethyl amine,salvadorine,tannins dan beberapa mineral lainnya yang berfungsi membersihkan gigi,memutihkan dan menyehatkan gigi dan gusi.Keistemewaan siwak lainnya yaitu kandungan enzim yang bertugas mencegah pembentukan plak yang menyebabkan radang gusi.Zat yang tak kalah penting berupa anti decay agent (zat anti pembusukan).Ia berfungsi menurunkan jumlah bakteri dimulut dan mencegah proses pembusukan .Selain itu,siwak juga berperan merangsang produksi saliva (air liur) lebih,sebagai organik mulut yang membersihkan mulut.
Sebuah penelitian (Erwin dan Lewis/1989),menyebutkan bahwa pengguna siwak relatif lebih jarang terjangkiti kerusakan dan penyakit gigi,dibandingkan non pemakai siwak,meskipun mereka mengkonsumsi bahan makanan yang kaya karbohidrat.Penelitian lain pernah diadakan untuk membandingkan antara pasta gigi yang ditambahi bubuk siwak dengan pasta gigi tanpa campuran bubuk siwak.Hasilnya,pasta gigi dengan campuran butiran bubuk siwak lebih sempurna bagi kesehatan gigi.
Sumber: Dari berbagai sumber
Rasulullah biasa membersihkan giginya usai bangun tidur dan menjelang wudhu dengan siwak.Ummu al Mukmin Aisyah Radhiyallahu'anha meriwayatkan,"Kami biasa menyiapkan sebuah siwak dan air untuk wudhu bagi Rasulullah.Kapanpun Allah menghendaki beliau bangun dari tidur malam,beliau akan membersihkan giginya dengan siwak,mengambil wudhu,lalu mendirkan shalat." (Riwayat Muslim)
Sebuah penelitian terhadap kayu siwak (al-Lafi dan Ababneh/1995) menyebutkan,siwak mengandung sejumlah mineral alami yang memberi manfaat terhadap kesehatan gigi,gusi,rongga mulut.Dalam setiap batangnya,kayu siwak mempunyai kandungan berbagai zat kimiawi yang bermanfaat,diantaranya:chlorida,pottasium,sodium bicarbonate,fluoride,silika,sulfur,vitamin C,trimethyl amine,salvadorine,tannins dan beberapa mineral lainnya yang berfungsi membersihkan gigi,memutihkan dan menyehatkan gigi dan gusi.Keistemewaan siwak lainnya yaitu kandungan enzim yang bertugas mencegah pembentukan plak yang menyebabkan radang gusi.Zat yang tak kalah penting berupa anti decay agent (zat anti pembusukan).Ia berfungsi menurunkan jumlah bakteri dimulut dan mencegah proses pembusukan .Selain itu,siwak juga berperan merangsang produksi saliva (air liur) lebih,sebagai organik mulut yang membersihkan mulut.
Sebuah penelitian (Erwin dan Lewis/1989),menyebutkan bahwa pengguna siwak relatif lebih jarang terjangkiti kerusakan dan penyakit gigi,dibandingkan non pemakai siwak,meskipun mereka mengkonsumsi bahan makanan yang kaya karbohidrat.Penelitian lain pernah diadakan untuk membandingkan antara pasta gigi yang ditambahi bubuk siwak dengan pasta gigi tanpa campuran bubuk siwak.Hasilnya,pasta gigi dengan campuran butiran bubuk siwak lebih sempurna bagi kesehatan gigi.
Sumber: Dari berbagai sumber
Allah mengetahui semua rahasia
"Rencana yang jahat itu tidak akan menimpa selain kepada orang yang merencanakannya sendiri." (Fathir 35:43)
Tidak semua amal yang baik mendapatkan nilai kebaikan.Hanya kebaikan yang direncanakan demi untuk kebaikkan saja yang bernilai kebaikkan disisi Allah.Sedangkan kebaikkan yang ditampakkan untuk menyembunyikan kejahatan akan berbalas kejahatan pula.
Itulah hikmah terbesar dari ajaran islam,mengapa semua amal kebaikkan tidak langsung mendapat pahala.Disana masih harus diteliti terlebih dahulu,apakah amal tersebut diniatkan untuk kebaikan?
Ketika seorang tokah politik atau satu partai di DPR menolak usul kenaikan BBM dengan retorika demi melindungi rakyat,Allah tidak segera mencatat penolakannya tersebut sebagai amal kebaikan.Allah juga tidak segera mencatatkan sebagai pahala atas perjuangannya.Allah masih melihat terlebih dahulu apakah perjuangan tersebut benar-benar diniatkan tulus untuk mensejahterakan rakyat atau hanya sekedar membangun citra diri?
Waktu sering menjadi saksi bisu tentang niat dibalik perjuangan yang disuarakan secara vokal.Tak sedikit orang terkena batu yang dilemparnya sendiri.Jika waktu didunia ini bisa menjadi saksi atas niat dibalik perbuatan seseorang,lalu bagaimana dengan pengadilab Allah di akhirat?
"Sesungguhnya amal perbuatan itu tergantung pada niatnya.Dan sesungguhnya setiap orang akan memperoleh balasan berdasarkan apa yang ia niatkan.Barangsiapa yang berhijrah semata-mata karena Allah dan Rasul-Nya,maka hijrahnya benar-benar kepada Allah dan Rasul-Nya.Dan barangsiapa yang berhijrah untuk mencari keuntungan dunia,atau karena perempuan yang ingin dinikahinya,maka hijrahnya hanya bernilai sebatas apa yang ia niatkan." (Riwayat Bukhari)
Allah yang pengetahuan-Nya meliputi apa yang nampak dan tersembunyi,yang dilahirkan maupun yang dirahasiakan,melihat dan memberi penilaian.Dia Maha Tahu kedipan mata,juga gerakan hati.Dia tidak bisa ditipu dan dimanipulasi.
Boleh saja orang menyembunyikan niat jahat dibalik kebaikan yang nampak,tapi ingatlah bahwa Allah akan membalasnya.Allah tidak membiarkan niat jahat kecuali kejahatan itu akan menimpa perencananya sendiri.Amal kebaikan bisa jadi hanya pancitraan.Kesantunan perilaku bisa jadi hanya untuk menutupi kesombongan.Sikap merakyat bisa jadi hanya tipu daya.Ya,manusia bisa bersembunyi di balik kebaikanya.
Yang harus disadari,bahwa segala tipu daya manusia akan berakibat pada dirinya sendiri.Allah mempunyai rencana dibalik semua rahasia manusia.Allah berfirman "Mereka membuat tipu daya,dan Allah membalas tipu daya mereka itu.Dan Allah sebaik-baik pembalas tipu daya itu." (Ali Imran 3:54)
Banyak orang terkecoh,menganggap tipu dayanya aman dari pantaun manusia dan rahasianya tidak akan terbongkar.Mereka tidak menyadari bahwa Allah tidak tinggal diam.Allah tidak membiarkan kezaliman,kecuali Dia akan membalas-Nya.Jika tidak dibalas di dunia,Allah akan membalas di akhirat.Keadilan manusia hanya sebatas apa yang nampak,tapi keadilan Allah meliputi yang lahir dan yang batin.Oleh sebab itu,berhati-hatilah terhadap niat kita.Bahwa setiap niat jahat tudak akan berakibat buruk kecuali keburukkannya akan menimpa diri kita sendiri.Rencan yang jahat yang diperbuat seseorang itu akan berakibat kepada pelakunya sendiri.Wallahu'alam.
Sumber :Hamim thohari
Tidak semua amal yang baik mendapatkan nilai kebaikan.Hanya kebaikan yang direncanakan demi untuk kebaikkan saja yang bernilai kebaikkan disisi Allah.Sedangkan kebaikkan yang ditampakkan untuk menyembunyikan kejahatan akan berbalas kejahatan pula.
Itulah hikmah terbesar dari ajaran islam,mengapa semua amal kebaikkan tidak langsung mendapat pahala.Disana masih harus diteliti terlebih dahulu,apakah amal tersebut diniatkan untuk kebaikan?
Ketika seorang tokah politik atau satu partai di DPR menolak usul kenaikan BBM dengan retorika demi melindungi rakyat,Allah tidak segera mencatat penolakannya tersebut sebagai amal kebaikan.Allah juga tidak segera mencatatkan sebagai pahala atas perjuangannya.Allah masih melihat terlebih dahulu apakah perjuangan tersebut benar-benar diniatkan tulus untuk mensejahterakan rakyat atau hanya sekedar membangun citra diri?
Waktu sering menjadi saksi bisu tentang niat dibalik perjuangan yang disuarakan secara vokal.Tak sedikit orang terkena batu yang dilemparnya sendiri.Jika waktu didunia ini bisa menjadi saksi atas niat dibalik perbuatan seseorang,lalu bagaimana dengan pengadilab Allah di akhirat?
"Sesungguhnya amal perbuatan itu tergantung pada niatnya.Dan sesungguhnya setiap orang akan memperoleh balasan berdasarkan apa yang ia niatkan.Barangsiapa yang berhijrah semata-mata karena Allah dan Rasul-Nya,maka hijrahnya benar-benar kepada Allah dan Rasul-Nya.Dan barangsiapa yang berhijrah untuk mencari keuntungan dunia,atau karena perempuan yang ingin dinikahinya,maka hijrahnya hanya bernilai sebatas apa yang ia niatkan." (Riwayat Bukhari)
Allah yang pengetahuan-Nya meliputi apa yang nampak dan tersembunyi,yang dilahirkan maupun yang dirahasiakan,melihat dan memberi penilaian.Dia Maha Tahu kedipan mata,juga gerakan hati.Dia tidak bisa ditipu dan dimanipulasi.
Boleh saja orang menyembunyikan niat jahat dibalik kebaikan yang nampak,tapi ingatlah bahwa Allah akan membalasnya.Allah tidak membiarkan niat jahat kecuali kejahatan itu akan menimpa perencananya sendiri.Amal kebaikan bisa jadi hanya pancitraan.Kesantunan perilaku bisa jadi hanya untuk menutupi kesombongan.Sikap merakyat bisa jadi hanya tipu daya.Ya,manusia bisa bersembunyi di balik kebaikanya.
Yang harus disadari,bahwa segala tipu daya manusia akan berakibat pada dirinya sendiri.Allah mempunyai rencana dibalik semua rahasia manusia.Allah berfirman "Mereka membuat tipu daya,dan Allah membalas tipu daya mereka itu.Dan Allah sebaik-baik pembalas tipu daya itu." (Ali Imran 3:54)
Banyak orang terkecoh,menganggap tipu dayanya aman dari pantaun manusia dan rahasianya tidak akan terbongkar.Mereka tidak menyadari bahwa Allah tidak tinggal diam.Allah tidak membiarkan kezaliman,kecuali Dia akan membalas-Nya.Jika tidak dibalas di dunia,Allah akan membalas di akhirat.Keadilan manusia hanya sebatas apa yang nampak,tapi keadilan Allah meliputi yang lahir dan yang batin.Oleh sebab itu,berhati-hatilah terhadap niat kita.Bahwa setiap niat jahat tudak akan berakibat buruk kecuali keburukkannya akan menimpa diri kita sendiri.Rencan yang jahat yang diperbuat seseorang itu akan berakibat kepada pelakunya sendiri.Wallahu'alam.
Sumber :Hamim thohari
Tuesday, February 21, 2017
Mencintai karena Allah,membenci karena Allah
Abu bakar memiliki beberapa anak laki-laki.Seorang diantaranya bernama Abdur Rahman.Ketika Abu bakar dan keluarganya menjadi muslim,Abdur rahman menolak ikut serta menjadi seorang muslim.Dia memilih tetap dalam barisan orang kafir.Bahkan ketika terjadi perang Badar dan perang Uhud,Abdur rahman ikut menjadi tentara pasukan kafir Quraisy.
Dalam perang Badar,Abu bakar sempat menyapanya dengan lembut agar hatinya luluh,tetapi dia malah menghina bapaknya,"yang ada saat ini hanyalah senjata dan kuda,serta pedang tajam yang siap membabat orang tua yang sudah renta (maksudnya bapaknya sendiri)."Karena sikap Abdur rahman yang memilih tetap dalam kekafiran dan memusuhi islam,maka tak ada pilihan bagi Abu bakar kecuali menjaadikan anaknya sebagai musuh.Abu bakar kemudian berupaya untuk menghadapi anaknya ini dan membunuhnya,tetapi ia dicegah oleh Rasulullah.
Ketika pertempuran berlangsung,Abdur rahman berkali-kali melihat Abu bakar dalam pertempuran tersebut,tetapi ia berusaha menghindari bentrokan dengan ayahnya.Ternyata dia tak tega membunuh ayahnya,meski mereka berada pada pihak berseberangan.Ketika telah memeluk islam,Abdur rahman menyampaikan hal ini kepada ayahnya.Mendengar itu Abu bakar menyahut,"Demi Allah,sekiranya aku melihatmu saat itu,aku pasti akan membunuhmu!"
Mengapa Abdur rahman tak tega untuk membunuh ayahnya,tapi Abu bakar merasa tak ragu untuk membunuh anaknya itu?Padahal masyhur diketahui bahwa Abu bakar adalah orang yang halus perasaannya.Apakah yang mendasari sikapnya itu?Cintanya kepada Allah dan Rasulullah melebihi cintanya kepada sipapunhatta kepada anak kandungnya sendiri.Abu bakar adalah orang yang mewakili karakter yang Allah gambarkan pada surat Al-Mujadalah ayat 2;"Kamu tidak akan mendapati sesuatu kaum yang beriman kepada Allah dan hari akhirat,saling berkasih sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya,sekalipun orang-orang itu bapak-bapak,atau anak-anak atau saudara-saudara atau pun keluarga mereka.Mereka itulah orang-orang yang Allah telah menanmkan keimanan dalam hati mereka dan menguatkan mereka dengan pertolongan yang datang daripadanya.Dan dimasukkan-Nya mereka ke dalam surga yang mengalir dibawahnya sungai-sungai,mereka kekal didalamnya.Allah ridha terhadap mereka dan mereka pun merasa puas terhadap (limpahan rahmat)Nya.Mereka itulah golongan Allah.Ketahuilah,bahwa sesungguhnya golongan Allah itulah golongan yang beruntung." Akidah Abu bakar yang bersih menjadikan dia mampu mencintai seseorang karena Allah,meski dia bukan keluarga biologisnya,dan membenci seseorang karena Allah,meski dia adalah anak kandungnya.
Sosok sebaliknya adalah Abu thalib,paman Rasulullah.Abu thalib adalah orang yang memelihara dan mengasuh Rasulullah setelah keponakannya ini menjadi yatim piatu.Abu thalib sangat mencintai keponakannya ini,bahkan konon cintanya kepada Muhammad melebihi cintanya kepada anak-anak kandungnya.Namun sayangnya,cintanya kepada Muhammad hanya sebatas cinta karena ada hubungan genetis.Sayangnya,Abu thalib enggan mengikuti fitrahnya untuk menerima kebenaran.Dia memilih menutupi pikirannya dengan pikiran jahiliyah,yakni fanatisme terhadap tradisi nenek moyangnya.
Abu thalib memilih tidak mengikuti kebenaran yang dibawa Muhammad,meski tahu bahwa ajaran Muhammad adalah ajaran yang haq,demi kesetiaannya pada ajaran bangsanya yang sesat.Dia memilih tidak mengucapkan kalimat syahadat hingga akhir hayatnya.Maka jadilah dia sebagai orang yang fasik,sebagaimana Allah jelaskan dalam surat At-Taubah (9) ayat 24:"Katakanlah:"Jika bapak-bapak,anak-anak,saudara-saudara,istri-istri,kaum keluargamu,harta kekayaan yang kamu usahakan,perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya,dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai,adalah lebih kamu cintai daripada Allah dan Rasul-Nya,dan (dari) berjihad dijalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya." Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang fasik.
Sumber: Saiful Hamiwanto
Thursday, February 16, 2017
Agar dapat meneladani Rasulullah
Pada saat terjadi perang Ahzab (perang melawan pasukan sekutu) atau perang Khandaq (perang parit),pasukan kaum mukminin menghadapi puluhan ribu pasukan gabungan dari berbagai kabilah di jazirah arab.Atas saran Salman yang berasal dari Persia,kaum mukminin membuat parit yang lebar di luar kota Madinah,sehingga menghalangi gerak pasukan musuh yang hendak menyerbu kota itu.
Di dalam kota Madinah terdapat sedikit pasukan mukminin yang bertugas menjaga kaum perempuan dan anak-anak.Disamping itu ada juga komunitas kaum Yahudi dari Bani Quraizhah yang telah menjalin pakta pertahanan dengan kaum mukminin.Dengan pakta itu,mereka wajib ikut mempertahankan kota Madinah dari serangan musuh.Namun disaat pasukan mukminin tengah sibuk menangkis serangan musuh yang mencoba menerobos parit,terdengar kabar bahwa Yahudi Bani Quraizhah mengkhianati pakta pertahanan.Merka membelot ke pasukan Ahzab.
Maka situasi menjadi genting.Karena di depan ada pasukan Ahzab yang penuh nafsu hendak menghabisi mereka,dibelakang ada pasukan Bani Quraizhah yang hendak membantai para muslimah dan anak-anak mereka.Disaat yang mencekam itu,Allah menurunkan ayat berikut:"Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (perjumpaan dengan) Allah dan hari akhir dan dia banyak menyebut Allah."(Al-Ahzab 33:21)
Lewat ayat ini seolah Allah berkata kepada kaum mukminin,"Kenapa kalian gentar?Lihatlah Rasul-Ku itu!Dia tetap tegar,tenang dan penuh perhitungan.Contohlah dia.Asalkan kalian seperti dia,selalu berharap bertemu dengan-Ku dan hari akhir,dan banyak mengingat-Ku,maka tidak ada yang perlu kalian takutkan.Bukankah jika gugur kalian akan berjumpa dengan-Ku sebagai syuhada,dan jika tetap hidup kalian akan dapat mengalahkan mereka?Lalu,dimana letak kerugiannya?"
Dampak ayat ini terhadap moral spiritual kaum mukminin sungguh luar biasa.Kecemasan dan ketakutan mereka seolah lenyap,berganti dengan semangat dan antusiasme dalam menjemput kemenangan.Apa yang semula mereka anggap bencana,kemudian menjadi berkah.Mereka kemudian antri untuk gugur di jalan-Nya.Ayat berikutnya menggambarkan fenomena ini dengan heroik dan indah.
"Dan tatkala orang-orang mukmin melihat al-Ahzab (golongan-golongan yang bersekutu) itu,mereka berkata:"inilah yang dijanjikan Allah dan Rasulnya kepada kita.Dan benarlah Allah dan Rasul-Nya".Dan yang demikian itu tidaklah menambah kepada mereka kecuai iman dan ketundukkan.Diantara orang-orang mukmin itu ada orang-orang yang menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah;maka diantara mereka telah menunaikan nazarnya (gugur).Dan diantara mereka ada (pula) yang menunggu-nunggu (giliran untuk gugur) dan mereka tidak sama sekali merubah (janjinya).(Al-Ahzab 33:22-23
Ayat ini dengan jelas menunjukkan bahwa seorang mukmin harus senantiasa meneladani Rasulullah saw,bahkan dalam kondisi segenting apa pun.Dan jika seseorang ingin meneladani beliau,maka ia harus memenuhi persyaratannya: selalu mengharapkan perjumpaan dengan Allah dan hari akhir serta banyak mengingat Allah.
Setiap kali disebut nama Allah,yang harus selalu di ingat manusia adalah bahwa sesungguhnya ia berhutang kepada Allah ;hutang wujud dan hutang ilmu pengetahuan.Dia-Lah al-Khaliq yang menciptakan manusia dan dia-Lah al-Akram yang mengajarkan segala hal kepadanya.Lantaran kedua hal itu,manusia mendapatkan kehidupan dan mampu membangun peradabannya.Setiap hutang harus dikembalikan .Model perniagaan untuk memenuhi hutang itu telah ditentukan oleh-Nya.Dan harga yang ditawarkan bagi para syuhada itu begitu besarnya.
"Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin,diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka.Mereka berperang pada jalan Allah;lalu mereka membunuh atau terbunuh.(itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat,Injil dan AlQur'an.Dan sipa yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah?Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu,dan itulah kemenangan yang besar." (At-Taubah 9:111)
DAri Anas ra,bahwasanya Nabi saw bersabda,"Tidak satupun orang yang masuk surga lalu ingin kembali ke dunia,padahal seluruh isi bumi telah diberikan kepadanya,kecuali orang yang mati syahid.Dia berharap untuk kembali ke dunia kemudian gugur sepuluh kali karena mengetahui betapa mulianya orang yang mati syahi." Dalam suatu riwayat lain."...karena dia mengetahui betapa besarnya keutamaan orang mati syahid." (Muttafaq'alaih)
Untuk hari akhir,yang harus selalu di ingat manusia ketika ia disebut,adalah tentang waktu.Umur dan kemampuannya terbatas.Kesempatannya hanya ketika ia hidup di dunia.Selagi di dunia ia dapat berkarya dan segala sesuatu masih dapat diperbaiki.namun,jika sudah di akhirat,semuanya sudah selesai dan hasil akhirnya tak lagi dapat diubah.Hasil akhirnya hanya ada dua: kebahagiaan yang kekal atau penderitaan yang tiada ujung.
Karena seseorang harus mampu mengutamakan kepentingan akhiratnya dibanding dunianya.Ia harus mampu memilih dan memprioritaskan amal yang terbaik agar waktu dan kemampuannya tidak mubazir di dunia,dan tidak menjadi orang yang merugi pada akhirnya.Adapun tentang dzikrullah (mengingat Allah),yang harus selalu di ingat manusia adalah bahwa ia begitu rentan untuk jatuh ke dalam keburukan.Pada aslinya manusia bersifat goyah dan mudah terburu nafsu.Jika dihitung-hitung,kekurangannya jauh lebih banyak daripada kebaikannya,sehingga mustahil kondisi ini mengantarkan seseorang masuk surga lantaran amalnya.
