Wednesday, October 11, 2017

Dendam

Bagaimana pandangan islam tentang dendam?Dendam merupakan perilaku yang dilarang oleh Allah swt.Sebaliknya,kita diperintahkan untuk menjadi orang yang pemaaf atas segala tindak kejahatan yang menimpa kita.Allah berfirman :
"...dann hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada.Apakah kamu tidak ingin bahwa Allah mengampunimu?Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (QS.An-Nur 24:22)
Sikap suka memaafkan kesalahan orang lain juga salah satu ciri taqwa,seperti firman Allah :
"...(surga itu) disediakan bagi orang-orang yang bertaqwa.(yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya),baik diwaktu lapang maupun sempit,dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain.Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan." (QS.Ali Imran 3:133-134)
Allah memerintahkan kita untuk menjadi pemaaf,seperti firman-Nya :
"Jadilah engkau pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang makruf serta berpalinglah dari orang-orang yang bodoh." (QS.Al-Araf 7:199)
Rasulullah telah memberikan banyak contoh perilaku pemaaf,bukan dendam,seperti.Ketika orang-orang Taif tidak menerima kehadiran Rasulullah dan para pengikutnya,bahkan rombongan Rasulullah disambut dengan lemparan batu,Malaikat Jibril menawari Rasulullah untuk menghancurkan kaum itu.Namun Rasulullah mencegah,bahkan mendoakan orang Taif itu sebagai berikut : "Ya Allah,berikanlah petunjuk atas kaumku,karena sesungguhnya mereka itu belum mengetahui."
Betapa mulianya akhlak Rasulullah,sehingga walaupun banyak kesempatan,Rasulullah tidak membalas dendam kepada yang telah menyakitinya.Karena itu,Rasulullah berpesan agar kita mampu menahan diri dari amarah.Karena manusia seperti itulah sesungguhnya orang yang kuat,seperti tercantum dalam hadist Nabi : "Dari Abu Hurairah r.a. sesungguhnya Rasulullah saw beersabda,'Bukan orang yang kuat orang yang menang (hebat) pukulannya.Sesungguhnya orang yang kuat adalah orang yang mampu mengekang nafsunya ketika marah (dengan tidak punya dendam)." (HR.Bukhari-Muslim)

Monday, October 9, 2017

Ajaran islam tentang hasad

Kata lain hasad adalah hasut yang berarti dengki atau iri hati.Hasad tumbuh dihati seseorang apabila ia tidak senang pada keberhasilan orang lain.Sikap ini biasanya di dahului oleh sikap yang menganggap diri paling hebat dan paling berhak mendapatkan segala yang terbaik.Ketika melihat orang lain yang kebetulan lebih beruntung,ia merasa disaingi.Jadi,pada dasarnya hasad ini juga berasal dari sikap membesarkan diri atau sombong.
Hasad termasuk akhlak yang mazmmumah (tercela).Karena itu,Allah melarang kita untuk mempunyai sifat hasad.Jauhkan diri kita dari sifat hasad.Ketika saudara,teman kita mendapatkan kenikmatan dari Allah kita harusnya ikut bersyukur.Kita ikut mendoakan,semoga kenikmatan yang diterimanya bermanfaat untuk dunia dan akhirat.Jangan kita doakan jelek.Larangan Allah untuk tidak beersikap hasad tercantum dalam firman-Nya :
"Dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang dikaruniakan Allah kepada sebagian kamu lebih banyak dari sebagian yang lain.(karena) bagi orang laki-laki ada bahagian dari pada apa yang mereka usahakan,dan bagi para wanita(pun) ada bahagian dari apa yang mereka usahakan,dan mohonlah kepada Allah sebagian dari karuni-Nya.Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu."(QS.An-Nisa 4:32)
Bahkan kita disuruh berlindung kepada Allah dari kejahatan orang yang dengki,seperti firman Allah:
"Dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki."(QS.Al-Falaq 113:5)
Rasulullah juga berpesan kepada kita untuk tidak sampai berbuat hasad,seperti sabdanya : Dari Abi Hurairah ra sesungguhnya Nabi bersabda,"Takutlah kamu akan hasad.Maka sesungguhnya hasad itu membakar kebaikan seperti halnya api membakar kayu bakar." (HR.Abu Dawud)

Saturday, October 7, 2017

Belajar untuk sabar

Sabar adalah tabah dalam menghadapi kehidupan dengan tetap mengikat hati kepada Allah.Sabar sangat dianjurkan oleh agama.Dengan kesabaran ,seseorang akan selalu ingat dengan kuasa Allah dalam kondisi apapun.
Sabar bukan perkara ringan.Ia merupakan perbuatan yang sangat berat.Oleh karena itu kita selalu diperintahkan untuk bersabar."Wahai orang-orang yang beriman!mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shala.Sungguh,Allah beserta orang-orang yang sabar." (QS.Al-Baqarah :153)
Allah akan memberikan banyak cobaan bagi hamba-Nya.Namun kabar gembira bagi orang yang bisa bersabar."Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepada kalian,dengan sedikit ketakutan,kalparan,kekurangan harta,jiwa dan buah-buahan.Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar." (Al-Baqarah :155)
Sabar bisa dibagi tiga macam :
1. Sabar ketika menjalani penderitaan.Orang yang terkena musibah atau bencana,membutuhkan kesabaran.Dengan sifat sabar ini,hatinya akan selalu terpaut dengan Allah.Ia percaya bahwa segalanya datang dari Allah dan akan kembali kepada Allah
2. Sabar dalam melakukan ketaatan.Beribadah apapun bentuknya,baik puasa,shalat,zakat ataupun haji membutuhkan kesabaran.Tanpa sifat ini,ibadah akan sulit untuk dilakukan.Dalam ibadah haji bahwa Allah melarang kita untuk saling mencerca guna melatih sifat sabar ini.Maka tidak boleh rafats (bicara kotor),berbuat fasik dan berbantah-bantahan di dalam masa mengerjakan haji.
3. Sabar ketika berupaya menjauhi maksiat.Orang yang biasa minum khamar,akan sangat berat untuk meninggalkan kebiasaan buruknya.Hanya sifat sabar yang bisa menjadi pendorong dirinya sehingga dia tidak minum khamar kembali.demikian juga dengan upaya meninggalkan perbuatan maksiat lainnya.Semoga kita menjadi hamba Allah yang sabar.