Hanya karena rahmat dan karunia-Nya seseorang dapat menjadi baik dan dimasukkan ke dalam surga-Nya.Oleh karena itu,celakalah orang yang melalaikan-Nya dan beruntunglah orang yang selalu mengingat-Nya.
Sumber: Ahmad Suhail
Ayat ini dengan jelas menunjukkan bahwa seorang mukmin harus senantiasa meneladani Rasulullah saw,bahkan dalam kondisi segenting apa pun.Dan jika seseorang ingin meneladani beliau,maka ia harus memenuhi persyaratannya: selalu mengharapkan perjumpaan dengan Allah dan hari akhir serta banyak mengingat Allah.
Setiap kali disebut nama Allah,yang harus selalu di ingat manusia adalah bahwa sesungguhnya ia berhutang kepada Allah ;hutang wujud dan hutang ilmu pengetahuan.Dia-Lah al-Khaliq yang menciptakan manusia dan dia-Lah al-Akram yang mengajarkan segala hal kepadanya.Lantaran kedua hal itu,manusia mendapatkan kehidupan dan mampu membangun peradabannya.Setiap hutang harus dikembalikan .Model perniagaan untuk memenuhi hutang itu telah ditentukan oleh-Nya.Dan harga yang ditawarkan bagi para syuhada itu begitu besarnya.
"Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin,diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka.Mereka berperang pada jalan Allah;lalu mereka membunuh atau terbunuh.(itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat,Injil dan AlQur'an.Dan sipa yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah?Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu,dan itulah kemenangan yang besar." (At-Taubah 9:111)
DAri Anas ra,bahwasanya Nabi saw bersabda,"Tidak satupun orang yang masuk surga lalu ingin kembali ke dunia,padahal seluruh isi bumi telah diberikan kepadanya,kecuali orang yang mati syahid.Dia berharap untuk kembali ke dunia kemudian gugur sepuluh kali karena mengetahui betapa mulianya orang yang mati syahi." Dalam suatu riwayat lain."...karena dia mengetahui betapa besarnya keutamaan orang mati syahid." (Muttafaq'alaih)
Untuk hari akhir,yang harus selalu di ingat manusia ketika ia disebut,adalah tentang waktu.Umur dan kemampuannya terbatas.Kesempatannya hanya ketika ia hidup di dunia.Selagi di dunia ia dapat berkarya dan segala sesuatu masih dapat diperbaiki.namun,jika sudah di akhirat,semuanya sudah selesai dan hasil akhirnya tak lagi dapat diubah.Hasil akhirnya hanya ada dua: kebahagiaan yang kekal atau penderitaan yang tiada ujung.
Karena seseorang harus mampu mengutamakan kepentingan akhiratnya dibanding dunianya.Ia harus mampu memilih dan memprioritaskan amal yang terbaik agar waktu dan kemampuannya tidak mubazir di dunia,dan tidak menjadi orang yang merugi pada akhirnya.Adapun tentang dzikrullah (mengingat Allah),yang harus selalu di ingat manusia adalah bahwa ia begitu rentan untuk jatuh ke dalam keburukan.Pada aslinya manusia bersifat goyah dan mudah terburu nafsu.Jika dihitung-hitung,kekurangannya jauh lebih banyak daripada kebaikannya,sehingga mustahil kondisi ini mengantarkan seseorang masuk surga lantaran amalnya.
Hanya karena rahmat dan karunia-Nya seseorang dapat menjadi baik dan dimasukkan ke dalam surga-Nya.Oleh karena itu,celakalah orang yang melalaikan-Nya dan beruntunglah orang yang selalu mengingat-Nya.
Sumber: Ahmad Suhail
Wednesday, February 15, 2017
Lelaki dari ujung kota
Kisah seorang laki-laki yang perjuangannya dan kesyahidannya diabadikan di surat Yasin.Nama lelaki disurat Yasin itu,demikian dinyatakan Ikrimah dari Ibn Abbas,adalah Habib ibn Surri An-Najjar,seorang tukang kayu.
Allah menjadikan sosok yang sesungguhnya tak disebut namanya di dalam wahyu ini sebagai teladan tentang cinta yang tak habis-habis bagi umat di sekelilingnya.
Dia bukan Rasul,bukan Nabi,bukan pula ulama.Tapi dia berjuang untuk belajar dan memahami.Dan dia lelaki yang suka berbagi.
Hal terawal yang dipahaminya hanyalah bahwa para Rasul yang datang ke kotanya itu orang-orang yang tulus.Mereka mengasung kebenaran dan mengajarkan kebajikan sama sekali tanpa imbalan.Bagi Habib,mereka adalah orang-orang yang mendapat sekaligus membawa petunjuk.
Maka dengan bergegas-gegas dari ujung kota,dia berseru-seru,"Wahai kaumku,ikutilah para utusan Allah itu".Dan Habib An-Najjar,demikian menurut sebagian mufassirin,setelah menyimak apa yang disampaikan para terutus itu kemudian melantangkan dengan anggun pernyataan imannya.
"Mengapa aku tidak menyambah Dzat yang menciptaku,yang hanya pada-Nya kalian semua akan dikembalikan?Apakah aku akan mengibadahi sesembahan-sesembahan yang jika Allah Sang Maha Pengasih menghendaki bahaya bagiku,maka syafa'at mereka sama sekali tiada bermanfaat bagiku dan tak dapat menyelamatkanku?Sesungguhnya aku jika demikian itu benar-benar dalam kesesatan yang nyata." (Yaasin 36:22-24)
Mendengar ungkapanannya itu,para pemuka kaumnya murka.Betapa seorang lelaki tak dikenal,dari kalangan jelata lagi miskin,mengajari mereka tentang agama.Betapa seorang yang bukan siapa-siapa,mengungkap kesejatian iman yang membuat apa yang mereka yakini selama ini tampak batil dan konyol.Maka diperintahkanlah para pengikut untuk mengeroyok dan menyiksanya,hingga dadanya remuk dan isi perutnya terburai akibat di injak-injak.
Di detik-detik terkhirnya,dalam sekarat yang menyergapkan manisnya iman,di iringi air mata para utusan Allah yang tak kuasa menolongnya,dia mencoba bicara.Nafasnya yang satu-satu,darahnya yang sisa-sisa,tak menghalanginya menyunggingkan senyum ridha."Sesungguhnya aku beriman kepada Rabb kalian.Maka dengarkanlah ikrar imanku ini." (Yaasin 36:25)
Kata-katanya ini,menurut Imam Ath-Thabary,kitabnya ditujukan kepada para Rasul yang mendampingi di akhir hayatnya.Para Rasul itu takjub dan cemburu terhadap iman yang telah menggerakkan Habib An-Najjar berdakwah dengan mempersembahkan raga dan nyawanya.Betapa sebentar dia belajar.Betapa cepat dia memahami.Betapa dalam dia menyakini.Betapa besar cinta pada kaumnya.Betapa hebat penyampaian dakwahnya.Dan betapa mahal pengorbanannya.
Kisah sang da'i tak berhenti sampai disini,sebab mereka yang ada dijalan dakwah yang Allah ridhai tetap hidup sesudah mati.Hidup dengan semua arti yang terkandung dalam kata 'hidup' itu sendiri.Habib An-Najjaar membuktikan diri sebagai lelaki penggamit hati yang cinta ikhlasnya pada kaumnya terus dia dengungkan dari dalam surga yang abadi.
"Aduhai alangkah baiknya seandainya kaumku mengetahuui.Bersebab apa kiranya Rabbku mengampuniku dan menjadikanku termasuk orang-orang yang dimuliakan."(Yaasin 36:29)
Inilah orang yang mencintai bagi seluruh kaumnya,apa yang dicintainya untuk dirinya sendiri.Inilah orang yang mengharapkan bagi kaumnya,apa yang diharapkannya bagi dirinya sendiri.Inilah orang yang mentakutkan atas kaumnya,apa yang ditakutkan atas dirinya sendiri.Sungguh jiwa da'i sejati,yamg kasihnya kepada ummat dia bawa mati.Sungguh setiap yang memilliki jiwa penggamit hati,adalah lapis-lapis keberkahan yang mencahayai zaman.Habib A-Najjar sudah mati.Maka Allah yang Maha Santun dengan firman Maha Mulia menyampaikan apa yang dia katakan dari alam yang sudah berseda.Bahwa dia mencintai kaumnya,amat berhasrat menggamit semua hati untuk dibawa ke dalam cahaya,untuk diajak menikmati surga.Inilah hati da'i sejati.
Sumber:Salim fillah
Maka dengan bergegas-gegas dari ujung kota,dia berseru-seru,"Wahai kaumku,ikutilah para utusan Allah itu".Dan Habib An-Najjar,demikian menurut sebagian mufassirin,setelah menyimak apa yang disampaikan para terutus itu kemudian melantangkan dengan anggun pernyataan imannya.
"Mengapa aku tidak menyambah Dzat yang menciptaku,yang hanya pada-Nya kalian semua akan dikembalikan?Apakah aku akan mengibadahi sesembahan-sesembahan yang jika Allah Sang Maha Pengasih menghendaki bahaya bagiku,maka syafa'at mereka sama sekali tiada bermanfaat bagiku dan tak dapat menyelamatkanku?Sesungguhnya aku jika demikian itu benar-benar dalam kesesatan yang nyata." (Yaasin 36:22-24)
Mendengar ungkapanannya itu,para pemuka kaumnya murka.Betapa seorang lelaki tak dikenal,dari kalangan jelata lagi miskin,mengajari mereka tentang agama.Betapa seorang yang bukan siapa-siapa,mengungkap kesejatian iman yang membuat apa yang mereka yakini selama ini tampak batil dan konyol.Maka diperintahkanlah para pengikut untuk mengeroyok dan menyiksanya,hingga dadanya remuk dan isi perutnya terburai akibat di injak-injak.
Di detik-detik terkhirnya,dalam sekarat yang menyergapkan manisnya iman,di iringi air mata para utusan Allah yang tak kuasa menolongnya,dia mencoba bicara.Nafasnya yang satu-satu,darahnya yang sisa-sisa,tak menghalanginya menyunggingkan senyum ridha."Sesungguhnya aku beriman kepada Rabb kalian.Maka dengarkanlah ikrar imanku ini." (Yaasin 36:25)
Kata-katanya ini,menurut Imam Ath-Thabary,kitabnya ditujukan kepada para Rasul yang mendampingi di akhir hayatnya.Para Rasul itu takjub dan cemburu terhadap iman yang telah menggerakkan Habib An-Najjar berdakwah dengan mempersembahkan raga dan nyawanya.Betapa sebentar dia belajar.Betapa cepat dia memahami.Betapa dalam dia menyakini.Betapa besar cinta pada kaumnya.Betapa hebat penyampaian dakwahnya.Dan betapa mahal pengorbanannya.
Kisah sang da'i tak berhenti sampai disini,sebab mereka yang ada dijalan dakwah yang Allah ridhai tetap hidup sesudah mati.Hidup dengan semua arti yang terkandung dalam kata 'hidup' itu sendiri.Habib An-Najjaar membuktikan diri sebagai lelaki penggamit hati yang cinta ikhlasnya pada kaumnya terus dia dengungkan dari dalam surga yang abadi.
"Aduhai alangkah baiknya seandainya kaumku mengetahuui.Bersebab apa kiranya Rabbku mengampuniku dan menjadikanku termasuk orang-orang yang dimuliakan."(Yaasin 36:29)
Inilah orang yang mencintai bagi seluruh kaumnya,apa yang dicintainya untuk dirinya sendiri.Inilah orang yang mengharapkan bagi kaumnya,apa yang diharapkannya bagi dirinya sendiri.Inilah orang yang mentakutkan atas kaumnya,apa yang ditakutkan atas dirinya sendiri.Sungguh jiwa da'i sejati,yamg kasihnya kepada ummat dia bawa mati.Sungguh setiap yang memilliki jiwa penggamit hati,adalah lapis-lapis keberkahan yang mencahayai zaman.Habib A-Najjar sudah mati.Maka Allah yang Maha Santun dengan firman Maha Mulia menyampaikan apa yang dia katakan dari alam yang sudah berseda.Bahwa dia mencintai kaumnya,amat berhasrat menggamit semua hati untuk dibawa ke dalam cahaya,untuk diajak menikmati surga.Inilah hati da'i sejati.
Sumber:Salim fillah
Monday, February 13, 2017
Amal wajib tidak masuk riya
Seseorang dikatakan riya apabila dia memperlihatkan (kepada orang lain) suatu amalan ibadah tertentu seperti shalat,shaum (puasa) atau lainnya dengan niat agar mendapat perhatian,pujian atau ingin meraih sesuatu dari urusan duniawi.
Riya termasuk jenis penyakit batin yang sangat berbahaya karena bersifat samar-samar,karena kebanyakan orang tak merasa kalau telah terserang penyakit ini.Dampaknya fatal,karena amalan yang tercemar riya akan ditolak oleh Allah dan pelakunya mendapat ancaman siksa dari Allah.
Nabi sangat khawatir bila penyakit ini menimpa umatnya.Imam Ahmad meriwayatkan,Nabi bersabda:"Sesungguhnya yang paling ditakutkan dari apa yang aku takutkan menimpa kalian adalah asy-syirkul ashghar (syirik kecil)." Para sahabatnya bertanya,"apa yang dimaksud dengan asy-syirkul ashghar?" Beliau menjawab,"Ar-riya."
Meski begitu,menurut Imam al-Qurthtubi,tidak semua amal yang diniatkan untuk ditunjukkan kepada orang lain akan bernilai riya.Beliau berkata,"Seseorang tidak dikatakan riya apabila dia menampakkan perbuatan yang wajib,karena perbuatan yang wajib harus ditampakkan dan dimasyhurkan,karena hal itu adalah lambang dan syiar agama islam,dan karena orang yang meninggalkan kewajiban tersebut selayaknya dicela dan dimurkai.Maka tuduhan riya harus disingkirkan dari sebuah amalan wajib.Adapun amalan sunnah,maka seharusnya atau sebaiknya disembunyikan,karena orang yang meninggalkannya tidak tercela."
Senada dengan Al-Qurthubi,Ibnu Al-Arabi berkata,"Barangsiapa menampakkan shalatnya dengan harapan orang lain menjadi saksi atas keimanannya,atau dengan harapan agar kesaksiannya (di pengadilan akhirat) diterima atau diperbolehkan menjadi imam,maka hal itu tidak termasuk riya yang dilarang.
Sumber: saiful hamiwanto
Thursday, February 9, 2017
Istana Al-Hamra saksi bisu kejayaan islam di Spanyol
Salah satu bukti ketinggian arsitektur islam adalah Istana Al-Hamra di Granada,Spanyol.Para arsitek dunia mengakui istana tersebut dibangun dengan seni dan tata ruang yang sangat canggih,alami dan ramah lingkungan.Selain bentuknya yang spektakuler,tata ruangannya memiliki pengaturan udara yang sempurna.Jika cuca diluar sedang panas,suasana dalam ruangan sejuk tanpa bantuan AC atau alat pendingin lainnya.Jika cuaca diluar sedang dingin,susana dalam ruangan istana hangat.Padahal istana yang terletak di kaki gunung Siera Niveda dibangun pada abad 13-14 masehi.
Sebelum menjadi istana,al-hamra awalnya hanyalah sebuah benteng Qalat al-hamra (benteng merah) yang berfungsi sebagai tameng atau tempat berlindung orang arab dari serangan musuh.Lalu dibangunlah sebuah bangunan dibalik benteng itu,dan jadilah sebuah istana di daerah perbukitan kaki gunung Siera Niveda yang dinamai al-hamra (istana merah).Pembangunan istana seluas 14 hektare itu dilakukan secara bertahap,antara tahun 1238 dan 1358 masehi.Ia dilengkapi taman yang penuh dengan bunga-bunga indah nan harum.
Di istana tersebut ada sebuah taman yang menjadi favorit,dikenal dengan nama Hausyus Sibb (taman singa).Taman ini dikelilingi oleh 128 tiang yang terbuat dari marmer.Juga terdapat kolam air mancur yang dihiasi dengan 12 patung singa yang berbaris melingkar.Dari mulut patung tersebut keluar air yang memancar.Di dalam istana terdapat berbagai ruangan yang indah.Di antaranya al-Hukmi (baitul hukum),yakni ruang pengadilan dengan luas 15x15 meter yang dibangun oleh Sultan Yusuf 1 (1334-1354).Kemudian ada ruangan Bani Siraj (baitul bani siraj) yang berbentuk bujur sangkar dengan luas bangunan 6,25x6,25 meter yang dipenuhi dengan hiasan-hiasan kaligrafi arab.
Ada pula Bersiram (hausy ar-raihan),ruangan berukuran 36,6x6,25 meter yang pada posisi tengah terdapat al- Birkah atau kolam yang lantainya terbuat dari marmer putih.Luas kolam ini 33,50x4,40 meter dengan kedalaman 1,5 meter,yang di ujungnya terdapat teras serta deretan tiang dari marmer.Didalam kawasan istana terdapat sebuah masjid bernama masjid Al-Mulk,terletak disebelah utara.Selain itu,istana merah ini dikelilingi oleh benteng dengan tembok kemerah-merahan.Pada bagian luar dan dalam istana ditopang oleh pilar-pilar panjang sebagai penyangga yang juga berfungsi sebagai penghias istana.
Selain dinding dalam,dinding luar juga banyak dihiasi kaligrafi dengan ukiran khas yang sulit dicari tandingannya hingga kini.Tak hanya bagian atas dan dinding yang menyajikan keindahan ukir dan bentuk,istana al-hamra juga memamerkan kemajuan teknologi kaum Muslim sepuluh abad lampau melalui sistem air yang mengaliri seluruh ruang.Daulah Bani Amar ada dua versi asal nama al-hamra.Salah satunya,nama itu diambil dari Sultan Muhamad bin Al-Ahmar,pendiri kerajaan islam Bani Ahmar (1232-1492) yang membangun istana tersebut.
Sultan Muhammad bin Al-Ahmar atau Bani Nashr merupakan keturunan Sai'id bin Ubaidah,seorang sahabat Rasulullah saw dari suku Khazraj di Madinah.Daulah Bani Ahmar bermula dari kerajaan kecil.Namun seiring waktu ia menjadi kerajaan kuat dan megah,hingga berkuasa selama sekitar 2,5 abad.Para rajanya dikenal saleh dan cerdas.Mereka sangat memperhatikan kesejahteraan rakyatnya.Saat itu bidang pertanian dan perdagangan sangat maju.Yang menyebabkan kerajaan ini jatuh adalah kerapuhan dari dalam,yakni sengketa yang terjadi di dalam kerajaan sendiri.
Sultan Muhammad XII Abu Abdillah an Nashriyyah,raja terakhir Bani Ahmar,tidak berhasil mempertahankan kerukunan keluarga kerajaan.Akhirnya energi mereka terkuras.Akibat fatalnya, kerajaan pun tidak dapat bertahan ketika datang serangan dari dua kerajaan kristen yang bersatu yaitu,raja Ferdinand V dan ratu Isabella.Kedua pemimpin kerajaan ini pula yang mendukung penjelajahan Columbus tahun 1492 masehi.
Pada pertengahan 1491,Raja Ferdinand V mengepung Granada selama tujuh bulan.Ia berhasil menguasai kota Malaga,kota pelabuhan terkuat di Andalusia,lalu Guadix dan Almunicar,Baranicar,dan Almeria.Basis kerajaan Bani Ahmar,Granada,pun akhirnya tunduk tepat 2 Januari 1492 masehi/2 Rabiul Awwal 898 Hijriyah.Kota ini diserahkan raja terakhir Bani Ahmar,Abu Abdillah.Prosesi penyerahan Granada dilakukan di halaman istana al-hamra.Meski istana tersebut tidak lagi menjadi milik umat islam,namun al-hamra diakui sebagai saksi bisu sekaligus bukti sejarah kejayaan islam di Spanyol.
Sumber:suara hidayatullah
Sultan Muhammad bin Al-Ahmar atau Bani Nashr merupakan keturunan Sai'id bin Ubaidah,seorang sahabat Rasulullah saw dari suku Khazraj di Madinah.Daulah Bani Ahmar bermula dari kerajaan kecil.Namun seiring waktu ia menjadi kerajaan kuat dan megah,hingga berkuasa selama sekitar 2,5 abad.Para rajanya dikenal saleh dan cerdas.Mereka sangat memperhatikan kesejahteraan rakyatnya.Saat itu bidang pertanian dan perdagangan sangat maju.Yang menyebabkan kerajaan ini jatuh adalah kerapuhan dari dalam,yakni sengketa yang terjadi di dalam kerajaan sendiri.
Sultan Muhammad XII Abu Abdillah an Nashriyyah,raja terakhir Bani Ahmar,tidak berhasil mempertahankan kerukunan keluarga kerajaan.Akhirnya energi mereka terkuras.Akibat fatalnya, kerajaan pun tidak dapat bertahan ketika datang serangan dari dua kerajaan kristen yang bersatu yaitu,raja Ferdinand V dan ratu Isabella.Kedua pemimpin kerajaan ini pula yang mendukung penjelajahan Columbus tahun 1492 masehi.
Pada pertengahan 1491,Raja Ferdinand V mengepung Granada selama tujuh bulan.Ia berhasil menguasai kota Malaga,kota pelabuhan terkuat di Andalusia,lalu Guadix dan Almunicar,Baranicar,dan Almeria.Basis kerajaan Bani Ahmar,Granada,pun akhirnya tunduk tepat 2 Januari 1492 masehi/2 Rabiul Awwal 898 Hijriyah.Kota ini diserahkan raja terakhir Bani Ahmar,Abu Abdillah.Prosesi penyerahan Granada dilakukan di halaman istana al-hamra.Meski istana tersebut tidak lagi menjadi milik umat islam,namun al-hamra diakui sebagai saksi bisu sekaligus bukti sejarah kejayaan islam di Spanyol.
Sumber:suara hidayatullah
Tuesday, January 31, 2017
Pondasi rumah tangga berkah ala Rasulullah
Siapa yang tidak mendamba,bisa membangun rumah tangga yang sakinah,mawadadah wa rahmah?Semua keluarga pasti menginginkannya.Masalahnya,tidak semua mengetahui bagaimana membangun rumah tangga yang seideal ini.
Nah,kepada teladan umat Nabi Muhammad kita belajar.Sudah maklum adanya,tidak ada rumah tangga yang paling berkah di dunia ini,melebihi keluarga beliau,rumah tangga yang Allah ridha kepada mereka,dan mereka pun ridha kepada-Nya.
Berikut adalah diantara pondasi-pondasi keberkahan rumah tangga Rasulullah
Pertama;cinta ilmu.Dalam membangun mahligai rumah tangga,keluarga RAsulullah sangat akrab dengan ilmu.Muhammad sebagai Rasul dan juga selaku kepala keluarga,berperan sebagai pengajar yang senantiasa memberikan wawasan,sedangkan para istri beliau adalah para murid yang sangat haus akan ilmu.
Aisyah menjadi contoh tentang hal ini.Dengan kecerdasan yang dianugerahi oleh Allah,banyak hukum syariat yang diketahuinya.Menurut para ahli hadist,beliau mampu menukil lebih dari 2200 hadist.
Selain bersemangat menuntut ilmu dan mengamalkannya,keluarga Nabi juga sangat aktif mengajarkan kepada kaum muslimin.Para sahabat dan istri-istri mereka,banyak berdatangan menemui keluarga mulia ini,untuk bertanya urusan agama,semisal Abu Musa al-Asyari,yang datang menemui ibunda Aisyah untuk menanyakan perihal kewajiban mandi janabah.
kedua;menegakkan amal mar'uf nahimungkar.Rumah tangga Rasulullah senantiasa diliputi kebaikan.Mereka saling menguatkan untuk kebaikan,dan senantiasa menegur bila kemungkaran di dalamnya.
Seperti yang dikisahkan ibunda Aisyah,"Aku pernah berkata kepada Nabi,"Shafiah itu orangnya begini-begini."Lalu beliau bersabda,"Kau telah mengatakan sesuatu perkataan yang seandainya dicampur dengan air laut maka keruhlah ia."Hal inilah yang menjadikan keluarga Nabi senantiasa diliputi kebaikan.
ketiga;menegakkan zikir dan ibadah.Soal perkara yang satu ini,sesungguhnya Nabi Muhammad adalah penghulunya.Beliau bersam para istri,senantiasa memprioritaskan ibadah dan mendawamkan zikir.
Tengok,dalam banyak riwayat,disebutkan Nabi sedikit sekali tidur,karena lebih memilih beribadah kepada Allah.Kaki beliau sampai bengkak,karena lamanya berdiri menegakkan sholat.Ketika ditanya mengapa beliau melakukan itu,padahal Allah telah mengampuni dosa-dosanya,beliau menjawab;"Apakah aku tidak sepatutnya menjadi hamba yang bersyukur?"(Riwayat Bukhari dan Muslim)
Begitu pula masalah zikir.Setiap langkah beliau tak lepas dari zikir,dari hendak tidur hingga hendak tidur kembali.Beliau senantiasa menghiasi lisan dengan zikir kepada Allah.
Untuk istighfar,misalnya,Nabi mengucapkannya minimal 100 kali/hari.Ini membuktikan betapa akrabnya lisan beliau dengan ibadah satu ini.Hal ini pula diterapkan para ummu al mukminin,sebagaimana yang dilakukan Zainab dan Juwairiah.
Juwairiah mempunyai kebiasaannya senantiasa berpuasa pada hari jum'at,lalu Nabi menyuruhnya untuk menambahnya satu hari sebelum dan sesudah jum'at.Ia juga gemar sekali membaca tasbih.Suatu pagi,pernah ia ditinggal Nabi,ketika ia sedang asyik bertasbih.Setelah Nabi kembali pada siang harinya,dilihatnya ia masih duduk bertasbih pada posisi semula."Kau terus menerus duduk begitu?"tanya Nabi."iya"jawab Juwairiah.Kemudian Nabi mengajarkan beberapa kalimat tasbih,yang apabila dibaca,pahalanya akan melampaui pahala jumlah tasbih yang dibaca oleh sang istri;Subhanallah zinata arsyih (Maha Suci Allah seberat Arsy-Nya) 3 kali,Subhanallah ridha nafsih (Maha suci Allah seutuh ridha diri-Nya)3 kali,dan Subhanallah midada kalimatih (Maha suci Allah sebanyak kebesaran-Nya)3 kali.(HR.Muslim)
keempat;kesederhanaan.Rumah tangga Rasulullah diliputi kesederhanaan.Tidak ada barang mewah yang mereka miliki,mulai dari bangunan rumah,perabotan,hingga pakaian.Dengan demikian,mereka tidak disibukan oleh urusan dunia.
Suatu kali Abdullan ibn Mas'ud masuk ke bilik Nabi.Melihat kondisi beliau yang demikian,ia berkata;"Wahai Rasulullah,bagaimana kalau kubuatkan tali geriba untuk alas tidurmu sehingga tubuhmu terlindung dari tikar itu?"Beliau menjawab;"Dunia tak ada apa-apanya bagiku.Aku dan dunia hanyalah seperti seorang penunggang berteduh dibawah pohon,yang sebentar berlalu meninggalkan pohon itu."
Hal ini pula yang dituntunkan oleh Rasulullah kepada keluargamnya.Untuk itu,tak segan beliau menegur dengan keras,bahkan mengasingkan mereka,bila mereka menuntut sesuatu yang lebih dengan apa yang beliau berikan,perihal materi.
Asbabu al-nuzul surat al-Ahzab ayat 28-37 adalah buktinya.Ayat ini merespon tindakan ummu al mukminin,yang menuntut Rasulullah agar memberi nafkah lebih lepada mereka.Rasulullah merasa tak suka atas sikap mereka,kemudian mengasingkan mereka semua,hingga turunlah ayat tersebut diatas.Ayat itu untuk memberikan opsi kepada ummu al mukminin,apakah mereka tetap memilih tuntutan mereka (dengan resiko diceraikan),atau kembali kepangkuan Rasulullah (dengan konsekuensi,ridha dengan gaya hidup beliau,yang penuh dengan kesederhanaan)
Para istri Nabi akhirnya menyadari kekeliruan mereka.Mereka lebih memilih kembali kepangkuan Rasulullah.Jadilah kesederhanaan menjadi konsep hidup keluarga ini,hingga alhir hayat mereka
ke lima;keluarga Nabi diliputi rasa cinta.Cinta adalah rahasia kehidupan rumah tangga.Dengan cinta,segala hal akan terpandang indah meski itu adalah kesukaran.Hal ini pula yang melandasi rumah tangga Rasulullah.Maka kita dapati,betapa ummu al mukminin bersaing satu sama lain,untuk membuktikan besarnya cinta mereka kepada Rasulullah.Ketotalitasan mereka mengabdikan diri kepada Rasulullah adalah buktinya.Di lain pihak,Rasulullah pun melakukan hal yang sama.Beliau merupakan sosok yang paling baik perilakunya kepada keluarga,khususnya para istri.
Demikianlah diantara pondasi keberkahan rumah tangga Rasulullah.Semoga kita bisa meneladaninya.Amin
Sumber:Khairil Hibri
Nah,kepada teladan umat Nabi Muhammad kita belajar.Sudah maklum adanya,tidak ada rumah tangga yang paling berkah di dunia ini,melebihi keluarga beliau,rumah tangga yang Allah ridha kepada mereka,dan mereka pun ridha kepada-Nya.
Berikut adalah diantara pondasi-pondasi keberkahan rumah tangga Rasulullah
Pertama;cinta ilmu.Dalam membangun mahligai rumah tangga,keluarga RAsulullah sangat akrab dengan ilmu.Muhammad sebagai Rasul dan juga selaku kepala keluarga,berperan sebagai pengajar yang senantiasa memberikan wawasan,sedangkan para istri beliau adalah para murid yang sangat haus akan ilmu.
Aisyah menjadi contoh tentang hal ini.Dengan kecerdasan yang dianugerahi oleh Allah,banyak hukum syariat yang diketahuinya.Menurut para ahli hadist,beliau mampu menukil lebih dari 2200 hadist.
Selain bersemangat menuntut ilmu dan mengamalkannya,keluarga Nabi juga sangat aktif mengajarkan kepada kaum muslimin.Para sahabat dan istri-istri mereka,banyak berdatangan menemui keluarga mulia ini,untuk bertanya urusan agama,semisal Abu Musa al-Asyari,yang datang menemui ibunda Aisyah untuk menanyakan perihal kewajiban mandi janabah.
kedua;menegakkan amal mar'uf nahimungkar.Rumah tangga Rasulullah senantiasa diliputi kebaikan.Mereka saling menguatkan untuk kebaikan,dan senantiasa menegur bila kemungkaran di dalamnya.
Seperti yang dikisahkan ibunda Aisyah,"Aku pernah berkata kepada Nabi,"Shafiah itu orangnya begini-begini."Lalu beliau bersabda,"Kau telah mengatakan sesuatu perkataan yang seandainya dicampur dengan air laut maka keruhlah ia."Hal inilah yang menjadikan keluarga Nabi senantiasa diliputi kebaikan.
ketiga;menegakkan zikir dan ibadah.Soal perkara yang satu ini,sesungguhnya Nabi Muhammad adalah penghulunya.Beliau bersam para istri,senantiasa memprioritaskan ibadah dan mendawamkan zikir.
Tengok,dalam banyak riwayat,disebutkan Nabi sedikit sekali tidur,karena lebih memilih beribadah kepada Allah.Kaki beliau sampai bengkak,karena lamanya berdiri menegakkan sholat.Ketika ditanya mengapa beliau melakukan itu,padahal Allah telah mengampuni dosa-dosanya,beliau menjawab;"Apakah aku tidak sepatutnya menjadi hamba yang bersyukur?"(Riwayat Bukhari dan Muslim)
Begitu pula masalah zikir.Setiap langkah beliau tak lepas dari zikir,dari hendak tidur hingga hendak tidur kembali.Beliau senantiasa menghiasi lisan dengan zikir kepada Allah.
Untuk istighfar,misalnya,Nabi mengucapkannya minimal 100 kali/hari.Ini membuktikan betapa akrabnya lisan beliau dengan ibadah satu ini.Hal ini pula diterapkan para ummu al mukminin,sebagaimana yang dilakukan Zainab dan Juwairiah.
Juwairiah mempunyai kebiasaannya senantiasa berpuasa pada hari jum'at,lalu Nabi menyuruhnya untuk menambahnya satu hari sebelum dan sesudah jum'at.Ia juga gemar sekali membaca tasbih.Suatu pagi,pernah ia ditinggal Nabi,ketika ia sedang asyik bertasbih.Setelah Nabi kembali pada siang harinya,dilihatnya ia masih duduk bertasbih pada posisi semula."Kau terus menerus duduk begitu?"tanya Nabi."iya"jawab Juwairiah.Kemudian Nabi mengajarkan beberapa kalimat tasbih,yang apabila dibaca,pahalanya akan melampaui pahala jumlah tasbih yang dibaca oleh sang istri;Subhanallah zinata arsyih (Maha Suci Allah seberat Arsy-Nya) 3 kali,Subhanallah ridha nafsih (Maha suci Allah seutuh ridha diri-Nya)3 kali,dan Subhanallah midada kalimatih (Maha suci Allah sebanyak kebesaran-Nya)3 kali.(HR.Muslim)
keempat;kesederhanaan.Rumah tangga Rasulullah diliputi kesederhanaan.Tidak ada barang mewah yang mereka miliki,mulai dari bangunan rumah,perabotan,hingga pakaian.Dengan demikian,mereka tidak disibukan oleh urusan dunia.
Suatu kali Abdullan ibn Mas'ud masuk ke bilik Nabi.Melihat kondisi beliau yang demikian,ia berkata;"Wahai Rasulullah,bagaimana kalau kubuatkan tali geriba untuk alas tidurmu sehingga tubuhmu terlindung dari tikar itu?"Beliau menjawab;"Dunia tak ada apa-apanya bagiku.Aku dan dunia hanyalah seperti seorang penunggang berteduh dibawah pohon,yang sebentar berlalu meninggalkan pohon itu."
Hal ini pula yang dituntunkan oleh Rasulullah kepada keluargamnya.Untuk itu,tak segan beliau menegur dengan keras,bahkan mengasingkan mereka,bila mereka menuntut sesuatu yang lebih dengan apa yang beliau berikan,perihal materi.
Asbabu al-nuzul surat al-Ahzab ayat 28-37 adalah buktinya.Ayat ini merespon tindakan ummu al mukminin,yang menuntut Rasulullah agar memberi nafkah lebih lepada mereka.Rasulullah merasa tak suka atas sikap mereka,kemudian mengasingkan mereka semua,hingga turunlah ayat tersebut diatas.Ayat itu untuk memberikan opsi kepada ummu al mukminin,apakah mereka tetap memilih tuntutan mereka (dengan resiko diceraikan),atau kembali kepangkuan Rasulullah (dengan konsekuensi,ridha dengan gaya hidup beliau,yang penuh dengan kesederhanaan)
Para istri Nabi akhirnya menyadari kekeliruan mereka.Mereka lebih memilih kembali kepangkuan Rasulullah.Jadilah kesederhanaan menjadi konsep hidup keluarga ini,hingga alhir hayat mereka
ke lima;keluarga Nabi diliputi rasa cinta.Cinta adalah rahasia kehidupan rumah tangga.Dengan cinta,segala hal akan terpandang indah meski itu adalah kesukaran.Hal ini pula yang melandasi rumah tangga Rasulullah.Maka kita dapati,betapa ummu al mukminin bersaing satu sama lain,untuk membuktikan besarnya cinta mereka kepada Rasulullah.Ketotalitasan mereka mengabdikan diri kepada Rasulullah adalah buktinya.Di lain pihak,Rasulullah pun melakukan hal yang sama.Beliau merupakan sosok yang paling baik perilakunya kepada keluarga,khususnya para istri.
Demikianlah diantara pondasi keberkahan rumah tangga Rasulullah.Semoga kita bisa meneladaninya.Amin
Sumber:Khairil Hibri
Monday, January 30, 2017
Pesona kota seribu sungai
Banjarmasin,sebagai ibu kota Kalimantan Selatan,Banjarmasin memiliki posisi yang sangat strategis secara geografis sebagai pusat kegiatan dan pemerintahan propinsi Kalimantan Selatan.Kota yang dijuluki "kota seribu sungai" ini adalah sebuah kota delta terdiri dari puluhan pulau-pulau kecil atau delta,merupakan bagian dari kota Banjarmasin yang dipisahkan oleh banyak sungai .Di kota ini,terdapat pasar terapung muara kuin,museum wasaka,pulau kaget,jembatan barito dan komplek makam pangeran Antasari.
Pasar terapung muara kuin berada di muara sungai kuin salah satu anak sungai barito.Yag unik dari pasar ini,para pedagang dan pembeli bertransaksi diatas perahu.Pedagang menggelar barang dagangannya diatas perahu,begitu juga pembeli yang ingin berbelanja menggunakan perahu.Bagi para wisatawan yang ingin mengunjungi pasar unik ini,juga harus menggunakan perahu yang banyak disediakan oleh masyarakat sekitar.Pasar ini menjadi salah satu daya tarik wisatawan yang berkunjung ke kota Banjarmasin.Keberadaan pedagang di pasar ini semakin hari semakin berkurang, dan pasar ini kedepan juga terancam punah karena banyaknya pasar di darat.
Museum Wasaka merupakan museum perjuangan masyarakat Kalimantan Selatan,lokasinya terletak di kampung kenanga ulu,kelurahan sungai jingah,kecamatan banjarmasin utara,kota banjarmasin.Wasaka sendiri adalah singkatan dari"Waja sampai ka putting"yang berarti perjuangan yang tiada henti hingga tetes darah penghabisan.Kalimat itu merupakan moto perjuangan rakyat kalimantan selatan.Terdapat ratusan benda-benda bersejarah yang dipamerkan di museum ini,berkaitan dengan sejarah perjuangan rakyat kalimantan selatan,yang juga menjadi saksi bisu saat melawan penjajah belanda di masa-masa perjuangan.
Pangeran Antasari adalah salah satu pahlawan nasional dan beliau berasal dari Kalimantan Selatan,beliau meninggal dikampung sampirang,bayan pegog,hulu teweh pada tanggal 11 Oktober 1862 karena wabah cacar,saat akan melakukan serangan besar-besaran terhadap belanda.Pada tanggal 11 November 1958 kemudian makamnya dipindah ke komplek Makam Pangeran Antasari .Komplek pemakaman ini berada di jalan mesjid Jami,kelurahan antasari kecil timur,Banjarmasin Utara,banyak wisatawan yang tertarik untuk mengunjungi makamnya.
Jembatan Barito merupakan jembatan terpanjang kedua di indonesia ,setelah jembatan Suramadu yang menghubungkan Surabaya dengan Pulau Madura.Jembatan ini mempunyaim panjang lebih dari 1 kilometer,dan lokasinya berjarak kurang lebih 15 kilometer dari kota Banjarmasin.Jembatan Barito melintang diatas sungai Barito,merupakan jalan poros yang menghubungkan provinsi Kalimantan Tengah.Penggunaan jembatan ini pertama kali diresmikan oleh Presiden Soeharto,pada tahun 1997.Banyak wisatawan yang berkunjung ke Banjarmasin menyempatkan untuk mengunjungi dan mendokumentasikan jembatan Barito.
Jika anda ingin melihat Bekantan atau Monyet hidung panjang yang menjadi ikon wahana hiburan di Jakarta,anda bisa mendatangi Pulau Kaget.Pulau ini adalah sebuah delta yang terletak ditengah sungai Barito ,termasuk dalam wilayah administratif Kecamatan Tabunganen,Barito kuala,Kalimantan Selatan.Jaraknya kurang lebih 15 menit dari kota Banjarmasin ,dengan menggunakan speed boat.Pada tahun 1975 Pulau Kaget dijadikan cagar alam oleh kementerian kehutanan.Bekantan merupakan daya tarik dari pulau ini,dimana merupakan jenis monyet yang hanya ada di Kalimantan.Selain Bekantan,dipulau ini juga terdapat aneka burung unik.
Pasar terapung muara kuin berada di muara sungai kuin salah satu anak sungai barito.Yag unik dari pasar ini,para pedagang dan pembeli bertransaksi diatas perahu.Pedagang menggelar barang dagangannya diatas perahu,begitu juga pembeli yang ingin berbelanja menggunakan perahu.Bagi para wisatawan yang ingin mengunjungi pasar unik ini,juga harus menggunakan perahu yang banyak disediakan oleh masyarakat sekitar.Pasar ini menjadi salah satu daya tarik wisatawan yang berkunjung ke kota Banjarmasin.Keberadaan pedagang di pasar ini semakin hari semakin berkurang, dan pasar ini kedepan juga terancam punah karena banyaknya pasar di darat.
Museum Wasaka merupakan museum perjuangan masyarakat Kalimantan Selatan,lokasinya terletak di kampung kenanga ulu,kelurahan sungai jingah,kecamatan banjarmasin utara,kota banjarmasin.Wasaka sendiri adalah singkatan dari"Waja sampai ka putting"yang berarti perjuangan yang tiada henti hingga tetes darah penghabisan.Kalimat itu merupakan moto perjuangan rakyat kalimantan selatan.Terdapat ratusan benda-benda bersejarah yang dipamerkan di museum ini,berkaitan dengan sejarah perjuangan rakyat kalimantan selatan,yang juga menjadi saksi bisu saat melawan penjajah belanda di masa-masa perjuangan.
Pangeran Antasari adalah salah satu pahlawan nasional dan beliau berasal dari Kalimantan Selatan,beliau meninggal dikampung sampirang,bayan pegog,hulu teweh pada tanggal 11 Oktober 1862 karena wabah cacar,saat akan melakukan serangan besar-besaran terhadap belanda.Pada tanggal 11 November 1958 kemudian makamnya dipindah ke komplek Makam Pangeran Antasari .Komplek pemakaman ini berada di jalan mesjid Jami,kelurahan antasari kecil timur,Banjarmasin Utara,banyak wisatawan yang tertarik untuk mengunjungi makamnya.
Jembatan Barito merupakan jembatan terpanjang kedua di indonesia ,setelah jembatan Suramadu yang menghubungkan Surabaya dengan Pulau Madura.Jembatan ini mempunyaim panjang lebih dari 1 kilometer,dan lokasinya berjarak kurang lebih 15 kilometer dari kota Banjarmasin.Jembatan Barito melintang diatas sungai Barito,merupakan jalan poros yang menghubungkan provinsi Kalimantan Tengah.Penggunaan jembatan ini pertama kali diresmikan oleh Presiden Soeharto,pada tahun 1997.Banyak wisatawan yang berkunjung ke Banjarmasin menyempatkan untuk mengunjungi dan mendokumentasikan jembatan Barito.
Jika anda ingin melihat Bekantan atau Monyet hidung panjang yang menjadi ikon wahana hiburan di Jakarta,anda bisa mendatangi Pulau Kaget.Pulau ini adalah sebuah delta yang terletak ditengah sungai Barito ,termasuk dalam wilayah administratif Kecamatan Tabunganen,Barito kuala,Kalimantan Selatan.Jaraknya kurang lebih 15 menit dari kota Banjarmasin ,dengan menggunakan speed boat.Pada tahun 1975 Pulau Kaget dijadikan cagar alam oleh kementerian kehutanan.Bekantan merupakan daya tarik dari pulau ini,dimana merupakan jenis monyet yang hanya ada di Kalimantan.Selain Bekantan,dipulau ini juga terdapat aneka burung unik.