Tidak boleh meratapi mayat

Abdullah Ibnu Mas'ud r.a. berkata : "Nabi saw. bersabda : Bukan dari golongan kami,orang yang menampar pipi dan merobek-robek pakaian serta menjerit-jerit seperti orang jahiliyah." (HR.Bukhari dan Muslim)
Rasulullah saw menandaskan,bahwa orang yang menampar pipinya,atau merobek-robek bajunya serta meratapi orang yang meninggal dunia,bukanlah dari golongan kaum muslimin,karena perbuatan-perbuatan itu menunjukkan tidak menyerahkan diri kepada ketetapan Allah,alias tidak mau menerima atas takdir Allah.
Yang dimaksud dengan sabda Nabi saw "Bukan dari golongan kami",tidak memberikan pengertian bahwa orang itu keluar dari agama islam.Karena perbuatan maksiat,tidak mengeluarkan seseorang dari agama islam.Atau Nabi saw bermaksud dengan sabdanya itu,ialah menandaskan bahwa orang tersebut,dipandang tidak mau meneladani atau mencontoh Nabi saw dan para sahabatnya dan tidak pula mengikuti sunnahnya.
Adapun yang dimaksud dengan "Da'wal jahiliyah" seruan jahiliyah ialah :meratapi mayat dan meminta kecelakaan serta kebinasaan diri lantaran duka cita yang disebabkan kematian seseorang.Dikehendaki dengan jahiliyah,ialah kebiasaan-kebiasaan yang berlaku dan berkembang sebelum islam,seperti meratapi orang yang meninggal dunia.
Adapun sebabnya perbuatan-perbuatan itu diharamkan,ialah karena perbuatan-perbuatan itu menunjukkan ketidak relaan dengan takdir Allah.Maka apabila dipandang halal dan diketahui haramnya,yang demikian karena panas hati kepada apa yang telah terjadi,maka orang yang melakukan dipandang keluar dari agama islam.
Hadist ini memberikan pengertian,bahwa manampar-nampar pipi,merobek-robek baju dan menyebut perkataan-perkataan yang biasa disebut orang-orang jahiliyah lantaran kematian seseorang,seperti meraung-raung atau meratapi mayat,hukumnya haram.Dan kalau yang demikian itu dipandang atau dianggap halal (yang melakukan tidak berdosa),maka orang yang berbuat demikian dipandang keluar dari agama islam.
Sumber : H.Imanan

Larangan menikahi wanita musyrik

"Dan janganlah kamu menikahi wanita-wanita musyrik,sebelum mereka beriman.Sesungguhnya wanita budak yang mukmin lebih baik dari wanita musyrik,walaupun dia menarik hatimu.dan jangan kamu menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita mukmin) sebelum mereka beriman.Sesungguhnya budak yang mukmin lebih baik dari orang musyrik,walaupun dia menarik hatimu.mereka mengajak ke neraka,sedang Allah mengajak ke surga dan ampunan dengan izin-Nya.Dan Allah menerangkan ayat-ayat-Nya (perintah-perintah-Nya) kepada manusia supaya mereka mengambil pelajaran."(QS.Al-Baqarah:221)
   Ayat diatas merupakan bagian dari kelompok ayat yang memberikan tuntunan kepada manusia tentang pembinaan kehidupan keluarga dalam islam.Dalam pandangan umum keluarga merupakan unit terkecil dari masyarakat yang minimal terdiri dari suami dan istri.Pada ayat ini Allah memberikan tuntunan bagaimana memilih pasangan,suami atau istri yang menjadi cikal bakal dari sebuah keluarga.
   Pemilihan pasangan suami istri merupakan suatu hal yang penting untuk menjadi bahan pertimbangan dalam membentuk rumah tangga.Karena kekuatan bangunan rumah tangga itu sangat tergantung pada suami dan istri,sebagai pilar utamanya.
   Pilar ini harus kuat agar bangunan rumah tangga tetap berdiri kokoh dalam menghadapi persoalan hidup.Kekuatan itu,tidak terletak pada kecantikan dan ketampanan,karena keduanya akan pudar dimakan waktu dan juga bersifat relatif.Bukan pula karena harta kekayaan,karena harta kekayaan itu akan mudah datang dan pergi.Dan bukan pula karena kedudukan dan status sosial,karena ini juga akan berubah sejalan dengan perubahan yang terjadi di masyarakat.Kekuatan pilar utama itu akan ditemukan pada kekuatn iman dan kekuatan dalam menjalankan tuntunan Allah swt.Oleh karena itu tuntunan pertama dan utama yang diberikan oleh Allah kepada manusia untuk mendirikan rumah tangga adalah keimanan.
    Adapun sebab turunnya ayat 221 ini,menurut riwayat yang dikeluarkan oleh Ibnu Mundzir,Ibnu Hatim dan Al-Wahidi yang bersumber dari Al-Muqatil adalah yang berkenaan dengan Ibnu Abi Mirtsad Al-Ghanawi yang meminta izin kepada Rasulullah saw untuk menikahi Anaq,seorang wanita Quraisy yang miskin tapi cantik,namun masih musyrik.Sedangkan Ibnu Abi Mirtsad adalah seorang muslim.Lalu Allah menurunkan ayat ini.(Ali Ibnu Ahmad Al-Wahidi al-Ansyaburi,Asybab Al-Nuzul (Kairo:Maktabah Al-Manar,th 1388 H/1968 M)hal.39).
     Kata al-musyrikat yang berarti perempuan-permpuan musyrik dan kata al-musyrikin yang berarti laki-laki musyrik,merupakan bentuk jamak dari al-musyrik yang berarti orang yang menyekutukan Allah dengan selain-Nya atau orang yang melakukan suatu kegiatan dengan tujuan utama ganda,kepada Allah dan kepada selain-Nya,misalnya ahlul kitab.
     Dalam Qs At-Taubah :29-30 dijelaskan bahwa diantara kelompok ahlul kitab adalah penganut Yahudi dan Nasrani.Orang-orang Yahudi mempercayai bahwa Uzair adalah anak Allah,demikian juga orang-orang Nasrani yang mempercayai Isa Al-Masih adalah anak Allah juga.Inilah yang menjadi dasar bagi segolongan ulama untuk mengatakan bahwa yang dimaksud dengan al-musrikat dan al-musyrikin dalam ayat tersebut adalah mencakup ahlul kitab.
     Diantara alasan para ulama yang mengelompokkan Yahudi dan Nasrani sebagai ahlul kitab yang melakukan perbuatan syirik adalah firman Allah dalam Qs.At-Taubah :31,yang artinya :"Maha Suci Dia (Allah) dari apa yang mereka persekutukan." dan surat An-Nisaa :48,yang artinya :"Sesungguhnya Allah tidak mengampuni (dosa) karena mempersekutukan-Nya dan Dia mengampuni dosa yang selain itu bagi yang dikehendaki."
     Menurut pendapat ini,kalau mereka bukan termasuk orang musyrik tentulah Allah akan mengampuni mereka.Namun sebagian besar mufasir mempunyai pandangan lain.Menurut mereka yang dimaksudkan musyrikat dan musyrikin adalah musyrikat Arab yang tidak memiliki kitab,dan mereka adalah para penyembah berhala.Karena inilah makna yang dipakai oleh Al-Qur'an untuk pengertian musyrik.
     Dengan demikian,orang Yahudi yang menyatakan bahwa Uzair adalah anak Allah dan orang Nasrani mengatakan bahwa Isa Al-Masih anak Allah dan masih mempercayai trinitas,yang oleh islam dinilai telah mempersekutukan Allah,namun Al-Qur'an tidak menyebutkan mereka adalah orang musyrik,tetapi menyebut mereka sebagai ahlul kitab.Sebagaimana dinyatakan dalam firman Allah Qs.Al-Baqarah :105 yang artinya :"Orang-orang kafir dari ahlul kitab dan orang-orang musyrik tidak menginginkan diturunkannya suatu kebaikan dari Tuhanmu." 
     Dari firman Allah dalam Qs.Al-Bayyinah :1 :"Orang-orang kafir dari golongan ahlul kitab dan orang-orang musyrik tidak akan meninggalkan agama mereka sebelum datang kepada mereka bukti yang nyata." 