Tuesday, January 10, 2017
Ayah
"Dan kami telah mengaruniakan hikmah kepada luqman,bahwasanya hendaklah engkau bersyukur kepada Allah,maka hanyasanya dia bersyukur bagi sirnya.Dan barangsiapa mengkufuri nikmat,sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuja."(Luqman 31:12)
"Hikmah",tulis imam ibn katsir dalam tafsirnya,"yakni pengetahuan,pemahaman,dan daya untuk mengambil pelajaran." Inilah yang menjadikan Luqman berlimpah kebijaksanaan dalam kata maupun laku.Tetapi setinggi-tinggi hikmah itu adalah kemampuan Luqman untuk bersyukur dan kepandaiannya untuk mengungkapkan terima kasih.
"Kemampuan untuk mensyukuri suatu nikmat."ujar Umar ibn abdil aziz,"Adalah nikmat yang jauh lebih besar daripada nikmat yang disyukuri itu."Dan pada Luqman,Allah mengaruniakannya hingga dia memahami hakekat kesyukuran secara mandalam.Bersyukur kepada Allah nerarti mengambil maslahat,manfaat dan tambahan nikmat yang berlipat-lipat bagi diri kita sendiri.Bersyukur kepada Allah seperti menuangkan air pada bejana yang penuh,lalu dari wadah itu tumpah ruah bagi kita minuman yang lebih lembut dari susu,lebih manis dari madu,lebih sejuk dari salju.
Maka Luqman adalah ahli syukur yang sempurna syukurnya kepada Allah.Dia mengakui segala nikmat Allah yang dianugrahkan padanya dan memujiNya atas karunia-karunia itu.Dia juga mempergunakan segala nikmat itu di jalan yang di ridhai Allah.Dan dia pula berbagi atas nikmat itu kepada sesama sehingga menjadikannya kemanfaatan yang luas.
"Seseorang yang tidak pandai mensyukuri manusia,"demikian Nabi saw bersabda dalam hadist riwayat Imam At Tirmidzi,"Sungguh dia belum bersyukur kepada Allah." Maka asas di dalam mendidik dan mewariskan nilai kebaikan kepada anak-anak sebakda bersyukur kepada Allah sebagai pemberi karunia adalah bersyukur kepada sang karunia,yakni diri para bocah yang manis itu.
"Nak,sungguh kami benar-benar beruntung ketika Allah mengaruniakan engkau sebagai buah hati,penyejuk mata dan pewaris bagi kami.Nak,beatpa kami sangat berbahagia,sebab engkaulah karunia Allah yang akan menyempurnakan pengabdian kami sebagaimana hambaNya dengan mendidikmu.Nak,bukan buatan kami amat bersyukur,sebab doa-doamulah yang nanti akan menyelamatkan kami dan memuliakan di dalam surga."
Inilah Rasulullah yang mencontohkan pada kita bahwa ungkapan syukur itu bukan hanya dalam kata-kata,melainkan juga perbuatan mesra."Ya Rasulullah apakah kau mencium anak-anak kecil itu dan bercanda bersama mereka?"tanya Al-aqra ibn Habis,pemuka Bani Tamim ketika menghadap beliauyang sedang direriungi oleh cucu-cucu baginda."Mereka adalah wewangian surga,yang Allah karuniakan pada kita di dunia",jawab beliau sembari tersenyum."Adalah aku",sahut Al aqra ibn Habis,"Memiliki sepuluh anak.Dan tak satupun di antara mereka pernah ku cium."
"Apa dayaku jika Allah telah mencabut rahmatNya dari hatimu?Barangsiapa yang tidak menyayangi,dia tidak akan disayangi."Betapa Nabi membuat takjub Abu Hurairah ketika sepulang dari perjalanan jihad,Al Hasan dan Al husain telah menjadikan beliau kuda-kudaannya,dipacu berkeliling ruangan dengan asiknya."Aduh nak",ujar sang perawi akbar,"Yang kalain kendarai ini adalah tunggangan termulia di langit dan bumi."Beliau tersenyum membalas,"Dan para penunggangnya adalah penghulu para pemuda di dunia dan di surga."
Para ayah,tawarkan pada anak kita taman bermain lengkap di rumah,dari badan kita.Tawarkan ayunan dari kedua tangan yang ditautkan jemarinya untuk mereka duduk sambil kitapun menunduk dan mengayunnya maju mundur.Tawarkan komidi putar dengan merentang lengan kanan,persilahkan mereka duduk dipergelangannya,lalu pegangi dengan tangan kiri,angkat dan ayunkan naik turun sambil kita terus berputar.Tawarkan jungkat-jungkit dengan menyuruhnya duduk di ujung kaki saat kita bertumpu pada kursi,lalu angkat dan turunkan berulang-ulang.Tawarkan perosotan dengan berbaring 45 derajat di sofa mengenakan kaos serta sarung licin lalu persilahkan mereka meluncur dari dada kita.Dan dengan itu semua,otot lengan hingga perut terlatih semua,hingga para ayah pun tak perlu sering membuang waktu ke gym,tempat mereka malah sering dilirik-lirik oleh lawan jenis maupun sesama.
Sumber:salimafillah.com
"Hikmah",tulis imam ibn katsir dalam tafsirnya,"yakni pengetahuan,pemahaman,dan daya untuk mengambil pelajaran." Inilah yang menjadikan Luqman berlimpah kebijaksanaan dalam kata maupun laku.Tetapi setinggi-tinggi hikmah itu adalah kemampuan Luqman untuk bersyukur dan kepandaiannya untuk mengungkapkan terima kasih.
"Kemampuan untuk mensyukuri suatu nikmat."ujar Umar ibn abdil aziz,"Adalah nikmat yang jauh lebih besar daripada nikmat yang disyukuri itu."Dan pada Luqman,Allah mengaruniakannya hingga dia memahami hakekat kesyukuran secara mandalam.Bersyukur kepada Allah nerarti mengambil maslahat,manfaat dan tambahan nikmat yang berlipat-lipat bagi diri kita sendiri.Bersyukur kepada Allah seperti menuangkan air pada bejana yang penuh,lalu dari wadah itu tumpah ruah bagi kita minuman yang lebih lembut dari susu,lebih manis dari madu,lebih sejuk dari salju.
Maka Luqman adalah ahli syukur yang sempurna syukurnya kepada Allah.Dia mengakui segala nikmat Allah yang dianugrahkan padanya dan memujiNya atas karunia-karunia itu.Dia juga mempergunakan segala nikmat itu di jalan yang di ridhai Allah.Dan dia pula berbagi atas nikmat itu kepada sesama sehingga menjadikannya kemanfaatan yang luas.
"Seseorang yang tidak pandai mensyukuri manusia,"demikian Nabi saw bersabda dalam hadist riwayat Imam At Tirmidzi,"Sungguh dia belum bersyukur kepada Allah." Maka asas di dalam mendidik dan mewariskan nilai kebaikan kepada anak-anak sebakda bersyukur kepada Allah sebagai pemberi karunia adalah bersyukur kepada sang karunia,yakni diri para bocah yang manis itu.
"Nak,sungguh kami benar-benar beruntung ketika Allah mengaruniakan engkau sebagai buah hati,penyejuk mata dan pewaris bagi kami.Nak,beatpa kami sangat berbahagia,sebab engkaulah karunia Allah yang akan menyempurnakan pengabdian kami sebagaimana hambaNya dengan mendidikmu.Nak,bukan buatan kami amat bersyukur,sebab doa-doamulah yang nanti akan menyelamatkan kami dan memuliakan di dalam surga."
Inilah Rasulullah yang mencontohkan pada kita bahwa ungkapan syukur itu bukan hanya dalam kata-kata,melainkan juga perbuatan mesra."Ya Rasulullah apakah kau mencium anak-anak kecil itu dan bercanda bersama mereka?"tanya Al-aqra ibn Habis,pemuka Bani Tamim ketika menghadap beliauyang sedang direriungi oleh cucu-cucu baginda."Mereka adalah wewangian surga,yang Allah karuniakan pada kita di dunia",jawab beliau sembari tersenyum."Adalah aku",sahut Al aqra ibn Habis,"Memiliki sepuluh anak.Dan tak satupun di antara mereka pernah ku cium."
"Apa dayaku jika Allah telah mencabut rahmatNya dari hatimu?Barangsiapa yang tidak menyayangi,dia tidak akan disayangi."Betapa Nabi membuat takjub Abu Hurairah ketika sepulang dari perjalanan jihad,Al Hasan dan Al husain telah menjadikan beliau kuda-kudaannya,dipacu berkeliling ruangan dengan asiknya."Aduh nak",ujar sang perawi akbar,"Yang kalain kendarai ini adalah tunggangan termulia di langit dan bumi."Beliau tersenyum membalas,"Dan para penunggangnya adalah penghulu para pemuda di dunia dan di surga."
Para ayah,tawarkan pada anak kita taman bermain lengkap di rumah,dari badan kita.Tawarkan ayunan dari kedua tangan yang ditautkan jemarinya untuk mereka duduk sambil kitapun menunduk dan mengayunnya maju mundur.Tawarkan komidi putar dengan merentang lengan kanan,persilahkan mereka duduk dipergelangannya,lalu pegangi dengan tangan kiri,angkat dan ayunkan naik turun sambil kita terus berputar.Tawarkan jungkat-jungkit dengan menyuruhnya duduk di ujung kaki saat kita bertumpu pada kursi,lalu angkat dan turunkan berulang-ulang.Tawarkan perosotan dengan berbaring 45 derajat di sofa mengenakan kaos serta sarung licin lalu persilahkan mereka meluncur dari dada kita.Dan dengan itu semua,otot lengan hingga perut terlatih semua,hingga para ayah pun tak perlu sering membuang waktu ke gym,tempat mereka malah sering dilirik-lirik oleh lawan jenis maupun sesama.
Sumber:salimafillah.com
Monday, January 9, 2017
Pahala menunggu shalat di masjid mengalir seperti ketika shalat
Jika waktu istirahat kerja kita sudah datang tapi waktu shalat masih setengah jam lagi,apa yang sebaiknya anda lakukan ya?
Salah satu alternatif yang terbaik adalah segera pergi ke masjid,berwudhu,kemudian melakukan shalat sunnah tahiyyatul masjid.Setelah itu kita bisa membaca ai-qur'an sambil menanti adzan berkumandang.Waktu yang sebentar itu kita manfaatkan untuk menambah ilmu agama dan pahala.Bahkan jika kita lelah,kita ingin sekedar duduk untuk istirahat sejenak dimasjid,kita tetap dapat pahala juga.menakjubkan,bukan?
Rasulullah bersabda."Barangsiapa (berada) di dalam masjid menunggu shalat,maka ia (dianggap) dalam keadaan shalat,selama tidak berhadast."(riwayat Ibnu Hibban,dishahihkan oleh Imam As Suyuthi)
Maksudnya,apabila seseorang berada di dalam masjid dalam rangka menunggu shalat,maka ia memperoleh pahala sebagaimana orang melakukan shalat,selama ia tidak berhadast.
Hadist ini menunjukkan betapa Maha Pemurahnya Allah.Dia tidak hanya memberi pahala kepada orang yang menegakkan shalat.Orang yang sedang menunggu shalat di masjid pun di beri pahala.
Bahkan jika hambaNya harus menempuh jalan yang jauh untuk menuju ke masjid,maka tiap langkahnya menambah pahala dan menggugurkan dosa-dosanya,sebagaimana penjelasan beliau:"Barangsiapa bersuci dirumahnya lalu dia berjalan menuju salah satu dari rumah Allah (yaitu masjid) untuk menunaikan kewajiban yang telah Allah wajibkan,maka salah satu langkah kakinya akan menghapuskan dosa dan langkah kaki lainnya akan meninggikan derajatnya."(riwayat Muslim)
Beliau juga bersabda,"Setiap langkah berjalan untuk menunaikan shalat adalah sedekah."(riwayat Muslim)
Dalam hadist lain juga dijelaskan pahala dan ampunan itu juga berlaku untuk perjalanan pulang seseorang dari masjid ke rumahnya.
Sumber:Hidayatullah.com)
Salah satu alternatif yang terbaik adalah segera pergi ke masjid,berwudhu,kemudian melakukan shalat sunnah tahiyyatul masjid.Setelah itu kita bisa membaca ai-qur'an sambil menanti adzan berkumandang.Waktu yang sebentar itu kita manfaatkan untuk menambah ilmu agama dan pahala.Bahkan jika kita lelah,kita ingin sekedar duduk untuk istirahat sejenak dimasjid,kita tetap dapat pahala juga.menakjubkan,bukan?
Rasulullah bersabda."Barangsiapa (berada) di dalam masjid menunggu shalat,maka ia (dianggap) dalam keadaan shalat,selama tidak berhadast."(riwayat Ibnu Hibban,dishahihkan oleh Imam As Suyuthi)
Maksudnya,apabila seseorang berada di dalam masjid dalam rangka menunggu shalat,maka ia memperoleh pahala sebagaimana orang melakukan shalat,selama ia tidak berhadast.
Hadist ini menunjukkan betapa Maha Pemurahnya Allah.Dia tidak hanya memberi pahala kepada orang yang menegakkan shalat.Orang yang sedang menunggu shalat di masjid pun di beri pahala.
Bahkan jika hambaNya harus menempuh jalan yang jauh untuk menuju ke masjid,maka tiap langkahnya menambah pahala dan menggugurkan dosa-dosanya,sebagaimana penjelasan beliau:"Barangsiapa bersuci dirumahnya lalu dia berjalan menuju salah satu dari rumah Allah (yaitu masjid) untuk menunaikan kewajiban yang telah Allah wajibkan,maka salah satu langkah kakinya akan menghapuskan dosa dan langkah kaki lainnya akan meninggikan derajatnya."(riwayat Muslim)
Beliau juga bersabda,"Setiap langkah berjalan untuk menunaikan shalat adalah sedekah."(riwayat Muslim)
Dalam hadist lain juga dijelaskan pahala dan ampunan itu juga berlaku untuk perjalanan pulang seseorang dari masjid ke rumahnya.
Sumber:Hidayatullah.com)
Friday, January 6, 2017
Manfaat buah kurma
1.Menguatkan sel-sel usus dan dapat membantu melancarkan saluran kencing karena mengandung serabut-serabut yang bertugas mengontrol laju gerak usus.
2.Menguatkan rahim dan memudahkan persalinan
BUah kurma matang sangat kaya dengan unsur kalsium dan besi.Oleh karena itu,sangat dianjurkan bagi perempuan yang sedang hamil dan yang akan melahirkan,bahkan Allah swt memerintahkan kepada Maryam Al-Adzra (perawan) untuk memakannya ketika sedang nifas (setelah melahirkan).Lihat surat Maryam:25-26
Kadar besi dan kalsium yang dikandung buah kurma matang dapat menggantikan tenaga ibu yang terkuras saat melahirkan serta membantu proses pembentukan air susu ibu.
Ruthab (kurma basah) mencegah terjadi pendarahan bagi perempuan-perempuan ketika melahirkan dan mempercepat proses pengembalian posisi rahim seperti sedia kala sebelum waktu hamil yang berikutnya.
3.Menenangkan sel-sel-saraf melalui pengaruhnya terhadap kelenjar gondok.Oleh karena itu,para dokter menganjurkan untuk memberikan beberapa buah kurma di pagi hari kepada anak-anak dan orang yang lanjut usia ,agar kondisi kijiwaannya lebih baik.
4.Buah kurma yang direbus dapat memperlancar saluran kencing.
5.Buah kurma Ajwah dapat digunakan sebagai alat ruqyah dan mencegah dari gangguan jin.
6.Cepat memulihkan kesegaran fisik orang yang berbuka puasa.Gula yang merupakan kabohidrat dalam kurma merupakan zat yang pertama kalli dibutuhkan orang berbuka puasa setelah melalui masa menahan makan dan minum.
7.Mencegah stroke.
Magnesium yang ada di kurma membantu untuk menurunkan tekanan darah tinggi,sehingga mengurangi resiko terkena stroke.
8.Menetralisasi asam.
Buah kurma kaya dengan zat garam mineral yang menetralisasi asam,seperti kalsium dan potasium.
9.Menyehatkan mata.Karena kurma mengandung vitamin A.
Sumber:infoherbalis.com
2.Menguatkan rahim dan memudahkan persalinan
BUah kurma matang sangat kaya dengan unsur kalsium dan besi.Oleh karena itu,sangat dianjurkan bagi perempuan yang sedang hamil dan yang akan melahirkan,bahkan Allah swt memerintahkan kepada Maryam Al-Adzra (perawan) untuk memakannya ketika sedang nifas (setelah melahirkan).Lihat surat Maryam:25-26
Kadar besi dan kalsium yang dikandung buah kurma matang dapat menggantikan tenaga ibu yang terkuras saat melahirkan serta membantu proses pembentukan air susu ibu.
Ruthab (kurma basah) mencegah terjadi pendarahan bagi perempuan-perempuan ketika melahirkan dan mempercepat proses pengembalian posisi rahim seperti sedia kala sebelum waktu hamil yang berikutnya.
3.Menenangkan sel-sel-saraf melalui pengaruhnya terhadap kelenjar gondok.Oleh karena itu,para dokter menganjurkan untuk memberikan beberapa buah kurma di pagi hari kepada anak-anak dan orang yang lanjut usia ,agar kondisi kijiwaannya lebih baik.
4.Buah kurma yang direbus dapat memperlancar saluran kencing.
5.Buah kurma Ajwah dapat digunakan sebagai alat ruqyah dan mencegah dari gangguan jin.
6.Cepat memulihkan kesegaran fisik orang yang berbuka puasa.Gula yang merupakan kabohidrat dalam kurma merupakan zat yang pertama kalli dibutuhkan orang berbuka puasa setelah melalui masa menahan makan dan minum.
7.Mencegah stroke.
Magnesium yang ada di kurma membantu untuk menurunkan tekanan darah tinggi,sehingga mengurangi resiko terkena stroke.
8.Menetralisasi asam.
Buah kurma kaya dengan zat garam mineral yang menetralisasi asam,seperti kalsium dan potasium.
9.Menyehatkan mata.Karena kurma mengandung vitamin A.
Sumber:infoherbalis.com
Wednesday, January 4, 2017
Kesan seorang ilmuwan barat tentang shalat
Dr.Alex Carrel adalah seorang ilmuwan Perancis yang pernah mendapat hadiah nobel bidang kedokteran pada tahun 1912.Menurutnya shalat mempunyai peranan penting terhadap kesehatan manusia.Berikut penuturannya:"Shalat menciptakan vitalitas yang menakjubkan terhadap organ dan anggota tubuh.Bahkan ia adalah pemicu energi terbesar yang diketahui hingga detik ini.Saya sering menyaksikan pasien-pasien yang sudah putus asa terhadap obat-obatan dalam menyembuhkan mereka,saya menyaksikan bagaimana shalat ikut campur tangan dan menyembuhkan mereka secara total.Shalat ibarat lempengan radium yang dianggap sebagai sumber cahaya yang melahirkan kehidupan.Saya telah menyaksikan peran shalat dalam menyembuhkan berbagai penyakit tuberkulosis peritoneal,radang tulang,luka bernanah,kanker dan sebagainya."
Waktu-waktu yang dianjurkan untuk bersiwak
Bersiwak adalah sunah Nabi yang sangat dianjurkan,karena bermanfaat bagi kesehatan mulut dan mengundang ridha Allah sebagaimana sabda beliau,"Bersiwak itu membersihka mulut dan mengundang ridha Allah."
Dalam penerapannya ada beberapa waktu yang utama untuk melakukan bersiwak,yakni:
1.ketika berwudhu
Berdasarkan hadist riwayat Abu Hurairah dari Nabi SAW,"Seandainya aku tidak memberatkan umatku,niscaya aku perintahkan mereka untuk bersiwak setiap kali berwudhu."
2.ketika hendak mendirikan shalat
Berdasarkan hadist riwayat Abu Hurairah dari Nabi SAW,"Seandainya aku tidak memberatkan umatku-atau memberatkan manusia-niscaya aku perintahkan mereka untuk bersiwak setiap kali (hendak)shalat."
3.ketika bangun dari tidur
Berdasrkan hadist riwayat Hudzaifah bahwa jika Rasulullah bangun pada waktu malam,beliau menggosok mulutnya dengan siwak.
4.ketika hendak masuk ke dalam rumah
Berdasarkan hadist riwayat Aisyah bahwa Rasulullah bila hendak masuk ke dalam rumah,beliau memulainya dengan bersiwak terlebih dahulu.
5.ketika hendak membaca Al-qur'an
Berdasarkan hadist riwayat Ali bahwa Rasulullah pernah bersabda,"Apabila seorang hamba bersiwak kemudian mendirikan shalat,maka malaikat berdiri dibelakangnya mendengar bacaannya.Mlaikat kemudian mendekat kepadanya-atau dengan kallimat sejenisnya-hingga dia meletakkan mulutnya diatas mulutnya.Tidak ada sesuatu dari al-qur'an yang keluar dari mulutnya kecuali merasuk ke dalam tenggorokan malaikat."Maka sucikanlah mulut kalian ketika akan membaca al-qur'an."
Waktu-waktu yang dianjurkan untuk bersiwak
Bersiwak adalah sunah Nabi yang sangat dianjurkan,karena bermanfaat bagi kesehatan mulut dan mengundang ridha Allah sebagaimana sabda beliau,"Bersiwak itu membersihka mulut dan mengundang ridha Allah."
Dalam penerapannya ada beberapa waktu yang utama untuk melakukan bersiwak,yakni:
1.ketika berwudhu
Berdasarkan hadist riwayat Abu Hurairah dari Nabi SAW,"Seandainya aku tidak memberatkan umatku,niscaya aku perintahkan mereka untuk bersiwak setiap kali berwudhu."
2.ketika hendak mendirikan shalat
Berdasarkan hadist riwayat Abu Hurairah dari Nabi SAW,"Seandainya aku tidak memberatkan umatku-atau memberatkan manusia-niscaya aku perintahkan mereka untuk bersiwak setiap kali (hendak)shalat."
3.ketika bangun dari tidur
Berdasrkan hadist riwayat Hudzaifah bahwa jika Rasulullah bangun pada waktu malam,beliau menggosok mulutnya dengan siwak.
4.ketika hendak masuk ke dalam rumah
Berdasarkan hadist riwayat Aisyah bahwa Rasulullah bila hendak masuk ke dalam rumah,beliau memulainya dengan bersiwak terlebih dahulu.
5.ketika hendak membaca Al-qur'an
Berdasarkan hadist riwayat Ali bahwa Rasulullah pernah bersabda,"Apabila seorang hamba bersiwak kemudian mendirikan shalat,maka malaikat berdiri dibelakangnya mendengar bacaannya.Mlaikat kemudian mendekat kepadanya-atau dengan kallimat sejenisnya-hingga dia meletakkan mulutnya diatas mulutnya.Tidak ada sesuatu dari al-qur'an yang keluar dari mulutnya kecuali merasuk ke dalam tenggorokan malaikat."Maka sucikanlah mulut kalian ketika akan membaca al-qur'an."
Hikmah dibalik "terpelesetnya" lidah sang penista
Diawal-awal hijrah dan terbentuknya masyarakat muslim di Madinah,segala karakter dan status keimanan tercampur di kota itu.Kaum muslimin bingung kepada siapa harus berhati-hati?kawan dan lawan menyatu tanpa bisa dibedakan.Hingga akhirnya,datanglah ancaman 3000 pasukan Quraisy dalam perang uhud,pada tahun 3 Hijriyah.
Mobilisasi untuk mempertahankan islam pun digelar,dan hasilnya terkumpul 1000 orang pasukan dari berbagai golongan yang menyatakan siap berangkat berjihad.Namun sebelum pasukan itu berangkat,Allah melakukan penyaringan terhadap pasukan itu,untuk memisahkan antara mereka yang benar-benar beriman dan mereka yang munafik.
Allah gentarkan hati kaum munafikin itu,hingga ditengah jalan sekitar sepertiga pasukan berbalik pulang dengan berbagai alasan.Di bawah kepamimpinan Abdullah bin Ubay bin Salul,kaum munafik menampakkan perilaku aslinya yang tidak komit terhadap perjuangan islam.
Penampakan sikap asli mereka itu,menjadikan Rasulullah dan para sahabat mengerti siapa mereka dan siapa yang munafik.Allah mengisyaratkan ini dalam firmanNya:"Allah tidak akan pernah membiarkan orang-orang yang beriman dalam keadaan kamu sekarang ini,,sehingga dia menyisihkan yang buruk (munafik) dari yang baik (mukmin).Dan Allah tidak akan memperlihatkan kepada kamu hal-hal yang ghaib,akan tetapi Allah memilih siapa yang dikehendakiNya diantara rasul-rasulNya.Karena itu berimanlah kepada Allah dan rasul-rasulNya;dan jika kamu beriman dan bertaqwa,maka bagimu pahala yang besar." (Ali Imran 3:179)
Sudah menjadi ketetapan Allah bahwa kita tidak bisa mengetahui yang ghaib.Isi hati manusia adalah rahasia seseorang dengan Tuhannya saja.Tapi pada saat Allah berkehendak menyingkapnya,Dia akan mewujudkan sebab-sebab yang mendorong siapa pun untuk bereaksi secara alamiah sesuai isi hatinya itu,tak terelakkan lagi.
Andai Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama tidak terpeleset lidahnya di kepulauan seribu,tidak mudah mengetahui siapa yang peduli pada agamanya dan siapa yang abai terhadap kitab sucinya,Al-qur'an.Kita pun tidak akan punya bukti nyata siapa yang mukmin yang jujur dan siapa yang munafik.Maka jangan menyangka peristiwa ini semat-mata buruk bagi kita.Karena dibalik peristiwa ini ada hikmah bagi kaum muslimin.Allah menyayangi umat islam disini,sehingga Dia tidak membiarkan kita berada dalam ketidakjelasan status sepeerti sebelumnya.
Sekarang,kita sudah bisa menyaksikan siapa saja yang berdiri bersama umat islam dan siapa pula yang justru bersama mereka pencela Al-qur'an.Umat juga menjadi sadar,media massa apa saja yang berpihak dan dimana posisi mereka.Andai Allah tidak memunculkan sebab ini,kita tidak mungkin mengerti isi hati mereka.Itu perkara ghaib bagi kita,tapi tidak bagi Allah begitu mudahnya Dia singkap topeng-topeng mereka sekarang.
Jadi,bersyukurlah.Allah telah menunjukkan jati diri kawan maupun lawan kaum muslimin yang sesungguhnya.Semoga kita dipilih olehNya menjadi bagian dari orang-orang yang berada di barisan RasulNya,yang membela kitab suciNya.Allah tidak tidur dan alam semesta tidak dilepaskan bergulir begitu saja.Dia terus memperhatikan kita dan mengendalikan urusan-urusan.Bila kaum munafiqun,kafirun,musyrikun itu punya rencana,maka sesungguhnya Allah juga punya rencana.Dan rencanaNya teramat teguh tak terkalahkan.
Sumber:pixabay
Mobilisasi untuk mempertahankan islam pun digelar,dan hasilnya terkumpul 1000 orang pasukan dari berbagai golongan yang menyatakan siap berangkat berjihad.Namun sebelum pasukan itu berangkat,Allah melakukan penyaringan terhadap pasukan itu,untuk memisahkan antara mereka yang benar-benar beriman dan mereka yang munafik.
Allah gentarkan hati kaum munafikin itu,hingga ditengah jalan sekitar sepertiga pasukan berbalik pulang dengan berbagai alasan.Di bawah kepamimpinan Abdullah bin Ubay bin Salul,kaum munafik menampakkan perilaku aslinya yang tidak komit terhadap perjuangan islam.
Penampakan sikap asli mereka itu,menjadikan Rasulullah dan para sahabat mengerti siapa mereka dan siapa yang munafik.Allah mengisyaratkan ini dalam firmanNya:"Allah tidak akan pernah membiarkan orang-orang yang beriman dalam keadaan kamu sekarang ini,,sehingga dia menyisihkan yang buruk (munafik) dari yang baik (mukmin).Dan Allah tidak akan memperlihatkan kepada kamu hal-hal yang ghaib,akan tetapi Allah memilih siapa yang dikehendakiNya diantara rasul-rasulNya.Karena itu berimanlah kepada Allah dan rasul-rasulNya;dan jika kamu beriman dan bertaqwa,maka bagimu pahala yang besar." (Ali Imran 3:179)
Sudah menjadi ketetapan Allah bahwa kita tidak bisa mengetahui yang ghaib.Isi hati manusia adalah rahasia seseorang dengan Tuhannya saja.Tapi pada saat Allah berkehendak menyingkapnya,Dia akan mewujudkan sebab-sebab yang mendorong siapa pun untuk bereaksi secara alamiah sesuai isi hatinya itu,tak terelakkan lagi.
Andai Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama tidak terpeleset lidahnya di kepulauan seribu,tidak mudah mengetahui siapa yang peduli pada agamanya dan siapa yang abai terhadap kitab sucinya,Al-qur'an.Kita pun tidak akan punya bukti nyata siapa yang mukmin yang jujur dan siapa yang munafik.Maka jangan menyangka peristiwa ini semat-mata buruk bagi kita.Karena dibalik peristiwa ini ada hikmah bagi kaum muslimin.Allah menyayangi umat islam disini,sehingga Dia tidak membiarkan kita berada dalam ketidakjelasan status sepeerti sebelumnya.
Sekarang,kita sudah bisa menyaksikan siapa saja yang berdiri bersama umat islam dan siapa pula yang justru bersama mereka pencela Al-qur'an.Umat juga menjadi sadar,media massa apa saja yang berpihak dan dimana posisi mereka.Andai Allah tidak memunculkan sebab ini,kita tidak mungkin mengerti isi hati mereka.Itu perkara ghaib bagi kita,tapi tidak bagi Allah begitu mudahnya Dia singkap topeng-topeng mereka sekarang.
Jadi,bersyukurlah.Allah telah menunjukkan jati diri kawan maupun lawan kaum muslimin yang sesungguhnya.Semoga kita dipilih olehNya menjadi bagian dari orang-orang yang berada di barisan RasulNya,yang membela kitab suciNya.Allah tidak tidur dan alam semesta tidak dilepaskan bergulir begitu saja.Dia terus memperhatikan kita dan mengendalikan urusan-urusan.Bila kaum munafiqun,kafirun,musyrikun itu punya rencana,maka sesungguhnya Allah juga punya rencana.Dan rencanaNya teramat teguh tak terkalahkan.
Sumber:pixabay
Tuesday, January 3, 2017
Pahala mandi pada hari jum'at
1.Diampuni dosa-dosanya
Abu bakar meriwayatkan,bahwa Rasulullah bersabda,"Semua dosa dan kesalahan orang yang mandi pada hari jum'at pasti dihapus."(Riwayat ath-Thabrani)
2.Dianggap senantiasa dalam keadaan bersuci selama sepekan
Abdullah bin Abi Qatadah meriwayatkan bahwa pada suatu hari jum'at dirinya didatangi ayahnya,sementara dia sedang mandi.Ayahnya bertanya,"Apakah mandimu ini mandi karena junub atau untuk sholat jum'at?"
Abdullauh menjawab,"Mandi karena junub."
Ayahnya berkata,"Mandilah sekali lagi.Aku pernah mendengar Rasulullah bersabda,'Orang yang mandi pada hari jum'at,maka dia dalam keadaan suci hingga jum'at berikutnya.' (Riwayat ath-Thabrani)
3.Pahalanya setara berpuasa dan shalat selama setahun
Aus bin Aus r.a beliau berkata,Rasulullah bersabda,"Barangsiapa yang mandi lalu berwudhu pada hari jum'at,lalu ia bersegera dan bergegas (untuk shalat),kemudian ia mendekat kepada imam dan diam (khusyuk) mendengarkan khutbah ,maka baginya (ada pahala) pada setiap langkah kaki yang ia langkahkan (setara pahala) berpuasa dan shalat setahun.Dan demikian ini adalah sesuatu yang mudah bagi Allah." (Riwayat Ahmad)
Abu bakar meriwayatkan,bahwa Rasulullah bersabda,"Semua dosa dan kesalahan orang yang mandi pada hari jum'at pasti dihapus."(Riwayat ath-Thabrani)
2.Dianggap senantiasa dalam keadaan bersuci selama sepekan
Abdullah bin Abi Qatadah meriwayatkan bahwa pada suatu hari jum'at dirinya didatangi ayahnya,sementara dia sedang mandi.Ayahnya bertanya,"Apakah mandimu ini mandi karena junub atau untuk sholat jum'at?"
Abdullauh menjawab,"Mandi karena junub."
Ayahnya berkata,"Mandilah sekali lagi.Aku pernah mendengar Rasulullah bersabda,'Orang yang mandi pada hari jum'at,maka dia dalam keadaan suci hingga jum'at berikutnya.' (Riwayat ath-Thabrani)
3.Pahalanya setara berpuasa dan shalat selama setahun
Aus bin Aus r.a beliau berkata,Rasulullah bersabda,"Barangsiapa yang mandi lalu berwudhu pada hari jum'at,lalu ia bersegera dan bergegas (untuk shalat),kemudian ia mendekat kepada imam dan diam (khusyuk) mendengarkan khutbah ,maka baginya (ada pahala) pada setiap langkah kaki yang ia langkahkan (setara pahala) berpuasa dan shalat setahun.Dan demikian ini adalah sesuatu yang mudah bagi Allah." (Riwayat Ahmad)
Monday, January 2, 2017
umat pertengahan,umat unggulan
"Dan demikian pula kami telah menjadikan kamu (umat islam) 'umat pertengahan' agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia dan agar rosul (muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu.(Al-Baqara [2]: 143) bnu Katsi dalam tafsirnya lebih cenderung mengartikan ummatan wasathan sebagai umat yang unggul atau umat pilihan.Ath-Thabari menafsirkan sebagai umat pertengahan. Mereka berada di antara dua himpitan.jika digabungkan di antara duapenafsir itu,maka didapat satu pemahaman bahwa umat islam adalah umat yang unggul karena posisi mereka yang slalu berada di tenggah.Secara,sederhana kaum Muslimin selalu menggambil salah satu diantara tiga posisidalam menyingkapi berbagai hal,terutama dalam hal diniyah.Sebagai mereka ada yang cenderung bersikap berlebih-lebihan yang memberatkan (tasyaddud).sebaliknya,ada juga yang bersikap meringan-ringankan (tasahhul).Sedangkan kelompok ideal yang dikehendaki Allah dan RasulNya adalah sikap ketiga,yaitu pertengahan (tawasuth) dalam din dan dunia.
Pada suatu hari Rasulullah mendengar kabar bahwa ada tiga orang laki-laki yang masing-masing mengikrarkan diri untuk bersikap tasyaddud.Lelaki pertama berjanji akan melaksanakan qiyamul lail sepanjang malam.Lelaki kedua berikrar akan membujang selamanya.Sedang lelaki ketiga akan berpuasa sepanjang tahun.Mengetahui hal tersebut,beliau bersabda,"Diantara kalian,aku adalah orang yang paling takut kepada Allah dan paling bertaqwa kepadaNya,tetapi aku puasa (disuatu hari) dan berbuka (tidak berpuasa) di hari yang lain.Aku shalat lail,tapi aku juga tidur (tidak sepanjang malam).Aku juga menikahi perempuan.Barangsiapa membenci sunnahku,maka mereka bukan golonganku."(Riwayat Bukhari)
Sikap Rasulullah tersebut sejalan dengan al-qur'an,"Katakanlah (hai Muhammad),Hai Ahli Kitab!janganlah kamu berlebih-lebihan dengan cara yang tidak benar dalam agamamu.Dan janganlah kamu mengikuti keinginan orang-orang tersesat dahulu dan (telah) menyesatkan banyak (manusia),dan mereka sendiri tersesat dari jalan yang lurus."(Al-Maidah 5:77)
Rasulullah bersabda,"Telah binasa orang yang berlebih-lebihan dalam beragama."perkataan tersebut diulang Rasulullah tiga kali.(Riwayat Muslim)
Lalu,apa yang mendorong sebagian kaum muslim bersikap berlebih-lebihan dalam beragama?pertama,karena alasan kebodohannya.kedangkalan ilmu dan wawasannya sering menjadi kendala mereka untuk mendapatkan tadzkirah.Kedua,bisa jadi karena fanatismenya.Orang yang sudah fanatik terhadap suatu hal biasanya cenderung tertutup.Mereka tidak mudah menerima pendapat kecuali yang berasal dari kelompoknya.
Jika islam sangat mengutuk dan membenci orang-orang yang berlebih-lebihan dalam beragama,maka hal yang sama berlaku pada mereka yang selalu meringan-ringankan urusan agama.Kelompok ini lebih memperturutkan hawa nafsu yang cenderung mencari yang mudah-mudah saja.Banyak ayat yang kemudian dipelintir sesuai seleranya.
Kelompok kedua ini lebih sering mengandalkan akal dari wahyu,bahkan wahyu pun cenderumg diakali.Jangankan ayat-ayat yang mutasyabihat,sedangkan yang nyata-nyata merupakan ayat muhkamat pun ditafsirkan sesuai selera hawa nafsunya.Inilah kenyataan yang dihadapi umat islam saat ini.Lalu ,ambilah jalan yang diridhai Allah.Ambilah jalan yang sesuai dengan ajaran Rasulullah saw,jadilah ummatan wasathan.
Sumber:unisci24
Pada suatu hari Rasulullah mendengar kabar bahwa ada tiga orang laki-laki yang masing-masing mengikrarkan diri untuk bersikap tasyaddud.Lelaki pertama berjanji akan melaksanakan qiyamul lail sepanjang malam.Lelaki kedua berikrar akan membujang selamanya.Sedang lelaki ketiga akan berpuasa sepanjang tahun.Mengetahui hal tersebut,beliau bersabda,"Diantara kalian,aku adalah orang yang paling takut kepada Allah dan paling bertaqwa kepadaNya,tetapi aku puasa (disuatu hari) dan berbuka (tidak berpuasa) di hari yang lain.Aku shalat lail,tapi aku juga tidur (tidak sepanjang malam).Aku juga menikahi perempuan.Barangsiapa membenci sunnahku,maka mereka bukan golonganku."(Riwayat Bukhari)
Sikap Rasulullah tersebut sejalan dengan al-qur'an,"Katakanlah (hai Muhammad),Hai Ahli Kitab!janganlah kamu berlebih-lebihan dengan cara yang tidak benar dalam agamamu.Dan janganlah kamu mengikuti keinginan orang-orang tersesat dahulu dan (telah) menyesatkan banyak (manusia),dan mereka sendiri tersesat dari jalan yang lurus."(Al-Maidah 5:77)
Rasulullah bersabda,"Telah binasa orang yang berlebih-lebihan dalam beragama."perkataan tersebut diulang Rasulullah tiga kali.(Riwayat Muslim)
Lalu,apa yang mendorong sebagian kaum muslim bersikap berlebih-lebihan dalam beragama?pertama,karena alasan kebodohannya.kedangkalan ilmu dan wawasannya sering menjadi kendala mereka untuk mendapatkan tadzkirah.Kedua,bisa jadi karena fanatismenya.Orang yang sudah fanatik terhadap suatu hal biasanya cenderung tertutup.Mereka tidak mudah menerima pendapat kecuali yang berasal dari kelompoknya.
Jika islam sangat mengutuk dan membenci orang-orang yang berlebih-lebihan dalam beragama,maka hal yang sama berlaku pada mereka yang selalu meringan-ringankan urusan agama.Kelompok ini lebih memperturutkan hawa nafsu yang cenderung mencari yang mudah-mudah saja.Banyak ayat yang kemudian dipelintir sesuai seleranya.
Kelompok kedua ini lebih sering mengandalkan akal dari wahyu,bahkan wahyu pun cenderumg diakali.Jangankan ayat-ayat yang mutasyabihat,sedangkan yang nyata-nyata merupakan ayat muhkamat pun ditafsirkan sesuai selera hawa nafsunya.Inilah kenyataan yang dihadapi umat islam saat ini.Lalu ,ambilah jalan yang diridhai Allah.Ambilah jalan yang sesuai dengan ajaran Rasulullah saw,jadilah ummatan wasathan.
Sumber:unisci24
Saturday, December 31, 2016
Pertobatan pembunuh 100 orang
Ada cerita hebat dari Nabi Muhammad saw.Beliau sangat ingin kita dapat mengambil pelajaran dari kisah ini supaya lita tidak mengulangi perbuatan salah dan dosa sseperti umat terdahulu.Nabi yang penuh kasih sayang ini sangat menginginkan kita mengikuti petunjuk yang benar.
Nabi mengisahkan ada seorang laki-laki yang telah membunuh 99 orang.Kemudian dia menyadari dan menyesali perbuatannya.Hatinya selalu gelisah.Dia merasa risau dan gundah atas dosanya.Hatinya tergerak untuk membersihkan dosa-dosanya,maka dia ingin mengadukan permasalahannya kepada seorang alim.Lalu dia berusaha mencari orang alim.
Akhirnya dai bertemu seorang rahib,yaitu pendeta (ahli ibadah) dari Bani Israil.Dia bertanya,"Sesungguhnya saya telah membunuh sembilan puluh sembilan orang,apakah jika saya bertobat akan diampuni?" Pendeta itu menjawab,"Tidak!" mendapat jawaban demikian dia sangat kecewa."Mengapa tidak ada kesempatan untuk bertobat?" batinnya.Maka dengan diliputi rasa putus asa pendeta itu dibunuhnya.Jadi,genaplah sudah dia telah membunuh seratus orang.
Namun,rupanya dalam hati kecilnya masih ada harapan untuk bisa bertobat.Maka,dia berusaha mencari orang alim lainnya.Dia berharap mendapatkan jawaban yang akan melegakan hatinya.Lantas dai bertemu dengan orang alim yang lain.Dia berujar,"Sesungguhnya saya telah membunuh seratus orang,apakah jika saya bertobat,saya diampuni?" orang alim itu menjawab,"Ya,jika kamu bersungguh-sungguh bertobat,maka akan diampuni oleh Allah."
Betapa senangnya dia.Harapannya untuk bertobat terpenuhi.Kemudian orang alim memberi nasihat,"Pergilah kamu ke kampung seberang,karena disana kamu akan bertemu dengan orang-orang saleh yang menyembah Allah.Maka sembahlah Allah dan beribadalah kepada Allah bersama mereka.Kamu jangan pulang ke kampungmu karena kampungmu adalah tempat yang jelek."
Dengan mantap dan penuh harapan di hatinya,dia pun berangkat menuju kampung saleh.Dia sudah tidak ingin kembali kembali ke kampungnya lagi.Namun ketika baru sampai separuh perjalanan,dia meninggal dunia.Kemudian terjadilah perdebatan antara Malaikat Rahmat dan Malaikat Azab.Laki-laki itu baru menempuh separuh perjalanan,apakah ia termasuk orang yang diterima tobatnya ataukah tidak?karena dia belum sampai kampung saleh untuk memperbaiki diri dan menyembah Allah bersama penduduk kampung itu.