Sumber :Ad-Dakwah

Friday, October 6, 2017

Cara Rasul mengkonsumsi makanan

      Dalam hal mengkonsumsi makanan,Nabi menawarkan tips atau etikanya,diantaranya :
1. Sebelum makan hendaknya membaca bismillah.Rasulullah saw bersabda "Sesungguhnya setan menginginkan agar makanan itu dimakan tanpa bacaan bismillah."(HR.Muslim)
2. Biasakanlah mengkonsumsi makanan menggunakan tangan kanan "Apabila seseorang makan,maka makanlah dengan tangan kanan,dan apabila minum minumlah dengan tangan kanan,karena setan makan dan minum dengan tangan kiri."(HR.Muslim)
3. Bila makan sebaiknya anda duduk.Kata nabi:"Sesungguhnya aku ini adalah hamba yang makan sebagaimana hamba yang lainmakan dan aku duduk sebagaimana hamba lain duduk."(HR.Abdurrazaq)
4. Jangan mengkonsumsi makanan yang masih panas,sebab sabda Nabi saw:"Sesungguhnya makanan yang masih panas tidak mempunyai berkah.Dan sesungguhnya Allah tidak memberikan api kepada kita,maka dinginkanlah makanan itu."(HR.Baihaqi dari Abu Hurairah)
5. Rasulullah biasa makan dengan tiga jarinya,terkadang dengan empat jari.Beliau tidak tidak pernah makan dengan dua jari."Sesungguhnya yang demikian itu (makan dengan dua jari) adalah cara makan setan."(HR.Daruquthni)
6. Bila anda makan,sebaiknya mengambil makanan sisa dipiring dengan jari-jari.Sabda Nabi :"Makanan yang terakhir adalah yang banyak berkahnya."(HR.Al-Bazzar dan Thabrani)
7. Nabi juga biasa menjilati jari jemari dan piring selepas makan,hingga jari-jarinya nampak merah.Dalam sebuah hadist disebutkan;"Apabila seseorang selesai makan,maka janganlah dia membersihkan tangannya sebelum mengulumnya."(HR.Muslim)
Demikianlah adab mengkonsumsi makanan menurut Rasulullah saw.Semoga dengan mengikuti beliau,kita mendapatkan pahala sunnahnya dan keberkahan dari Allah swt.

Ilmu dicabut dengan wafatnya ulama meski ada buku

    Rasulullah bersabda,"Sesungguhnya Allah Ta'alatidak menggenggam ilmu dengan sekali pencabutan,mencabutnya dari hamba-Nya.Namun Dia menggenggam ilmu dengan mewafatkan para ulama.Sehingga,jika tidak disisakan seorang ulama,manusia merujuk kepada orang-orang bodoh.Mereka bertanya,maka mereka (orang-orang bodoh) itu berfatwa tanpa ilmu.Maka mereka tersesat dan menyesatkan."(Riwayat Al Bukhari)
    Imam Ahmad menyebutkan bahwa hadist ini disampaikan Rasulullah ketika haji wada.Di riwayat lain disebutkan bahwa seorang badui bertanya kepada Rasulullah,"Wahai Nabi Allah,bagaimana ilmu diangkat sedangkan ada pada kami mushaf-mushaf,dan kami telah belajar darinya apa yang ada didalamnya dan kami mengajarkan istri-istri,anak-anak dan para pembantu kami?"
     Maka,Rasulullah mendongakkan wajah dan beliau marah lalu bersabda,"ini orang-orang Yahudi dan nasrani ada pada mereka lembaran-lembaran,mereka tidak mempelajari darinya mengenai apa yang datang kepada mereka dan para nabi mereka".
     Al Munawi menyatakan bahwasanya hadist diatas menunjukkan bahwa adanya buku-buku setelah ilmu diangkat dengan meninggalnya para ulama,buku-buku itu tidak berguna apapun bagi orang yang bodoh.(Faidh Al Qadir 2:274)
     Imam As Syatibi juga menyatakan bahwa dimasa lalu,ilmu itu ada di dada para ulama,kemudian berpindah ke buku-buku,namun kuncinya masih ditangan para ulama.(Al Muwafaqat 1:31)

Sumber:Sholah Salim

Thursday, October 5, 2017

Tokoh dan ilmuwan muslim yang terkenal

Islam memerintahkan umatnya agar menguasai ilmu pengetahuan.Perintah diatas dapat dipahami karena hanya orang-orang yang berilmulah yang akan benar-benar menjadi khalifah (penguasa) dunia ini.Dengan ilmu Allah mengangkat derajat mereka beberapa tingkat.
Dengan dasar itulah bermunculan tokoh dan para ahli ilmu pengetahuan dari kalangan umat islam.Mereka yang ahli dalam ilmu pengetahuan dan namanya tercatat dalam tinta emas sejarah dalam bidang kedokteran,matematika,biologi dan sejarah.
1. ibnu sina
    Ibnu sina mempunyai nama lengkap Abu Ali Al-Husaini bin Abdullah bin Sina (wafat tahun 428 H/1037 M).Beliau dibesarkan di lembah sungai dajlah dan furat,ditepi selatan laut kaspia,kawasan bukhara.Ketika masih kecil beliau telah hafal Al-Qur'an,menguasai tata bahasa arab (nahwu saraf) serta mendalami ilmu fikih.Ia belajar ilmu mantik pada seorang guru filsafat,bahkan gurunya terkejut karena kecerdasannya.Pada usia 17 tahun,ia telah memahami seluruh teori kedokteran melebihi siapapun.Oleh karena itu,Ibnu Sina diangkat menjadi penasihat para dokter yang praktik pada masa itu.Ibnu Sina terkenal sebagai Bapak Kedokteran Dunia.Bukunya yang terkenal ialah Qanun Fit-Tib (dasar-dasar ilmu kedokteran) yang menjadi rujukan utama dunia kedokteran saat itu.Sarjana-sarjana barat sangat mengenal beliau dan menyebutnya dengan Avicena.
2. Ibnu Rusyd
     Nama asli Ibnu Rusyd adalah Abdul Walid Muhammad bin Ahmad bin Rusyd.Beliau lahir diujung barat negeri islam ,yaitu Kordoba,Spanyol.Beliau wafat pada tahun 595 H/1198 M dalam usia 72 tahun di Maroko.Tiga bulan setelah dimakamkan,kerangkanya dipindahkan di makam keluarga di Kordoba.
     Ibnu Rusyd dibesarkan dalam keluarga yang teguh menegakkan agama dan berpengetahuan luas.Neneknya seorang ahli fikih dan tokoh politik yang berpengaruh serta hakim agung di Andalusia.Ayahnya Abu Qosim Ahmad juga hakim di negeri ini.
     Ibnu Rusyd muda belajar matematika,astronomi,filsafat dan kedokteran antara lain kepada Ibnu Basykawal,Ibnu Masarroh dan Abu Jafar Harun.Di barat beliau lebih dikenal sebagai ahli dan tokoh di bidang kedokteran dengan karyanya Al-Kulliyyat yang telah diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa.Atas kepandaiannya inilah maka pada tahun 1182 M,ia diangkat sebagai dokter pribadi khalifah di Maroko.
     Pemikiran-pemikiran Ibnu Rusyd sangat berpengaruh di negara-negara Eropa,terutam dikalangan kampus/universitas.Karyanya menjadi bahan kajian ilmiah yang utama.Beliau dikenal dengan nama Averus.
3. Ar-Razi
     Ar-Razi bernama lengkap Abu Bakar Muhammad bin Zakaria Ar-Razi.Di dunia barat dikenal dengan nama Rhazes.Beliau lahir di Ray,dekat Teheran pada tahun 251 H dan wafat pada tahun 320 H.Beliau terkenal sebagai dokter pertama dalam pengobatan secara ilmu jiwa,yakni pengobatan yang dilakukan dengan memberi sugesti bagi para penderita psikosomatis (penderita gangguan emosional dan mental).
4. Al-Khawarizmi
     Al-Khawarizmi hidup dari tahun 780-850 M.Beliau adalah peletak dasar ilmu matematika dengan karyanya yang terkenal Al-Jabru wal Muqabbala.Dari buku itu kita mengenal ilmu aljabar yang diajarkan di berbagai sekolah dunia yang kini diubah menjadi matematika,Beliau inilah yang menemukan angka nol.Beliau juga dikenal sebagai Bapak Aljabar.
5. Jamsyid Giatsuddin  Al-Kasyi
     Jamsyid hidup pada abad ke tujuh di kota Samarkand,salah satu propinsi di Uzbekistan.Jamsyid adalah ulama yang sangat pandai dalam bidang agama dan ilmu pengetahuan.Beliau seorang profesor dalam bidang matematika dan astronomi di universitas Samarkand.Beliaulah peletak dasar aritmatik (ilmu hitung) yang dilakukan atas dasar slide rule yang dianggap sebagai penemuan ilmiah paling penting dalam matematika pada abad sekarang ini.Buku karangannya yang terkenal adalah Makhtutu Miftahil Hisab.
6. Sabit bin Qurrah Al-Hirany
     kitab karangannya yang terkenal adalah Hisabul Ahillah dan Kitabul Adad
7. Ibnu Haitsam
     Kitab karangannya yang terkenal adalah :
- Qaulun fi Halli Masalatil Adadiah
- Muqaddimah Dalilul Musaba
- Ta'liqun fil Jabr
8. As-Simay
     As-Simay adalah seorang yang ahli dalam bidang biologi.Salah satu buku hasil karya beliau yang terkenal adalah Kitabun Nabati wasy Syujjar.Buku ini mengupas masalah biologi,terutama bidang tumbuh-tumbuhan dan pepohonan.
9. Ibnul Awwan
     Ibnu Awwan adalah seorang yang ahli dalam bidang biologi,khususnya bidang pertanian.Bukunya yang terkenal adalah Al-Fallah
10. Al-Jahiz
       Al-Jahiz seorang yang ahli dalam bidang biologi,khususnya bidang ilmu hewan.Karyanya yang terkenal adalah Al-Hayawan.
11. Abu Abdillah Al-Qazwaini
       Abu Abdillah Al-Qazwaini dilahirkan pada abad ke tujuh hijriyah.Beliau terkenal sebagai seorang ulama dan ahli dalam bidang sejarah.Kitab yang dikarangnya merupakan kitab yang terbaik pada masanya dengan judul Asarul Bilad wa Akhbarul Ibad.Beliau meneliti sesuai dengan judul kitabnya,yaitu tabiat negara atau daerah dan apa yang terkenal,disamping menyelidiki keadaan penduduk dan kehidupannya.Al-Qazwaini juga telah mendahului ilmu modern dalam rincian ilmiah pada kitabnya itu.   
12. Abu Ar-Raihan Al-Bairuni
       Al-Bairuni dilahirkan pada tahun 364 Masehi dan hidup selama 75 tahun.Beliau telah menyusun kitab Al-Atsar Al-Baqiah yang merupakan kitab pertama di dunia yang meneliti tentang sejarah,perbedaan bulan,penanggalan,sebab,dan cara mengistinbatkannya.Kitab lain yang terkenal adalah Tahqiqu Ma Lil Hindi Min Ma'qulah Maqbulatun Fi'Aqli Au Marzulah,dianggap kitab yang mengadakan studi tentang India secara lengkap.Di dalamnya di jelaskan sifat-sifat alamnya,tanahnya,cuacanya,adat penduduknya,pertumbuhannya,dan asal usulnya.