Malaikat Rahmat berkata,"Dia datang dalam keadaan bertobat sepenuh hatinya kepada Allah.Tentu ia termasuk sebagai hamba yang diterima tobatnya." Namun Malaikat Azab mendebat dengan alasan,"Sesungguhnya dia belum melakukan kebaikan sama sekali.Berarti ia belum membuktikan amalannya berubah baik." lalu ada malaikat lain yang mendatangi mereka dengan menyamar sebagai manusia.Akhirnya mereka menjadikannya sebagai penengah atau hakim.Malaikat penyamar itu berkata,"Ukurlah jarak antara dua daerah ini.Kemana dia lebih dekat jaraknya,maka dia masuk ke daerah tersebut." Mereka pun mengukur.Ternyata jaraknya lebih dekat ke kampung saleh satu jengkal.Maka orang itu pun tergolong sudah masuk ke kampung saleh.Tanda tobatnya diterima.Lalu Malaikat Rahmat yang mengurusinya.
Subhanalallah,sungguh Allah Maha Pengampun.Walau dosa hamba-hambanya sangat besar,jika hambanya sungguh-sungguh bertobat,Allah akan mengampuni dosa-dosanya.Manusia adalah tempat salah dan lupa,namun sebaik-baik orang yang berdosa adalah mereka yang bertobat,dan Allah sangat merindukanucapan tobat kita.kisah diatas diangkat dari hadist riwayat Bukhari dan Muslim.
Sumber:mahir mendongeng,kak bimo
Nabi mengisahkan ada seorang laki-laki yang telah membunuh 99 orang.Kemudian dia menyadari dan menyesali perbuatannya.Hatinya selalu gelisah.Dia merasa risau dan gundah atas dosanya.Hatinya tergerak untuk membersihkan dosa-dosanya,maka dia ingin mengadukan permasalahannya kepada seorang alim.Lalu dia berusaha mencari orang alim.
Akhirnya dai bertemu seorang rahib,yaitu pendeta (ahli ibadah) dari Bani Israil.Dia bertanya,"Sesungguhnya saya telah membunuh sembilan puluh sembilan orang,apakah jika saya bertobat akan diampuni?" Pendeta itu menjawab,"Tidak!" mendapat jawaban demikian dia sangat kecewa."Mengapa tidak ada kesempatan untuk bertobat?" batinnya.Maka dengan diliputi rasa putus asa pendeta itu dibunuhnya.Jadi,genaplah sudah dia telah membunuh seratus orang.
Namun,rupanya dalam hati kecilnya masih ada harapan untuk bisa bertobat.Maka,dia berusaha mencari orang alim lainnya.Dia berharap mendapatkan jawaban yang akan melegakan hatinya.Lantas dai bertemu dengan orang alim yang lain.Dia berujar,"Sesungguhnya saya telah membunuh seratus orang,apakah jika saya bertobat,saya diampuni?" orang alim itu menjawab,"Ya,jika kamu bersungguh-sungguh bertobat,maka akan diampuni oleh Allah."
Betapa senangnya dia.Harapannya untuk bertobat terpenuhi.Kemudian orang alim memberi nasihat,"Pergilah kamu ke kampung seberang,karena disana kamu akan bertemu dengan orang-orang saleh yang menyembah Allah.Maka sembahlah Allah dan beribadalah kepada Allah bersama mereka.Kamu jangan pulang ke kampungmu karena kampungmu adalah tempat yang jelek."
Dengan mantap dan penuh harapan di hatinya,dia pun berangkat menuju kampung saleh.Dia sudah tidak ingin kembali kembali ke kampungnya lagi.Namun ketika baru sampai separuh perjalanan,dia meninggal dunia.Kemudian terjadilah perdebatan antara Malaikat Rahmat dan Malaikat Azab.Laki-laki itu baru menempuh separuh perjalanan,apakah ia termasuk orang yang diterima tobatnya ataukah tidak?karena dia belum sampai kampung saleh untuk memperbaiki diri dan menyembah Allah bersama penduduk kampung itu.
Malaikat Rahmat berkata,"Dia datang dalam keadaan bertobat sepenuh hatinya kepada Allah.Tentu ia termasuk sebagai hamba yang diterima tobatnya." Namun Malaikat Azab mendebat dengan alasan,"Sesungguhnya dia belum melakukan kebaikan sama sekali.Berarti ia belum membuktikan amalannya berubah baik." lalu ada malaikat lain yang mendatangi mereka dengan menyamar sebagai manusia.Akhirnya mereka menjadikannya sebagai penengah atau hakim.Malaikat penyamar itu berkata,"Ukurlah jarak antara dua daerah ini.Kemana dia lebih dekat jaraknya,maka dia masuk ke daerah tersebut." Mereka pun mengukur.Ternyata jaraknya lebih dekat ke kampung saleh satu jengkal.Maka orang itu pun tergolong sudah masuk ke kampung saleh.Tanda tobatnya diterima.Lalu Malaikat Rahmat yang mengurusinya.
Subhanalallah,sungguh Allah Maha Pengampun.Walau dosa hamba-hambanya sangat besar,jika hambanya sungguh-sungguh bertobat,Allah akan mengampuni dosa-dosanya.Manusia adalah tempat salah dan lupa,namun sebaik-baik orang yang berdosa adalah mereka yang bertobat,dan Allah sangat merindukanucapan tobat kita.kisah diatas diangkat dari hadist riwayat Bukhari dan Muslim.
Sumber:mahir mendongeng,kak bimo
UNESCO menangkan masjid Al-Aqsa
Lembaga urusan kebudayaan PBB,Unesco membuat gebrakan dengan merilis resolusi yang menyebut komlpleks masjid al-Aqsa hanya dengan nama islaminya dan tidak menggunakan nama yang diberikan Yahudi untuk tempat itu.
Resolusi itu menyebut kompleks masjid al-Aqsa dengan"Al-Aqsa Compound"atau"Al-Haram Al-Sharif"dan tidak menggunakan istilah Yahudi"Temple Mount",seperti yang selama ini dipakai.Dengan demikian UNESCO secara tidak langsung mengukuhkan ketrikatan muslim dengan Al-Quds dan menafikan kekuasaan Yahudi atas tempat tersebut.
Al-Haram Al-Sharif merupakan lahan dengan panjang sisi barat 491m,utara 310m,timur 462m,selatan 281m.Kawasan ini terletak dipuncak bukit dikota Al-Quds (Yerusalem).Ada dua bangunan penting umat islam disana,yaitu masjid Al-Aqsa (masjid Al-Qibly,yang merupakan kiblat pertama sebelum Ka'bah) dan Qubbah Al-Shakrah (bangunan berbentuk persegi delapan).
Al-Aqsa terletak di bagian pojok dari tembok selatan dan barat Al-Haram Al-Sharif.Bangunannya sederhana,berbentuk persegi dengan kubah berwarna abu-abu kusam.Dari segi arsitektur tidak menonjol sehingga mudah luput dari perhatian.Di bagian luar tembok sebelah barat masjid itu saat ini dijadikan pusat ibadah Yahudi,yang dikenal sebagai Wailing Wall (tembok sebelah barat).Jadi yang disebut masjidil Aqsa atau Haram Al-Sharif sesungguhnya adalah komplek seluas 14,4 hektar yang di dalamnya termasuk Jami'Al-Kabir atau masjid besar (berkubah hitam) dan Dome of the Rock atau juga dikenal Qubah Ash-Shakhra.
Kedua bangunan itu merupakan wujud asli hasil dari pembangunan besar-besaran di tahun 691 Masehi,dilakukan oleh pemerintahan khalifah Abdul Malik bin Marwan yang dilanjutkan anaknya Al-Walid.Khalifah Al-Walid ini juga yang tahun 705 M membeli gereja Damaskus dan mengubahnya jadi masjid Umawi di jantung ibukota Suriah.
Qubbah Al-Shakrah (kubah emas) terletak di bagian tengah Al-Haram Al-Sharif,utara Al-Aqsa.Bangunan itu lebih dikenal sebagai Dome of the rock,istilah yang dipopulerkan kaum non-muslim.Dari segi arsitektur bangunannya jauh lebih indah dibanding Al-Aqsa dan terlihat sangat menonjol dari kejauhan dengan kubah emasnya.Kelebihan ini menjadi alat Yahudi dan kelompok anti Palestina untuk mengalihkan perhatian orang dari masjid Al-Aqsa yang sesungguhnya.
Saat membicarakan Palestina mereka kerap menampilkan gambar Qubbah Al Shakrah,sehingga muslim yang tidak mengerti mengiranya sebagai bangunan masjid Al-Aqsa yang sesungguhnya.Tujuan lain penjajah Yahudi menginjak-injak area masjid al-aqsa,umat islam tidak akan protes dan diam saja,sebab area tersebut dianggap bukan masjid al-aqsa.Tipu muslihat itu cukup berhasil,sebab gambar Qubbah Al-Shakrah hingga saat ini menjadi lebih populer dibanding masjid Al-Aqsa.Orang Yahudi menyebut kawasan masjidil aqsa sebagai Temple Mount atau Noble Sanctuary,tempat suci yang diyakininya terdapat kuil-kuil kuno Yahudi.
Penjajah zionis yang memproklamirkan negara Yahudi Israael mencaplok kaawasan Al-Quds dari tangan Palestina saat perang enam hari tahun 1967.Dunia internasional mengecam dan tidak pernah mengakui penguasaan tanah itu oleh Israel.
Sumber:foreign policy journal
Resolusi itu menyebut kompleks masjid al-Aqsa dengan"Al-Aqsa Compound"atau"Al-Haram Al-Sharif"dan tidak menggunakan istilah Yahudi"Temple Mount",seperti yang selama ini dipakai.Dengan demikian UNESCO secara tidak langsung mengukuhkan ketrikatan muslim dengan Al-Quds dan menafikan kekuasaan Yahudi atas tempat tersebut.
Al-Haram Al-Sharif merupakan lahan dengan panjang sisi barat 491m,utara 310m,timur 462m,selatan 281m.Kawasan ini terletak dipuncak bukit dikota Al-Quds (Yerusalem).Ada dua bangunan penting umat islam disana,yaitu masjid Al-Aqsa (masjid Al-Qibly,yang merupakan kiblat pertama sebelum Ka'bah) dan Qubbah Al-Shakrah (bangunan berbentuk persegi delapan).
Al-Aqsa terletak di bagian pojok dari tembok selatan dan barat Al-Haram Al-Sharif.Bangunannya sederhana,berbentuk persegi dengan kubah berwarna abu-abu kusam.Dari segi arsitektur tidak menonjol sehingga mudah luput dari perhatian.Di bagian luar tembok sebelah barat masjid itu saat ini dijadikan pusat ibadah Yahudi,yang dikenal sebagai Wailing Wall (tembok sebelah barat).Jadi yang disebut masjidil Aqsa atau Haram Al-Sharif sesungguhnya adalah komplek seluas 14,4 hektar yang di dalamnya termasuk Jami'Al-Kabir atau masjid besar (berkubah hitam) dan Dome of the Rock atau juga dikenal Qubah Ash-Shakhra.
Kedua bangunan itu merupakan wujud asli hasil dari pembangunan besar-besaran di tahun 691 Masehi,dilakukan oleh pemerintahan khalifah Abdul Malik bin Marwan yang dilanjutkan anaknya Al-Walid.Khalifah Al-Walid ini juga yang tahun 705 M membeli gereja Damaskus dan mengubahnya jadi masjid Umawi di jantung ibukota Suriah.
Qubbah Al-Shakrah (kubah emas) terletak di bagian tengah Al-Haram Al-Sharif,utara Al-Aqsa.Bangunan itu lebih dikenal sebagai Dome of the rock,istilah yang dipopulerkan kaum non-muslim.Dari segi arsitektur bangunannya jauh lebih indah dibanding Al-Aqsa dan terlihat sangat menonjol dari kejauhan dengan kubah emasnya.Kelebihan ini menjadi alat Yahudi dan kelompok anti Palestina untuk mengalihkan perhatian orang dari masjid Al-Aqsa yang sesungguhnya.
Saat membicarakan Palestina mereka kerap menampilkan gambar Qubbah Al Shakrah,sehingga muslim yang tidak mengerti mengiranya sebagai bangunan masjid Al-Aqsa yang sesungguhnya.Tujuan lain penjajah Yahudi menginjak-injak area masjid al-aqsa,umat islam tidak akan protes dan diam saja,sebab area tersebut dianggap bukan masjid al-aqsa.Tipu muslihat itu cukup berhasil,sebab gambar Qubbah Al-Shakrah hingga saat ini menjadi lebih populer dibanding masjid Al-Aqsa.Orang Yahudi menyebut kawasan masjidil aqsa sebagai Temple Mount atau Noble Sanctuary,tempat suci yang diyakininya terdapat kuil-kuil kuno Yahudi.
Penjajah zionis yang memproklamirkan negara Yahudi Israael mencaplok kaawasan Al-Quds dari tangan Palestina saat perang enam hari tahun 1967.Dunia internasional mengecam dan tidak pernah mengakui penguasaan tanah itu oleh Israel.
Sumber:foreign policy journal
Thursday, December 29, 2016
(Umi Irena) dulu calon biarawati,kini pembina mualaf
Sejak kecil,Irena Handono ingin sekali menjadi seorang biarawati.Menurutnya,menjadi biarawati merupakan pekerjaan paling mulia,karena pengabdian total seluruh hidupnya hanya kepada Tuhan.Lahir di keluarga katolik yang taat,sedari usia sekolah dasar Irena sudah mengikuti kursus agama.Ketika remaja,ia pun aktif di keorganisasian gereja.Bahkan,pernah menjadi ketua presedium yunior ligio maria saat SMA.BAru setelah mempelajari materi agama perbandingan agama tatkala kuliah di Institut Filsafat dan teologi Bandung,Irena merasakan ketidakpuasan dengan keyakinannya.Termasuk dengan jawaban sang pastur mengenai Yesus dan Trinitas,yang menjadi sumber kegalauannya.
Mempelajari Al-qur'an justru membuat Irena mantap masuk islam.Awalnya,ia tergugah saat membaca surat Al-ikhlas,yang mengatakan bahwa Tuhan itu satu,tidak beranak,dan tidak pula diperanakan.
"Karena memang islam agama yang haq.kalau kitab yang sebelumnya yang saya yakini (bibel),itu ternyata ada campur tangan manusia,yang selalu berubah sesuai zamannya,"kata Irena.Setelah bersyahadat pada tahun 1983,Irena begitu giat mempelajari agama islam,bahkan hingga saat ini.Beberapa bidang yang menjadi konsernya antara lain,perbandingan agama,peradaban dan sejarah islam."Karena bagi kita menuntut ilmu itu hukumnya wajib sepanjang masih hidup,dari buaian hingga liang lahat,"ujar wanita yang akrab disapa Umi Irena.
Kini,mualaf kelahiran 20 Juli 1954 silam tersebut disibukkan dengan aktivitas berdakwah,demi menyampaikan kesempurnaan hukum Allah.Termasuk juga yang menjadi konsentrasi dakwahnya adalah menyerukan umat islam untuk bangkit."Mengingat bangsa ini penduduk muslim terbesar di dunia,tapi umatnya lemah tak berdaya,"ungkapnya.Atas kondisi itu,Irena mengaku prihatin.Menurutnya,ada ketimpangan di tubuh umat islam indonesia antara kuantitas dan kualitasnya.Oleh karenanya,ia senantiasa menyerukan agar kaum muslimin kembali ke ayat Allah,terutama ayat yang pertama kali turun,yakni Iqra'yang maknanya adalah membaca."tapi perintah membaca ini kan bukan sekedar membaca huruf saja.Tapi membaca maknanya untuk kemudian mengaplikasikannya,"pesannya.
Dengan belajar dan membaca,Irena sendiri sudah melahirkan kurang lebih 14 karya tulis,diantaranya berjudul;Membunuh dengan tersenyum,Waspadai pemurtadan,Islam dihujat,Paus sang pendiri kristen,dan Bibel bukan injil.
Selain berdakwah dan menulis buku,wanita yang memiliki nama asli Han Hoo Lie ini juga mendirikan Yayasan Irena Center,yang bergerak dalam kegiatan pembinaan umat islam,khususnya mualaf,pendidikan aqidah islam,serta pembinaan mental umat dan pelayanan sosial kemasyarakatan.Menurutnya,ada persoalan tersendiri pada umat islam dalam mengurusi mualaf.Meski senantiasa bersyukur dan welcome dengan saudara yang baru,tapi bagaimana membinanya,masih banyak muslim yang belum paham."ini masih persoala.tidak semua yang menyambut itu mengerti cara membina.Sehingga akibatnya diantara mualaf ada yang kembali ke agamanya semula,"tukasnya.Irena mengungkapkan,sejatinya jika kembali kepada sejarah,boleh dikatakan para sahabat Nabi juga mualaf.namun kenapa para sahabat dibina oleh rasulullah shalallahu'alaihi wasalam."Pertanyaan selanjutnya bagaimana cara rasulullahmembina?yakni melalui sentuhan aqidah,itu yang diutamakan,"jelas istri dari masruchin Yusufi ini."Kalau sekarang kan saat ada mualaf,yang pertama disuruh adalah yang adalah belajar baca tulis al-qur'an.Memang itu penting,tapi bukan itu yang harus didahulukan.Jadi mualaf itu harus tahu persis kenapa dia memilh islam,"sambung Irena.Sehingga,menurutnya,ketika seorang mualaf tidak paham kenapa memilih islam,dia bisa tergelincir kepada pemahaman semua agama adalah sama.Tak sdikit tantangan dalam membina mualaf,sebagaimana dialami daiyah kelahiran surabaya ini.Ada kasus seseorang masuk islam hanya karena ingin menikahi seorang muslimah,tapi setelah menikah dia kembali ke agamanya sebelumnya.juga kasus lainnya.
Karena,Irena sedang merintis Pondok Pesantren Mualaf.Ia berharap,dengan adanya ponpes mualaf tersebut,nantinya orang-orang yang baru memeluk islam bisa belajar dan paham tentang islam,serta tidak menyesali kenapa masuk islam.
"Yetapi mereka justru bersyukur sudah mendapat hidayah,"ucapnya.Kini di usianya yang mneginjak 62 tahun,Irena menyakini bahwa jalan dakwah tidaklah mudah,penuh liku dan tantangan.Namun ia berprinsip,bahwa setiap tantangan yang datang justru dijadikannya sebagai motivasi untuk tidak kenal menyerah."Tantangan justru semakin membuat Umi tegar."tandasnya.
Baginya,kalau islam jelek ,pasti tidak ada yang menghujat.Tapi karena islam itu mulia,maka banyak orang yang merasa tidak senang dengannya,terganggu,iri,bahkan sampai ada yang melancarkan serangan fitnah.
Sumber:Irena center
Mempelajari Al-qur'an justru membuat Irena mantap masuk islam.Awalnya,ia tergugah saat membaca surat Al-ikhlas,yang mengatakan bahwa Tuhan itu satu,tidak beranak,dan tidak pula diperanakan.
"Karena memang islam agama yang haq.kalau kitab yang sebelumnya yang saya yakini (bibel),itu ternyata ada campur tangan manusia,yang selalu berubah sesuai zamannya,"kata Irena.Setelah bersyahadat pada tahun 1983,Irena begitu giat mempelajari agama islam,bahkan hingga saat ini.Beberapa bidang yang menjadi konsernya antara lain,perbandingan agama,peradaban dan sejarah islam."Karena bagi kita menuntut ilmu itu hukumnya wajib sepanjang masih hidup,dari buaian hingga liang lahat,"ujar wanita yang akrab disapa Umi Irena.
Kini,mualaf kelahiran 20 Juli 1954 silam tersebut disibukkan dengan aktivitas berdakwah,demi menyampaikan kesempurnaan hukum Allah.Termasuk juga yang menjadi konsentrasi dakwahnya adalah menyerukan umat islam untuk bangkit."Mengingat bangsa ini penduduk muslim terbesar di dunia,tapi umatnya lemah tak berdaya,"ungkapnya.Atas kondisi itu,Irena mengaku prihatin.Menurutnya,ada ketimpangan di tubuh umat islam indonesia antara kuantitas dan kualitasnya.Oleh karenanya,ia senantiasa menyerukan agar kaum muslimin kembali ke ayat Allah,terutama ayat yang pertama kali turun,yakni Iqra'yang maknanya adalah membaca."tapi perintah membaca ini kan bukan sekedar membaca huruf saja.Tapi membaca maknanya untuk kemudian mengaplikasikannya,"pesannya.
Dengan belajar dan membaca,Irena sendiri sudah melahirkan kurang lebih 14 karya tulis,diantaranya berjudul;Membunuh dengan tersenyum,Waspadai pemurtadan,Islam dihujat,Paus sang pendiri kristen,dan Bibel bukan injil.
Selain berdakwah dan menulis buku,wanita yang memiliki nama asli Han Hoo Lie ini juga mendirikan Yayasan Irena Center,yang bergerak dalam kegiatan pembinaan umat islam,khususnya mualaf,pendidikan aqidah islam,serta pembinaan mental umat dan pelayanan sosial kemasyarakatan.Menurutnya,ada persoalan tersendiri pada umat islam dalam mengurusi mualaf.Meski senantiasa bersyukur dan welcome dengan saudara yang baru,tapi bagaimana membinanya,masih banyak muslim yang belum paham."ini masih persoala.tidak semua yang menyambut itu mengerti cara membina.Sehingga akibatnya diantara mualaf ada yang kembali ke agamanya semula,"tukasnya.Irena mengungkapkan,sejatinya jika kembali kepada sejarah,boleh dikatakan para sahabat Nabi juga mualaf.namun kenapa para sahabat dibina oleh rasulullah shalallahu'alaihi wasalam."Pertanyaan selanjutnya bagaimana cara rasulullahmembina?yakni melalui sentuhan aqidah,itu yang diutamakan,"jelas istri dari masruchin Yusufi ini."Kalau sekarang kan saat ada mualaf,yang pertama disuruh adalah yang adalah belajar baca tulis al-qur'an.Memang itu penting,tapi bukan itu yang harus didahulukan.Jadi mualaf itu harus tahu persis kenapa dia memilh islam,"sambung Irena.Sehingga,menurutnya,ketika seorang mualaf tidak paham kenapa memilih islam,dia bisa tergelincir kepada pemahaman semua agama adalah sama.Tak sdikit tantangan dalam membina mualaf,sebagaimana dialami daiyah kelahiran surabaya ini.Ada kasus seseorang masuk islam hanya karena ingin menikahi seorang muslimah,tapi setelah menikah dia kembali ke agamanya sebelumnya.juga kasus lainnya.