perbedaan zuhud dan hubbuddunya

Zuhud dari segi bahasa artinya meninggalkan,tidak menyukai,atau menjauhkan diri.Zuhud dalam pengertian istilah adalah kondisi mental yang tidak mau terpengaruh oleh harta dan kesenangan duniawi dalam mengabdikan diri kepada Allah swt.
Dengan pengertian tersebut orang yang zuhud bukan berarti orang yang menjauhkan diri dari urusan dunia,tidak mau harta atau tidak mau mencari harta,karena selagi kita masih hidup di dunia harta tetap diperlukan.Juga bukan berarti orang yang zuhud itu orang yang miskin.Orang yang kaya pun bisa menjadi orang yang zuhud,tergantung bagaimana harta itu mempengaruhi pengabdiannya kepada Allah swt.Jika orang yang kaya menganggap hartanya itu sebagai sarana untuk beribadah dan berdakwah serta dia tidak mencintai dunia (hubbuddunya) secara berlebihan serta hartanya bukan menjadi tujuan hidupnya,tetap yang menjadi tujuan hidupmya adalah Allah,orang itu tetap seorang yang zuhud.
Orang yang hubbuddunya digambarkan oleh Allah dalam Al-Qur'an Surah Al-Humazah sebagai orang yang senang mencela dan mengumpulkan harta.Setiap hari yang dipikirkan hanya uang dan uang,alias harta dunia.Dia terus menerus mengumpulkan harta untuk ditumpuk,tanpa mau manafkahkan dijalan Allah.Dia mengumpulkan dan menghitung-hitung harta yang karenanya dia memjadi kikir.
Imam Al-Gazali membagi zuhud tiga bagian,yaitu:
1. meninggalkan sesuatu karena menginginkan sesuatu yang lebih baik daripadanya
2. meninggalkan keduniaan karena mengharap sesuatu yang bersifat keakhiratan
3. meninggalkan segala sesuatu selain Allah swt karena mencintai-Nya

Dalam sejarah kita mengetahui bahwa beberapa sahabat Nabi Muhammad saw,seperti Abu Bakar As-Siddiq,Ustman bin Affan,Abdur Rahman bin Auf adalah orang-orang kaya.Nabi Sulaiman as juga seorang nabi dan raja yang sangat kaya.Apakah mereka bukan orang-orang yang zuhud?.Harta yang dimiliki oleh sahabat para nabi itu diperoleh dari bekerja dengan cara yang benar,halal,tidak ada unsur penipuan,pembohongan,dan sebagainya.Kemudian harta yang mereka miliki bukan untuk disombongkan,tidak untuk dipamerkan tetapi dinafkahkan dijalan Allah,misalnya untuk beribadah,menyantuni kaum duafa dan mendukung perjuangan dan dakwah islam.Pengabdiannya kepada Allah swt tidak terpengaruh sama sekali oleh hartanya.Karena itu,biarpun mereka kaya,mereka tetap hidup dalam keadaan zuhud.
Berbeda dengan Tsa'labah yang ketika miskin dia selalu salat berjamaah di saf pertama bersama Rasulullah.Tetapi ketika sudah menjadi kaya dia lupa berjamaah,bahkan ketika ayat tentang zakat disampaikan kepadanya,dia engfan membayarnya.Tsa'labah adalah contoh orang yang hubbuddunya.Dia terpengaruh oleh hartanya dalam pengabdiannya kepada Allah bahkan tidak mau membayar zakat yang diwajibkan kepadanya.Kita diperinyahkan oleh Allah swt untuk berperilaku zuhud,yaitu tidak silau melihat gebyarnya dunia.Karunia Allah berupa kehidupan akhirat yang membahagiakan kita lebih baik dan lebih kekal,Firman Allah swt :
"Dan janganlah kamu tujukan kedua matamu kepada apa yang telah Kami berikan kepada golongan-golongan dari mereka,sebagai bunga kehidupan dunia untuk Kami cobai mereka dengannya.Dan karunia Tuhan kamu adalah lebih baik dan lebih kekal." (QS.Taha 20:131) dan Firman Allah yang lainnya,yaitu :
"Janganlah kamu sekali-kali terpedaya oleh kegiatan orang-orang kafir (yang bergerak) di dalam negeri.Itu hanyalah kesenangan sementara,kemudian tempat tinggal mereka ialah jahanam,dan jahanam itu adalah tempat yang seburuk-buruknya." (QS.Ali Imran 3:196-197)
Ayat-ayat diatas merupakan perintah Allah agar kita bersifat zuhud,yakni tidak silau melihat kehidupan.Kitapun tidak boleh terpedaya dan tidak boleh iri melihat keberhasilan orang-orang kafir dalam hal duniawi.Orang-orang yang beriman justru banyak di uji oleh Allah dengan ujian-ujian yang berat.Ujian itu tujuannya agar iman kita semakin kuat.

Kitab-kitab Allah yang pernah diturunkan ke bumi


            Sudah banyak kitab yang diturunkan Allah kepada Rasul-Nya.Akan tetapi,dari kitab-kitab itu yang wajib diketahui oleh orang yang beriman ada empat,yaitu :

1.Taurat
    Taurat adalah kitab yang diturunkan kepada Nabi Musa as sebagai pedoman hidup bagi kaum Bni Israil.Firman Allah swt :
"Dan kami berikan kepada Musa,kitab (Taurat) dan kami jadikan kitab Taurat itu petunjuk bagi kaum Bani Israil (dengan firman),'janganlah kamu mengambil penolong selain Aku." (QS.Al-Isra 17:2)
Adapun isi Kitab Taurat yangb juga dikenal dengan the ten commandments (sepuluh perintah Tuhan),yaitu :
- jangan ada padamu Tuhan lain dihadirat-Ku
- jangan membuat patung ukiran dan jangan pula menyembah patung karena aku Tuhan       Allahmu
- jangan kamu menyebut Tuhan Allahmu dengan sia-sia
- ingatlah kamu akan hari Sabat (sabtu),supaya kamu sucikan dia
- berilah hormat kepada bapak ibumu
- jangan membunuh sesama manusia
- jangan berzina
- jangan mencuri
- jangan menjadi saksi palsu
- jangan berkeinginan memiliki hak orang lain

2.Zabur
      Zabur adalah kitab yang diturunkan kepada Nabi Daud as untuk dijadikan pedoman hidup bagi kaumnya,Firman Allah swt :
"Dan Tuhanmu lebih mengetahui siapa yang (ada) dilangit dan dibumi.Dan sesungguhnya telah kami lebihkan sebagian nabi-nabi itu atas sebagian (yang lain),dan Kami berikan Zabur kepada Daud." (QS.Al-Isra: 17:55)
Kitab Zabur/Mazmur berisi kumpulan nyanyian pujian kepada Allah atas segala nikmat ilahiah.Di dalamnya juga berisi zikir,doa,nasihat,dan hikmah.Menurut orang-orang Yahudi dan Nasrani.Kitab Zabur sekarang ada pada Perjanjian Lama,yang terdiri atas 150 pasal.

3.Injil
       Injil adalah kitab yang diturunka kepada Nabi Isa as sebagai pedoman dan petunjuk hidup bagi Bani Israil.Firman Allah swt :
"Dan kami iringka jejak mereka (nabi-nabi bani israil) dengan Isa putra Maryam,membenarkan kitab yang sebelumnya,yaitu Taurat.Dan kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil,sedang didalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi),dan membenarkan kitab yang sebelumnya,yaitu Kitab Taurat.Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa." (QS.Al-Maidah 5:46)
Isi pokok Kitab Injil adalah ajaran untuk hidup dengan Zuhud dan menjauhi kerakusan dan ketamakan dunia.Ini dimaksudkan untuk meluruskan kehidupan orang-orang Yahudi yang materialistis.

4.Al-Qur'an
        Al-Qur'an adalah kitab yang diturunkan kepada nabi terakhir,Muhammad saw sebagai petunjuk hidup umatnya.Berbeda dengan kitab-kitab sebelumnya yang hanya terbatas untuk satu kaum,Al-Qur'an tidak hanya diturunkan bangsa Arab,melainkan untuk seluruh umat.Firman Allah swt :
"Sesungguhnya Kami menurunkannya berupa Al-Qur'an dengan berbahasa arab,agar kamu memahaminya." (QS.Yusuf 12:2)

Monday, May 22, 2017

Sampaikankanlah dariku walau satu ayat

"Hai rasul,sampaikanlah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu.dan jika tidak kamu kerjakan (apa yang diperintahkan itu,berarti) kamu tidak menyampaikan amanat-Nya.Allah memelihara kamu dari (gangguan) manusia.Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir" (Qs.al-Maidah :67)
Ballighu anni walau ayah,demikian ungkapan para mubaligh kita dalam berbagai keaempatan tabligh mereka.Ternyata ungkapan diatas merupakan penggalan dari hadist Nabi saw yabg sangat terkenal yang diriwayatkan,antara lain oleh Imam Ahmad bin Hanbal,Imam al-Bukhari dan Imam at-Tirmidzi dari sahabat Abdullah bin Amr bin al Ash ra yang artinya :Dari Abdullah bin Amr (dia berkata) bahwa Nabi saw telah bersabda :"Sampaikanlah dariku walaupun hanya satu ayat,dan ceritakanlah dari Bani Israil,dan tidak ada dosa,barangsiapa berdusta atas namaku secara sengaja,maka hendaklah dia menempati tempat duduknya dari neraka."
Akibatnya,saat ini banyak mubaligh bermunculan dimana-mana,termasuk dilayar kaca,yang dengan segala keterbatasannya menyampaikan pesan agama dengan sangat percaya diri karena bekal pemahamannya yang kurang proporsional terhadap (isi) penggalan hadist diatas,Seharusnya,kesadaran untuk berdakwah iti dipupuk secara terus menerus dengan semangat untuk (juga) memahami materi dakwahnya secara mendalam,dan masing masing seharusnya tahu diri untuk menyampaikannya kepada umat dalam batas kemampuannya.
Sudah seharusnyalah para mubaligh selalu berupaya untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang islam yang mereka dakwahkan.Karena,bila mereka yang berbekal ilmu sangat terbatas itu tidak mau menyadari keterbatasannya dan merasa cukup dengan kemampuan retorika mereka dalam dakwah mereka yang disambut dengan antusiasme yang sangat tinggi dari para jamaahnya,bahkan seringkali tersanjung dengan tepuk tangan para jamaahnya,dikhawatirkan ketika para mubaligh itu berbicara tentang persoalan islam yang membutuhkan kedalaman ilmu,terjebak dalam penjelasan yang menyimpang dari esensi kebenaran syari'at islam.
Akhirnya,kita seharusnya semakin sadar diri,dengan selalu merujuk peringatan Allah dalam firman-Nya :"Maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan jika kamu tidak mengetahui." (An-Nahl 16:43 dan Al-Anbiya 21:7)
Jangan sekali-kali kita permainkan agama islam yang suci ini dengan berbagai ulah kurang terpuji,termasuk didalamnya dalam bentuk ceramah agama yang kurang bertanggung jawab.Apalagi dilakukan untuk mencari sesuatu yang bersifat duniawi dengan topeng agama
sumber : Muhsin Hariyanto