Karena,Irena sedang merintis Pondok Pesantren Mualaf.Ia berharap,dengan adanya ponpes mualaf tersebut,nantinya orang-orang yang baru memeluk islam bisa belajar dan paham tentang islam,serta tidak menyesali kenapa masuk islam.
"Yetapi mereka justru bersyukur sudah mendapat hidayah,"ucapnya.Kini di usianya yang mneginjak 62 tahun,Irena menyakini bahwa jalan dakwah tidaklah mudah,penuh liku dan tantangan.Namun ia berprinsip,bahwa setiap tantangan yang datang justru dijadikannya sebagai motivasi untuk tidak kenal menyerah."Tantangan justru semakin membuat Umi tegar."tandasnya.
Baginya,kalau islam jelek ,pasti tidak ada yang menghujat.Tapi karena islam itu mulia,maka banyak orang yang merasa tidak senang dengannya,terganggu,iri,bahkan sampai ada yang melancarkan serangan fitnah.
Sumber:Irena center
Tuesday, December 27, 2016
Putra-putri Rasulullah SAW
Kita sebagai umat islam mungkin tidak pernah tahu berapa anak yang pernah dimiliki oleh Rasulullah dari istri-istri beliau:
1.Al-Qasim
Putra Muhammad saw dari Khadijah.Ia dijuluki at-tahir.Setelah kelahiran Al-Qasim,Rasulullah sering dipanggil Abu Qasim,terutama oleh istrinya,Khadijah.Al-Qasim meninggal saat masih kecil,ketika zaman masih jahiliyah.
2.Abdullah
Putra Rasulullah dari Khadijah.Ia dijuluki at-tayyib.Ia juga meninggal saat masih kecil,ketika zaman masih jahiliyah.Juga tak ada peninggalan yang patut dicatat tentang Abdullah,Kematian Ai-Qasim dan Abdullah meninggalkan kesedihan mendalam di hati Rasulullah dan istrinya.
3.Zainab (wafat 8 H)
Putri sulung Rasulullah.Ia dipersunting oleh Abu'l-'ash bin'r-rabi'bin'abd syams.Ibunda Abu'l-'ash masih bersaudara dengan Khadijah.Ia seorang pemuda yang dihargai masyarakat karena kejujuran dan kesuksesannya dalam berniaga.Dari perkawinan ini,Zainab mendapatkan dua orang anak,yang perempuan bernama Umamah dan yang laki-laki bernama Ali.Ketika Muhammad diangkat menjadi Nabi dan Rasul,Zainab pun mengajak suaminya memeluk islam,tapi ditolak olehnya,sementara Zainab sendiri telah beriman,mengikuti sang ayah.Hingga kemudian islam mengharuskan Zainab hijrah dari Makkah ke Madinah.Zainab pun berpisah dengan sang suami karena sang suami tak mau ikutu ke Madinah.Saat meletus perang badar,pada 17 Ramadhan tahun 2,atau 13 maret 624,Abul'ash ikut mengangkat senjata bersama-sama kaum musyrikin Makkah melawan RAsulullah dan umat islam.Dalam perang tersebut,kaum musyrikin kalah dan Abu'l ash tertawan.Saat itulah,Rasulullah meminta kepadanya untuk menceraikan Zainab.Abu'l ash meluluskan permintaan ini dan bercerailah pasangan itu.Beberapa waktu kemudian,Abu'l ash mendapat hidayah .Dia masuk islam hingga akhir hayatnya.Pada masa pemerintahan khalifah Abu Bakar,Abu'l ash kembali menikah dengan Zainab secara islami.
4.Ruqaiah (wafat 2 H)
Putri kedua Rasulullah dari Khadijah.Ia dipersunting oleh Utbah bin Abu Lahab sewaktu masa jahiliyah.Ruqaiah lalu dicerai oleh Utbah atas perintah ayahnya Abu Lahab.Ruqaiah memeluk islam bersama ibunya,Khadijah.Kemudian,dia dikawini oleh Usman bin Affan,khalifah ketiga,dan ikut bersama suaminya hijrah ke Abessina (sekarang Eriteria).Setelah itu mereka kembali ke Madinah dan menetap disana.Dari perkawinannya dengan Usman,Ruqaiah dianugerahi seorang putra bernama Abdullah.Ruqaiah meninggal di Madinah pada tahun ke-2 Hijriah.
5.Ummi Kultsum (wafat 9 H)
Putri ketiga Rasulullah dari Khadijah.Ia dipersunting oleh Utaibah bin Abu Lahab pada masa jahiliah.Sama seperti kakaknya,Ruqaiah,Ummi Kultsum pun dicerai oleh Utaibah atas perintah Abu Lahab setelah turunnya Al-qur'an surat Al-Lahab ayat 1:"Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan sesungguhnya dai juga akan binasa."
Lalu,setelah Ruqaiah wafat pada tahun 2 H,Usman bin Affan menikahi Ummi Kultsum.Karena telah menikah dengan dua putri Rasulullah,Usman bin Affan digelari Zun Nuraini,yang artinya"memiliki dua cahay."setelah menikah ,Usman mengajak istrinya hijrah ke Madinah.Ummi Kultsum meninggal di Madinah pada tahun ke 9 Hijriah.
6.Fatimah (wafat 11 H)
Putri bungsu Rasulullah dari Khadijah.Dia lahir delapan tahun sebelum hijrahnya Muhammad ke Madinah.Sifat-sifat Fatimah mirip sekali dengan ayahnya.Karena itu,Rasulullah sangat mencintai Fatimah,melebihi putri-putrinya yang lain.
Fatimah menikah dengan Ali bin Abu Thalib pada usia 18 tahun.Dari perkawinan ini lahirlah lima orang anak,yakni Hasan,Husein,Muhsin,Ummi Kultsum dan Zainab.
Hasan,putra pertama fatimah,lahir pada tahun ketiga hijriah dan meninggal pada tahun ke 50 hijriah di Madinah.Tubuh dan parasnya mirip dengan Rasulullah.Dia diangkat sebagai khalifah sepeninggal ayahnya.
Husein,putra kedua Fatimah ,lahir pada tahun ke empat hijriah.Ia terbunuh dalam perang Karbala,10 Muharam 61 H (680 M) karena tak mau membaiat Yazid.Sedang Muhsin meninggal dunia sewaktu kecil.
Adapun Ummi Kultsum (wafat 75 H),setelah dewasa,menikah dengan Umar bin Khatab dan mempunyai anak bernama Zaid dan Ruqaiah.
Fatimah meninggal 6 bulan setelah wafatnya Rasulullah,pada usia 28 tahun,Ia dimakamkan oleh Ali suaminya,di Jaat ul Baqih,Madinah.
10.Ibahim (wafat 10 H)
Ia putra Rasulullah dari Mariah Qibtiah binti Syam'un (wafat 16 H/637M),seorang wanita asal Mesir yang dihadiahkan oleh Muqauqis,penguasa Mesir,kepada Rasulullah pada tahun 7 H,lalu dinikahi Rasulullah.
Ketika anaknya lahir dari rahi Mariah,Rasulullah langsung memberinya nama Ibrahim.Sebagaimana sabda Rasulullah yang diriwayatkan oleh Imam Muslim,"Dilahirkan untukku,pada malam ini,seorang putra,lalu saya memberikan nama baginya,nama ayahku,Ibrahim."Hadist ini kemudian dipakai oleh sebagian ulama untuk menganjurkan memberi nama anak persis setelah kelahiran.
Ibrahim hanya hidup selama 18 bulan.Pada saat Ibrahim meninggal terjadilah gerhana matahari.Orang-orang yang melihat fenomena ini langsung mengait-ngaitkannya dengan kematian putra Rasulullah tersebut.Maka Rasulullah segera berkata,"Sesungguhnya gerhana matahari dan bulan tidak terjadi karena kematian atau kelahiran seseorang,akan tetapi keduanya termasuk tanda-tanda kekuasaan Allah.Dengannya,Allah memperingatkan hamba-hambaNya." (HR Al Bukhari dan An Nasa'i)
1.Al-Qasim
Putra Muhammad saw dari Khadijah.Ia dijuluki at-tahir.Setelah kelahiran Al-Qasim,Rasulullah sering dipanggil Abu Qasim,terutama oleh istrinya,Khadijah.Al-Qasim meninggal saat masih kecil,ketika zaman masih jahiliyah.
2.Abdullah
Putra Rasulullah dari Khadijah.Ia dijuluki at-tayyib.Ia juga meninggal saat masih kecil,ketika zaman masih jahiliyah.Juga tak ada peninggalan yang patut dicatat tentang Abdullah,Kematian Ai-Qasim dan Abdullah meninggalkan kesedihan mendalam di hati Rasulullah dan istrinya.
3.Zainab (wafat 8 H)
Putri sulung Rasulullah.Ia dipersunting oleh Abu'l-'ash bin'r-rabi'bin'abd syams.Ibunda Abu'l-'ash masih bersaudara dengan Khadijah.Ia seorang pemuda yang dihargai masyarakat karena kejujuran dan kesuksesannya dalam berniaga.Dari perkawinan ini,Zainab mendapatkan dua orang anak,yang perempuan bernama Umamah dan yang laki-laki bernama Ali.Ketika Muhammad diangkat menjadi Nabi dan Rasul,Zainab pun mengajak suaminya memeluk islam,tapi ditolak olehnya,sementara Zainab sendiri telah beriman,mengikuti sang ayah.Hingga kemudian islam mengharuskan Zainab hijrah dari Makkah ke Madinah.Zainab pun berpisah dengan sang suami karena sang suami tak mau ikutu ke Madinah.Saat meletus perang badar,pada 17 Ramadhan tahun 2,atau 13 maret 624,Abul'ash ikut mengangkat senjata bersama-sama kaum musyrikin Makkah melawan RAsulullah dan umat islam.Dalam perang tersebut,kaum musyrikin kalah dan Abu'l ash tertawan.Saat itulah,Rasulullah meminta kepadanya untuk menceraikan Zainab.Abu'l ash meluluskan permintaan ini dan bercerailah pasangan itu.Beberapa waktu kemudian,Abu'l ash mendapat hidayah .Dia masuk islam hingga akhir hayatnya.Pada masa pemerintahan khalifah Abu Bakar,Abu'l ash kembali menikah dengan Zainab secara islami.
4.Ruqaiah (wafat 2 H)
Putri kedua Rasulullah dari Khadijah.Ia dipersunting oleh Utbah bin Abu Lahab sewaktu masa jahiliyah.Ruqaiah lalu dicerai oleh Utbah atas perintah ayahnya Abu Lahab.Ruqaiah memeluk islam bersama ibunya,Khadijah.Kemudian,dia dikawini oleh Usman bin Affan,khalifah ketiga,dan ikut bersama suaminya hijrah ke Abessina (sekarang Eriteria).Setelah itu mereka kembali ke Madinah dan menetap disana.Dari perkawinannya dengan Usman,Ruqaiah dianugerahi seorang putra bernama Abdullah.Ruqaiah meninggal di Madinah pada tahun ke-2 Hijriah.
5.Ummi Kultsum (wafat 9 H)
Putri ketiga Rasulullah dari Khadijah.Ia dipersunting oleh Utaibah bin Abu Lahab pada masa jahiliah.Sama seperti kakaknya,Ruqaiah,Ummi Kultsum pun dicerai oleh Utaibah atas perintah Abu Lahab setelah turunnya Al-qur'an surat Al-Lahab ayat 1:"Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan sesungguhnya dai juga akan binasa."
Lalu,setelah Ruqaiah wafat pada tahun 2 H,Usman bin Affan menikahi Ummi Kultsum.Karena telah menikah dengan dua putri Rasulullah,Usman bin Affan digelari Zun Nuraini,yang artinya"memiliki dua cahay."setelah menikah ,Usman mengajak istrinya hijrah ke Madinah.Ummi Kultsum meninggal di Madinah pada tahun ke 9 Hijriah.
6.Fatimah (wafat 11 H)
Putri bungsu Rasulullah dari Khadijah.Dia lahir delapan tahun sebelum hijrahnya Muhammad ke Madinah.Sifat-sifat Fatimah mirip sekali dengan ayahnya.Karena itu,Rasulullah sangat mencintai Fatimah,melebihi putri-putrinya yang lain.
Fatimah menikah dengan Ali bin Abu Thalib pada usia 18 tahun.Dari perkawinan ini lahirlah lima orang anak,yakni Hasan,Husein,Muhsin,Ummi Kultsum dan Zainab.
Hasan,putra pertama fatimah,lahir pada tahun ketiga hijriah dan meninggal pada tahun ke 50 hijriah di Madinah.Tubuh dan parasnya mirip dengan Rasulullah.Dia diangkat sebagai khalifah sepeninggal ayahnya.
Husein,putra kedua Fatimah ,lahir pada tahun ke empat hijriah.Ia terbunuh dalam perang Karbala,10 Muharam 61 H (680 M) karena tak mau membaiat Yazid.Sedang Muhsin meninggal dunia sewaktu kecil.
Adapun Ummi Kultsum (wafat 75 H),setelah dewasa,menikah dengan Umar bin Khatab dan mempunyai anak bernama Zaid dan Ruqaiah.
Fatimah meninggal 6 bulan setelah wafatnya Rasulullah,pada usia 28 tahun,Ia dimakamkan oleh Ali suaminya,di Jaat ul Baqih,Madinah.
10.Ibahim (wafat 10 H)
Ia putra Rasulullah dari Mariah Qibtiah binti Syam'un (wafat 16 H/637M),seorang wanita asal Mesir yang dihadiahkan oleh Muqauqis,penguasa Mesir,kepada Rasulullah pada tahun 7 H,lalu dinikahi Rasulullah.
Ketika anaknya lahir dari rahi Mariah,Rasulullah langsung memberinya nama Ibrahim.Sebagaimana sabda Rasulullah yang diriwayatkan oleh Imam Muslim,"Dilahirkan untukku,pada malam ini,seorang putra,lalu saya memberikan nama baginya,nama ayahku,Ibrahim."Hadist ini kemudian dipakai oleh sebagian ulama untuk menganjurkan memberi nama anak persis setelah kelahiran.
Ibrahim hanya hidup selama 18 bulan.Pada saat Ibrahim meninggal terjadilah gerhana matahari.Orang-orang yang melihat fenomena ini langsung mengait-ngaitkannya dengan kematian putra Rasulullah tersebut.Maka Rasulullah segera berkata,"Sesungguhnya gerhana matahari dan bulan tidak terjadi karena kematian atau kelahiran seseorang,akan tetapi keduanya termasuk tanda-tanda kekuasaan Allah.Dengannya,Allah memperingatkan hamba-hambaNya." (HR Al Bukhari dan An Nasa'i)
Sunday, December 25, 2016
Air mata penangkal api neraka
Pada suatu hari Aisyah radhiallahu'anha didatangi oleh tiga orang sahabat,yakni Atha,Ibnu Umar
dan Ubaid bin Amr.Merka bertiga memohon kepada Aisyah agar menceritakan hadist yang paling
menakjubkan tentang Nabi.
Izinkan kami disini sejenak dan ceritakanlah kepada kami perkara paling mempesona dari semua yang pernah engkau saksikan pada diri Nabi.Aisyah menarik nafas panjang.Kemudian terisak menahan tangis,ia berkata dengan suara lirih,"Ah,itu semua perilaku menakjubkan bagiku."
Masih dengan suara lirih,Aisyah bercerita,"Suatu malam,ketika dia tidur bersamaku dan kulitnya sudah bersentuhan dengan kulitku,dia berkata,'Ya Aisyah ,izinkan aku beribadah kepada Tuhanku'.
Aku berkata,'Sesungguhnya aku senang merapat denganmu,tetapi aku juga senang melihatmu beribadah kepada Tuhanmu'
Dia bangkit mengambil geraba air,lalu berwudhu.Ketika berdiri shalat,kudengar dia terisak-isak menangis hingga air matanya membasahi janggut.Kemudian dia bersujud dan menangis hingga
lantai pun basah oleh air mata.Lalu dia berbaring dan menangisnhingga datanglah Bilal untuk
memberitahukan datangnya waktu shubuh."
Aisyah melanjutkan,"Bilal berkata,'Ya Rasul Allah,kenapa engkau menangis padahal Allah telah ampuni dosa-dosamu baik yang terdahulu maupun yang akan datang?'
'Bukankah aku belum menjadi hamba yang bersyukur?'kata Rasulullah,'Aku menangis karena malam tadi Allah telah turunkan ayat kepadaku,'Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi serta pergantian malam dan siang benar-benar terdapat tanda-tanda bagi orang yang berakal.'
Kemudian Nabi bersabda,'Hai Bilal,tida yang mampu memadamkan neraka itu selain air mata.Celakalah orang yang membaca ayat ini namun tidak merenungkannya.'
Dalam kitab Mau'izhah dijelaskan bahwa pada hari kiamat akan terlontar api sebesar gunung dari neraka jahim.Api itu menuju umat Nabi Muhammad.Rasulullah berusaha menolaknya,tapi tak bisa.
Kemudian Nabi memanggil malaikat jibril,"Wahai jibril,sungguh api itu akan menuju umatku dan membakar mereka semua."
Malaikat jibril datang sambil membawa segelas air kemudian memberikannya kepada Rasulullah,
seraya berkata,"Wahai Rasulullah,ambilah air ini dan percikan ke api itu."
Rasulullah menerima gelas itu lalu memercikan airnya ke gumpalan api itu.Seketika api itu padam.
Beliau kemudian bertanya kepada jibril,air apakah gerangan itu yang dapat memadamkan api sebesar gunung?"Ini adalah kumpulan air mata umatmu yang takut kepada Allah Ta'ala dalam kesendirian.Tuhanmu telah memerintahkan aku untuk mengumpulkannya dan menyimpannya sampai kau memerlukannya untuk memadamkan api yang menuju umatmu,"jelas jibril.
Menangis bukanlah perbuatan yang tercela.Bukan pula indikasi kerapuhan jiwa.Malah sebaliknya,
menangis adalah wujud kepekaan hati,ketajaman jiwa dan kebeningan perasaaan.Orang yang sulit
menangis perlu waspada karena dikawatirkan hatinya telah keras,kering dan tak berperasaaan.
Sesungguhnya menangis karena takut kepada Allah mempunyai kedudukan yang tinggi.Rasulullah memasukkan orang yang demikian ke dalam kelompok tujuh golongan yang akan mendapat naungan Allah pada hari berbangkit kelak.
Kita mengenal Umar bin Khathab sebagai orang yang berkarakter keras.namun karakter kerasnya itu hanya tampak luarnya saja.Sesungguhnya Umar memiliki perasaan yang halus dan peka.
Setiap kali ada orang membacakan ayat Al-qur'an,dia akan khusyu mendengarkannya.Dan apabila mendengar bacaan ayat tentang siksa akhirat,hatinya sangat tergetar.Bahkan pernah pingsan.Seperti ketika ada orang membaca ayat:"Sesungguhnya siksa Tuhanmu pasti terjadi.Tidak seorang pun dapat menolaknya."(Ath-Thur:7-8)
Mendengar itu hati Umar tergetar,hingga kemudian jatuh dari kendaraannya,pingsan.Dia kemudian dibawa pulang oleh para sahabatnya.Konon sejak kejadian itu Umar tidak keluar rumah hingga sebulan.
Para sahabat Nabi adalah orang-orang yang bening hatinya,sehingga mudah tergetar apabila mengingat ke maha besaran dan ke maha perkasaan Allah.Mereka adalah orang-orang yang memilliki karakter sebagaimana digambarkan pada surat Maryam ayat 58:"Apabila dibacakan ayat-ayat Allah Yang Maha Pemurah kepada mereka,maka mereka menyungkur dengan bersujud dan menangis."
Semua yang ada dilangit dan dibumi bertasbih memujiNya,sebagaimana disebutkan dalam surat An-Nuur:41."Tidakkah engkau (Muhammad) tahu bahwa kepada Allah bertasbih apa yang ada dilangit dan dibumi,dan juga burung yang mengembangkan sayapnya.Masing-masing telah mengetahui (cara) berdoa dan bertasbih.Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan."
Begitu pula sel-sel dalam tubuh manusia juga senantiasa bertasbih kepadaNya.Mereka bertasbih dengan cara hidup dan beraktivitas mengikuti sistem yang diciptakan Ilahi.Setiap saat sel itu bergerak ,bekerja,membuat formasi dan melakukan segala aktifitas di dalam tubuh manusia yang kompleks namun dengan koordinasi yang harmonis.
Menariknya sel-sel tubuh manusia mampu melaksankan itu semua tanpa sedikitpun ada campur tangan dari manusia itu sendiri.Mereka melakukan itu semat-mata karena ada kekuatan yang Maha Agung nan Maha Dahsyat yang mempekerjakan mereka pagi siang malam sesuai dengan cetak birunya.Mengagumkan sekali,saat sel-sel tersebut bekerja terus menerus untuk mengabdi kepada RabbNya.
dan Ubaid bin Amr.Merka bertiga memohon kepada Aisyah agar menceritakan hadist yang paling
menakjubkan tentang Nabi.