Wednesday, March 8, 2017

Sikap mental pemenang

"Dan sunnguh telah Kami tulis dalam Zabur setelah (tertulis) di dalam Ad-Zikr (laut mahfuz),bahwa bumi ini akan diwarisi oleh hamba-hamba-Ku yang saleh." (Al-Anbiyaa 21:105)
Keyakinan tentang kepemimpinan dunia oleh islam bertambah kuat ketika kita membaca hadist-hadist Rasulullah yang berkenan dengan hal tersebut.Salah satu diantaranya ketika kaum muslimin masih dalam keadaan minoritas "Ya Rasulullah,tidakkah engkau berkenan memohon kepada Allah kiranya kita dimenangkan atas kaum kafir?"keluh Khabbab bin Al-Arts RA ketika tak kuat lagi menghadapi siksaan kaum Quraisy."Wahai Khabbab,"kata Rasulullah,"Dahulu orang-orang sebelum kalian ada yang tubuhnya dikubur kecuali kepalanya,lalu diambilkan gergaji untuk menggergaji kepalanya,tetapi itu tidak sedikit pun memalingkan dari agama Allah.Ada yang disiksa antara daging dan tulang-tulangnya.Itupun tidak menggoyahkan keimanannya.Demi Allah,wahai Khabbab,Dia (Allah) akan menyempurnakan urusan (kemenangan agama ini),sehingga orang yang dari Shan'a (yaman utara) ke Hadramaut (yaman selatan) tidak akan merasa takut lagi kecuali kepada Allah,walau serigala ada diantara hewan-hewan gembalaannya.Tapi nampaknya kalian tergesa-gesa."
Tidak hanya sekali itu saja beliau menempa mental pemenang kepada para sahabat.Justru pada saat kritis beliau lakukan hal tersebut.Ketika itu,beliau diminta oleh para sahabat untuk memecahkan batu yang sangat keras,yang tidak mampu mereka pecahkan.Saat menghantam martil pertama kali ,batu itu memercikkan kilatan api,beliau bersabda,"Allahu Akbar,aku diberi kunci-kunci negeri Syam.Demi Allah,aku melihat istana-istananya yang berwarna merah disana."
Ketika menghantamkan martil kedua kalinya,batu itu pun memercikkan kilatan api,beliau bersabda,"Allahu Akbar,aku diberi kunci-kunci negeri persia.Demi Allah aku melihat istana Madain yang berwarna putih."
Waktu menghantamkan martil ketiga kalinya,batu itu pun memercikkan kilatan api sebelum hancur berkeping-keping.Beliau bersabda,"Allahu Akbar,aku diberi kunci-kunci negeri Yaman.Demi Allah ,aku bisa melihat pintu-pintu gerbang istana Shan'a."
Ayat dan dua hadist diatas,serta realitas politik global saat ini semakin memperkuat keyakinan kita bahwa kepemimpinan dunia di masa depan tak akan bertahan di barat dan tak akan beralih ke timur,melainkan kepada dunia islam.Keyakinan itu sesuai dengan sunnatullah.
"...dan masa (kejayaan dan kehancuran) itu kami pergilirkan diantara manusia (agar mereka mendapat pelajaran);dan supaya Allah membedakan orang-orang yang beriman (dengan orang-orang kafir) supaya sebagian kamu dijadikan-Nya (gugur sebagai) syuhada dan Allah tidak menyukai orang-orang yang zalim." (Al-Imran 3:140)
Sumber:suara hidayatullah

Sunday, March 5, 2017

Waktu-waktu yang dilarang mengerjakan shalat

Nabi shallallaahu'alahi wasallam bersabda:
"Kerjakan shalat shubuh,kemudian jangan kerjakan shalat hingga matahari terbit dan meninggi.Karena (saat itu) matahari terbit diantara dua tanduk syetan dan saat itu pula orang-orang kafir bersujud kepadanya.Setelah itu silahkan mengerjakan shalat (sunnah) karena shalat itu disaksikan dan dihadiri (oleh malaikat) sehingga bayangan tegak lurus (tengah hari).(Saat itu) jangan kerjakan shalat,karena neraka sedang dinyalakan.Jika bayangan telah condong,silahkan kerjakan shalat karena shalat disaksikan dan dihadiri (oleh malaikat) sehingga engkau mengerjakan shalat ashar.Sesudah itu janganlah engkau mengerjakan shalat hingga matahari terbenam.Sesungguhnya matahari terbenam dianatara dua tanduk syetan dan ketika itu orang-orang kafir bersujud kepadanya." (HR.Muslim)
Hadist diatas menjelaskan bahwa ada waktu-waktu yang dilarang melakukan shalat didalamnya,yaitu:setelah shalat shubuh hingga terbit matahari,ketika matahari terbit sampai terangkat naik kira-kira setinggi tombak,ketika matahari tepat berada ditengah-tengah langit sampai tergelincir,setelah shalat ashar hingga terbenam matahari dan saat terbenam matahari.Karena setiap muslim wajib mengetahui waktu-waktu tersebut sehingga dia tidak shalat pada waktu-waktu yang dilarang.
Kemudian jumhur ulama berpendapat bahwa shalat-shalat yang dilarang pada waktu-waktu tersebut adalah semua shalat-shalat sunnah,sementara Imam Syafi'i mengatakan bahwa yang dilarang adalah shalat-shalat sunnah yang tidak memiliki sebab (kalau yang ada sebab dibolehkan,misal:tahiyatul masjid),berbeda dengan para ulama Hanafi yang melarang melakuakan semua macam shalat bahakan shalat fardhu sekalipun.
Sumber:H.Imanan