Izinkan kami disini sejenak dan ceritakanlah kepada kami perkara paling mempesona dari semua yang pernah engkau saksikan pada diri Nabi.Aisyah menarik nafas panjang.Kemudian terisak menahan tangis,ia berkata dengan suara lirih,"Ah,itu semua perilaku menakjubkan bagiku."
Masih dengan suara lirih,Aisyah bercerita,"Suatu malam,ketika dia tidur bersamaku dan kulitnya sudah bersentuhan dengan kulitku,dia berkata,'Ya Aisyah ,izinkan aku beribadah kepada Tuhanku'.
Aku berkata,'Sesungguhnya aku senang merapat denganmu,tetapi aku juga senang melihatmu beribadah kepada Tuhanmu'
Dia bangkit mengambil geraba air,lalu berwudhu.Ketika berdiri shalat,kudengar dia terisak-isak menangis hingga air matanya membasahi janggut.Kemudian dia bersujud dan menangis hingga
lantai pun basah oleh air mata.Lalu dia berbaring dan menangisnhingga datanglah Bilal untuk
memberitahukan datangnya waktu shubuh."
Aisyah melanjutkan,"Bilal berkata,'Ya Rasul Allah,kenapa engkau menangis padahal Allah telah ampuni dosa-dosamu baik yang terdahulu maupun yang akan datang?'
'Bukankah aku belum menjadi hamba yang bersyukur?'kata Rasulullah,'Aku menangis karena malam tadi Allah telah turunkan ayat kepadaku,'Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi serta pergantian malam dan siang benar-benar terdapat tanda-tanda bagi orang yang berakal.'
Kemudian Nabi bersabda,'Hai Bilal,tida yang mampu memadamkan neraka itu selain air mata.Celakalah orang yang membaca ayat ini namun tidak merenungkannya.'
Dalam kitab Mau'izhah dijelaskan bahwa pada hari kiamat akan terlontar api sebesar gunung dari neraka jahim.Api itu menuju umat Nabi Muhammad.Rasulullah berusaha menolaknya,tapi tak bisa.
Kemudian Nabi memanggil malaikat jibril,"Wahai jibril,sungguh api itu akan menuju umatku dan membakar mereka semua."
Malaikat jibril datang sambil membawa segelas air kemudian memberikannya kepada Rasulullah,
seraya berkata,"Wahai Rasulullah,ambilah air ini dan percikan ke api itu."
Rasulullah menerima gelas itu lalu memercikan airnya ke gumpalan api itu.Seketika api itu padam.
Beliau kemudian bertanya kepada jibril,air apakah gerangan itu yang dapat memadamkan api sebesar gunung?"Ini adalah kumpulan air mata umatmu yang takut kepada Allah Ta'ala dalam kesendirian.Tuhanmu telah memerintahkan aku untuk mengumpulkannya dan menyimpannya sampai kau memerlukannya untuk memadamkan api yang menuju umatmu,"jelas jibril.
Menangis bukanlah perbuatan yang tercela.Bukan pula indikasi kerapuhan jiwa.Malah sebaliknya,
menangis adalah wujud kepekaan hati,ketajaman jiwa dan kebeningan perasaaan.Orang yang sulit
menangis perlu waspada karena dikawatirkan hatinya telah keras,kering dan tak berperasaaan.
Sesungguhnya menangis karena takut kepada Allah mempunyai kedudukan yang tinggi.Rasulullah memasukkan orang yang demikian ke dalam kelompok tujuh golongan yang akan mendapat naungan Allah pada hari berbangkit kelak.
Kita mengenal Umar bin Khathab sebagai orang yang berkarakter keras.namun karakter kerasnya itu hanya tampak luarnya saja.Sesungguhnya Umar memiliki perasaan yang halus dan peka.
Setiap kali ada orang membacakan ayat Al-qur'an,dia akan khusyu mendengarkannya.Dan apabila mendengar bacaan ayat tentang siksa akhirat,hatinya sangat tergetar.Bahkan pernah pingsan.Seperti ketika ada orang membaca ayat:"Sesungguhnya siksa Tuhanmu pasti terjadi.Tidak seorang pun dapat menolaknya."(Ath-Thur:7-8)
Mendengar itu hati Umar tergetar,hingga kemudian jatuh dari kendaraannya,pingsan.Dia kemudian dibawa pulang oleh para sahabatnya.Konon sejak kejadian itu Umar tidak keluar rumah hingga sebulan.
Para sahabat Nabi adalah orang-orang yang bening hatinya,sehingga mudah tergetar apabila mengingat ke maha besaran dan ke maha perkasaan Allah.Mereka adalah orang-orang yang memilliki karakter sebagaimana digambarkan pada surat Maryam ayat 58:"Apabila dibacakan ayat-ayat Allah Yang Maha Pemurah kepada mereka,maka mereka menyungkur dengan bersujud dan menangis."
Semua yang ada dilangit dan dibumi bertasbih memujiNya,sebagaimana disebutkan dalam surat An-Nuur:41."Tidakkah engkau (Muhammad) tahu bahwa kepada Allah bertasbih apa yang ada dilangit dan dibumi,dan juga burung yang mengembangkan sayapnya.Masing-masing telah mengetahui (cara) berdoa dan bertasbih.Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan."
Begitu pula sel-sel dalam tubuh manusia juga senantiasa bertasbih kepadaNya.Mereka bertasbih dengan cara hidup dan beraktivitas mengikuti sistem yang diciptakan Ilahi.Setiap saat sel itu bergerak ,bekerja,membuat formasi dan melakukan segala aktifitas di dalam tubuh manusia yang kompleks namun dengan koordinasi yang harmonis.
Menariknya sel-sel tubuh manusia mampu melaksankan itu semua tanpa sedikitpun ada campur tangan dari manusia itu sendiri.Mereka melakukan itu semat-mata karena ada kekuatan yang Maha Agung nan Maha Dahsyat yang mempekerjakan mereka pagi siang malam sesuai dengan cetak birunya.Mengagumkan sekali,saat sel-sel tersebut bekerja terus menerus untuk mengabdi kepada RabbNya.
Saturday, December 24, 2016
Belajar sedekah dari lebah
Tahukah anda bahwa ternyata lebah hanya mengambil 10% dari madu yang diproduksinya untuk
kebutuhan mereka sendiri,sedangkan 90% hasil produksi mereka disedaekahkan untuk pihak lain?
Dan siapakah pihak lain yang mengambil 90% dari hasil produksi mereka?
Ya,kita manusia adalah penerima sedekah dari lebah itu.Lebah memang diciptakan Allah untuk melayani manusia,sehingga patutlah kita bersyukur atas fasilitas yang Allah berikan melalui lebah ini
Selain madu,ada manfaat lain yang bisa kita petik dari fenomena lebah tersebut,yakni pelajaran tentang berbagi (bersedekah).
Ibarat seorang pekerja yang bekerja keras setiap hari,hingga memperoleh penghasilan yang begitu berlimpah,namun pekerja tadi hanya mengambil 10% dari pendapatannya,sedangkan 90%nya mereka berikan kepada pihak lain.
Mampukah kita sendiri melakukan hal itu?adakah diantara kita yang mau dan mampu berbagi 90% dari apa yang kita dapatkan?Mungkin belumlah kita sampai seperti itu keridhaannya untuk berbagi.
Tapi salah satu sahabat Rasulullah pernah melakukan tindakan sehebat lebah.Dialah Abu bakar Radhiyallahu'anhu yang pernah menginfakkan seluruh hartanya dalam perjuangan dijalan Allah.
Mari kita meniru azas manfaat dari lebah agar kita menjadi manusia yang lebih banyak memikirkan orang lain dan berbagi kepada orang lain.Insya Allah itu semua menjadikan kita justru semakin bahagia,sehat dan kaya.
Sumber:Dr.Zaidul akbar
Thursday, December 22, 2016
Maksiat
Maksiat adalah lawan dari taat,istiqomah dan takwa.Sikap wara adalah berhati-hati dari berbuat maksiat,Perbuatan maksiat sangat banyak ragam dan macamnya.
Melakukan perbuatan yang dilarang oleh Allah terhitung sebagai maksiat.Demikian pula meninggalkan perkara yang diperintah dan diwajibkan oleh Allah juga dianggap sebagai maksiat.Maka perbuatan dusta,ghiba,mengadu domba,mencuri,berzina,minum khomer,membunuh jiwa yang diharamkan Allah,sihir,makan riba,makan harta anak yatim,durhaka kepada kedua orang tua,berjudi dan lain sebagainya semua itu terhitung sebagai perbuatan maksiat kepada Allah.
Orang yang berbuat maksait adalah orang yang berbuat hal yang sia-sia,orang menyia-nyiakan waktu,yang berbuat jelek,pendosa.orang fasik dan orang yang mencampur aduk amal sholeh dengan amal buruk.Semua kriteria tersebut telah disebut dalam Al-qur'anul Karim.
BIla disebut istilah maksiat kepada Allah dan RasulNya bisa bermakna kufur dan berbuat fasik,demikian Ibnu Taimiyah mengatakan,"Dan barangsiapa yang mendurhakai Allah dan RasulNya maka sesungguhnya baginyalah neraka jahanam,mereka kekal di dalamnya selama-lamanya."(Al-Jin:23)
Maksiat yang pertama kali terjadi di langit adalah karena adanya sifat dengki (hasut).Ini adalah maksiatnya iblis ketika ia enggan bersujud kepada Adam as,dan tidak mau melaksankan perintah Allah serta menyombongkan diri,maka dari itu ia dihukumi sebagai golongan yang kafir kepada Allah.
Maksiat yang pertama kali terjadi di bumi adalah maksiat yang dilakukan putra Adam,ketika ia membunuh saudaranya juga terjadi karena sifat dengki.Ketika mereka berdua mempersembahkan qurban untuk Allah,Qurban yang pertama di terima sedangkan qurban yang lain ditolak oleh Allah,maka qurbannya yang ditolak muncul sifat dengki kepada saudaranya yang diterima qurbannya sehingga ia membunuhnya.
Di dalam kitab Al-jawabuk kafi,Ibnu Qoyyim Al-Jauziyah ,erinci dampak-dampak buruk dari perbuatan dosa dan maksiat terhadap kehidupan seorang hamba baik di dunia maupun di akhirat.Diantaranya;
1.Terhalang untuk mendapatkan keberkahan ilmu.Ilmu adalah cahaya yang dinyalakan Allah di dalam hati seorang hamba,dan maksiat mematikan cahaya tersebut.
2.Kegelisahan yang dirasakan pelaku maksiat di dalam hatinya,dan hilangnya ketenangan dari dalam hati
3.Allah akan mempersulit setiap urusan dalam hidupnya.
4.Menimbulkan sifat lemah baik pada agama dan badannya,sehingga pelaku maksiat terasa berat dan malas untuk melakukan ketaatan.
5.Maksiat menghilangkan keberkahan umur dan melenyapkan kebaikannya.
6.Perbuatan maksiat akan mengundang perbuatan maksiat lainnya,sebagaimana ketaatan akan mengundang ketaatan yang lain.
7.Maksiat akan menghalangi seseorang dari taubat kepada Allah dan pelaku maksiat akan menjadi tawanan bagi syaitan yang menguaasainya.
8.Maksiat yang dilakukan berulang-ulang akan menanamkan rasa cinta terhadap maksiat itu sendiri di dalam hati,sehingga pelaku maksiat akan merasa bangga dengan maksiat yang dia dilakukan.
9.Maksiat akan menghinakan dan menjatuhkan kedudukan seorang hamba di hadapan Tuhannya.
10.Akibat buruk dari maksiat akan menimpa semua makhluk;manusia,binatang dan tumbuh-tumbuhan.
11.Maksiat akan melahirkan kehinaan.
12.Maksiat bisa merusak akal pikiran dan menghilangkan kcerdasannya.
13.Maksiat dakan menutup mata hati,menyebabkan kerasnya hati,dan pelakunya dianggap sebagai orang yang lalai.
14.Maksiat mendatangkan laknat Allah dan RasulNya.
15.Maksiat akan menghalangi doa malaikat dan Rasulullah.
16.Maksiat menyebabkan kerusakan,keguncangan,gempa dan musibah.
17.Maksiat bisa mematikan semangat,menghilangkan rasa malu,membutakan mata hati.
18.Maksiat dan dosa bisa melenyapkan nikmat dan mendatangkan bencana.
19.Maksiat dan dosa akan meninggalkan tatanan masyarakat yang rusak ahklak dan agamanya.
Sumber:Hidayatullah
Melakukan perbuatan yang dilarang oleh Allah terhitung sebagai maksiat.Demikian pula meninggalkan perkara yang diperintah dan diwajibkan oleh Allah juga dianggap sebagai maksiat.Maka perbuatan dusta,ghiba,mengadu domba,mencuri,berzina,minum khomer,membunuh jiwa yang diharamkan Allah,sihir,makan riba,makan harta anak yatim,durhaka kepada kedua orang tua,berjudi dan lain sebagainya semua itu terhitung sebagai perbuatan maksiat kepada Allah.
Orang yang berbuat maksait adalah orang yang berbuat hal yang sia-sia,orang menyia-nyiakan waktu,yang berbuat jelek,pendosa.orang fasik dan orang yang mencampur aduk amal sholeh dengan amal buruk.Semua kriteria tersebut telah disebut dalam Al-qur'anul Karim.
BIla disebut istilah maksiat kepada Allah dan RasulNya bisa bermakna kufur dan berbuat fasik,demikian Ibnu Taimiyah mengatakan,"Dan barangsiapa yang mendurhakai Allah dan RasulNya maka sesungguhnya baginyalah neraka jahanam,mereka kekal di dalamnya selama-lamanya."(Al-Jin:23)
Maksiat yang pertama kali terjadi di langit adalah karena adanya sifat dengki (hasut).Ini adalah maksiatnya iblis ketika ia enggan bersujud kepada Adam as,dan tidak mau melaksankan perintah Allah serta menyombongkan diri,maka dari itu ia dihukumi sebagai golongan yang kafir kepada Allah.
Maksiat yang pertama kali terjadi di bumi adalah maksiat yang dilakukan putra Adam,ketika ia membunuh saudaranya juga terjadi karena sifat dengki.Ketika mereka berdua mempersembahkan qurban untuk Allah,Qurban yang pertama di terima sedangkan qurban yang lain ditolak oleh Allah,maka qurbannya yang ditolak muncul sifat dengki kepada saudaranya yang diterima qurbannya sehingga ia membunuhnya.
Di dalam kitab Al-jawabuk kafi,Ibnu Qoyyim Al-Jauziyah ,erinci dampak-dampak buruk dari perbuatan dosa dan maksiat terhadap kehidupan seorang hamba baik di dunia maupun di akhirat.Diantaranya;
1.Terhalang untuk mendapatkan keberkahan ilmu.Ilmu adalah cahaya yang dinyalakan Allah di dalam hati seorang hamba,dan maksiat mematikan cahaya tersebut.
2.Kegelisahan yang dirasakan pelaku maksiat di dalam hatinya,dan hilangnya ketenangan dari dalam hati
3.Allah akan mempersulit setiap urusan dalam hidupnya.
4.Menimbulkan sifat lemah baik pada agama dan badannya,sehingga pelaku maksiat terasa berat dan malas untuk melakukan ketaatan.
5.Maksiat menghilangkan keberkahan umur dan melenyapkan kebaikannya.
6.Perbuatan maksiat akan mengundang perbuatan maksiat lainnya,sebagaimana ketaatan akan mengundang ketaatan yang lain.
7.Maksiat akan menghalangi seseorang dari taubat kepada Allah dan pelaku maksiat akan menjadi tawanan bagi syaitan yang menguaasainya.
8.Maksiat yang dilakukan berulang-ulang akan menanamkan rasa cinta terhadap maksiat itu sendiri di dalam hati,sehingga pelaku maksiat akan merasa bangga dengan maksiat yang dia dilakukan.
9.Maksiat akan menghinakan dan menjatuhkan kedudukan seorang hamba di hadapan Tuhannya.
10.Akibat buruk dari maksiat akan menimpa semua makhluk;manusia,binatang dan tumbuh-tumbuhan.
11.Maksiat akan melahirkan kehinaan.
12.Maksiat bisa merusak akal pikiran dan menghilangkan kcerdasannya.
13.Maksiat dakan menutup mata hati,menyebabkan kerasnya hati,dan pelakunya dianggap sebagai orang yang lalai.
14.Maksiat mendatangkan laknat Allah dan RasulNya.
15.Maksiat akan menghalangi doa malaikat dan Rasulullah.
16.Maksiat menyebabkan kerusakan,keguncangan,gempa dan musibah.
17.Maksiat bisa mematikan semangat,menghilangkan rasa malu,membutakan mata hati.
18.Maksiat dan dosa bisa melenyapkan nikmat dan mendatangkan bencana.
19.Maksiat dan dosa akan meninggalkan tatanan masyarakat yang rusak ahklak dan agamanya.
Sumber:Hidayatullah
Wednesday, December 21, 2016
Khasiat buah zaitun
Zaitun adalah satu diantara nama buah yang disebut di dalam al-qur'an.Apa keistimewaan buah ini sehingga sampai ada lima ayat yang menyebut nama zaitun?
1.Memberikan kelembapan alami kulit
Zaitun banyak mengandung vitamin E yang dibutuhkan oleh kulit.
2.Mencegah penuaan dini
Kandungan asam linoleat di dalam minyak zaitun yang akan membantu menjaga kadar air pada kulit wajah,kulit agar tidak muncul keriput pada usia dini.Zaitun juga banyak mengandung antioksidan.
3.Menghilangkan noda jerawat
4.Anti inflamasi
Di dalam minyak zaitun dipenuhi oleh antioksidan jenis polifenol,yang membantu melindungi sel-sel dari ancaman kerusakan.Senyawa polifenol inilah yang mengandung sifat anti inflamasi (anti radang)
Para ilmuwan telah banyak melakukan penelitian pada efek polifenol ini,yang termasuk baik terhadap tulang dan kesehatan pencernaan.
5.Meningkatkan fungsi otak
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa minyak zaitun ini berpotensi terhadap peningkatan fungsi otak (kognitif) dan memori.
6.Mengontrol tekanan darah
Menambahkan minyak zaitun dalam diet sehari-hari lebih dari 6 bulan,yang berlanjut dengan perawatan biasa,dapat mengontrol tekanan darah seperti manfaat ketimun.Pada beberapa kasus yang ditemukan,baik yang bertekanan darah rendah atau tekanan darah tinggi benar-benar dapat menurunkan takaran obat atau menghilangkan sama sekali.Namun,jangan dilakukan tanpa pengawasan dokter.
7.Kolesterol baik
Minyak zaitun termasuk ke dalam daftar makanan bukan lemak jenuh dan mampu menurunkan kadar kolesterol buruk.
8.Pencegah kanker
Dari penelitian ditemukan bahwa mengkonsumsi minyak zaitun akan menurunkan resiko terhadap terjadinya kanker kolorektal.Selain itu,untuk wanita yang menyukai penggunaan minyak zaitun ini,diduga dapat memberikan penurunan terhadap resiko teerjadinya kanker payudara.
9.Pencegah stroke
10.Lotion rambut alami
11.melebatkan pertumbuhan rambut
Minyak zaitun juga dapat membantu problem rambut yang membutuhkan nutrisi untuk melebatkannya.
Segala puji bagi Allah yang telah menurunkan rahmatNya berupa buah zaitun yang banyak khasiatnya kepada kita.
Sumber:manfaat.co.id
1.Memberikan kelembapan alami kulit
Zaitun banyak mengandung vitamin E yang dibutuhkan oleh kulit.
2.Mencegah penuaan dini
Kandungan asam linoleat di dalam minyak zaitun yang akan membantu menjaga kadar air pada kulit wajah,kulit agar tidak muncul keriput pada usia dini.Zaitun juga banyak mengandung antioksidan.
3.Menghilangkan noda jerawat
4.Anti inflamasi
Di dalam minyak zaitun dipenuhi oleh antioksidan jenis polifenol,yang membantu melindungi sel-sel dari ancaman kerusakan.Senyawa polifenol inilah yang mengandung sifat anti inflamasi (anti radang)
Para ilmuwan telah banyak melakukan penelitian pada efek polifenol ini,yang termasuk baik terhadap tulang dan kesehatan pencernaan.
5.Meningkatkan fungsi otak
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa minyak zaitun ini berpotensi terhadap peningkatan fungsi otak (kognitif) dan memori.
6.Mengontrol tekanan darah
Menambahkan minyak zaitun dalam diet sehari-hari lebih dari 6 bulan,yang berlanjut dengan perawatan biasa,dapat mengontrol tekanan darah seperti manfaat ketimun.Pada beberapa kasus yang ditemukan,baik yang bertekanan darah rendah atau tekanan darah tinggi benar-benar dapat menurunkan takaran obat atau menghilangkan sama sekali.Namun,jangan dilakukan tanpa pengawasan dokter.
7.Kolesterol baik
Minyak zaitun termasuk ke dalam daftar makanan bukan lemak jenuh dan mampu menurunkan kadar kolesterol buruk.
8.Pencegah kanker
Dari penelitian ditemukan bahwa mengkonsumsi minyak zaitun akan menurunkan resiko terhadap terjadinya kanker kolorektal.Selain itu,untuk wanita yang menyukai penggunaan minyak zaitun ini,diduga dapat memberikan penurunan terhadap resiko teerjadinya kanker payudara.
9.Pencegah stroke
10.Lotion rambut alami
11.melebatkan pertumbuhan rambut
Minyak zaitun juga dapat membantu problem rambut yang membutuhkan nutrisi untuk melebatkannya.
Segala puji bagi Allah yang telah menurunkan rahmatNya berupa buah zaitun yang banyak khasiatnya kepada kita.
Sumber:manfaat.co.id
Subscribe to:
Posts (Atom)