Friday, March 3, 2017

Jangan bermuka masam

"Dia (Muhammad) bermuka masam dan berpaling,karena telah datang seorang buta kepadanya,tahukah kamu barangkali ia ingin membersihkan dirinya (dari dosa),atau dia (ingin) mendapatkan pengajaran,lalu pengajaran itu memberi manfaat kepadanya?" (Qs.Al-Ashr:1-3)
Kewajiban yang tidak pernah boleh kita lupakan adalah bersyukur kepada Allah atas segala karuni-Nya yang selalu tercurah dan kita nikmati setiap waktu.Dengan terus bersyukur maka kita berhak untuk berharap Allah SWT akan terus melimpahkan rahmat dan kasih sayang -Nya kepada kita.Hanya Dia lah yang Maha Kaya sekaligus Maha Pemurah,Maha Kuasa sekaligus Maha Pengasih.
Shalawat dan salam marilah selalu kita panjatkan kepada Nabi Muhammad saw yang telah memberikan bimbingan yang terbaik bagi kita dalam menjalani kehidupan ini.Mudah-mudahan kita dapat mencontoh pola perilaku beliau selama hidup kita di dunia ini.Ada baiknya kita memperhatikan wajah kita saat bercermin.Cobalah tersenyum dan coba pula cemberut bermuka masam.Apa yang terjadi dengan wajah kita dicermin saat itu?Lebih sedap dipandang mata saat kita tersenyum atau saat kita cemberut?Jawabannya sudah pasti,yaitu wajah kita lebih enak dipandang saat kita menyunggingkan senyum.
Banyak hadist yang menganjurkan umat islam untuk senantiasa menebar senyum dalam kehidupan sehari-hari.Diantara hadist itu adalah yang diriwayatkan At-Tirmidzi:"Senyummu didepan saudaramu adalah sedekah."Sedangkan dalam hadist lain yang diriwayatkan oleh Al-Dailamy,Rasulullah saw bersabda:"Sesungguhnya pintu-opintu kebaikkan itu banyak:tasbih,tahmid,takbir tahlil(dzikir),amar ma'ruf nahi mungkar,menyingkirkan penghalang(duri,batu)dari jalan,menolong orang,sampai senyummu kepada saudara pun adalah sedekah."
Ketika merasa tertekan dan sedih,cobalah untuk tersenyum.Perasaan kita akan lebih baik serta pikiran lebih jernih dan positif.Pada saat tersenyum,tubuh kita memberikan sinyal-sinyal positif kehidupan.Dengan tersenyum,kita telah menyingkirkan imunitas tubuh secara psikologis,karena senyum membuat perasaan dan pikiran menjadi rileks.Dengan senyum orang yang ada disekitar kita akan merasa nyaman.Yang sedih akan terhibur.dan ruangan yang ada juga akan diliputi oleh suasana ceria penuh semangat.
Sebaliknya,walau kita tidak ada masalah,kalau kita cemberut,dunia akan terasa menjadi sempit.Orang yang ada disekitar kita juga tidak akan merasa nyaman.Semua kegembiraan dihati dan diruangan kita perlahan akan sirna.Kecerahan pikiran dan keriangan suasana akan tertutup mendung kegalauan.Komunikasi akan macet dan rizki juga pasti akan tersendat.Beberapa ahli menyatakan,untuk tersenyum kita hanya membutuhkan 17 otot untuk melakukannya,sementara kalau cemberut kita memerlukan kerja 43 otot.Ahli yang lain menyebutkan bahwa untuk tersenyum kita memerlukan kerja 26 otot,sedangkan untuk cemberut kita memerlukan kerja 62 otot.
Masalah bermuka masam ini juga diabadikan oleh Allah swt dalam surat ke 80 yakni Abasa yang bermuka masam.Bagian awalnya adalah sebagai berikut:"Dia (Muhammad) berwajah masam dan berpaling,karena seorang yang buta telah datang kepadanya (Abdullah bin ummi maktum).Dan tahukah engkau (Muhammad)barangkali dia ingin menyucikan dirinya (dari dosa),atau dia (ingin)mendapatkan pengajaran yang memberi manfaat kepadanya?Adapun orang yang merasa dirinya serba cukup (pembesar-pembeesar Quraisy),maka engkau (Muhammad) memberi perhatiaan kepadanya.Padahal tidak ada (cela) atasmu kalau dia tidak menyucikan diri (beriman).Dan ada pun orang yang datang kepadamu dengan bersegera (untuk mendapatkan pengajaran) sedang dia takut (kepada Allah).Engkau (Muhammad) malah mengabaikannya.Sekali-kali jangan (begitu)! sungguh (ajaran-ajaran Allah) itu suatu peringatan." (Qs.Abasa:1-11)
Konon surat ini merupakan teguran kepada Nabi Muhammad karena bermuka masam ketika beliau di datangi orang buta.Kita pasti bisa memaklumi perilaku Nabi itu.namun tidak dengan Allah swt.Alasan yang menurut ukuran manusia dianggap rasional itu,ternyata tidak diterima oleh Allah swt.Allah bahkan menegur Rasulullah saw dengan reaksi yang cukup keras.Senyum dan cemberut  itu adalah perbuatan yang mungkin tidak pernah kita perhatikan.Namun,akan sangat baik akibatnya kalau kita mulai sekarang selalu mencoba mengontrol roman wajah kita.Dan marilah kita mencoba untuk tersenyum karena dari satu senyum itulah suasana dunia yang indah akan tercipta.
Sumber:Muhammad badruzzman

Saturday, February 25, 2017

Siwak lebih unggul daripada sikat gigi biasa

Diantara bentuk kesempurnaan syariat islam adalah perhatian terhadap urusan kebersihan dan kesehatan.Salah satunya adalah bersiwak dan sikat gigi.Kegiatan tersebut merupakan perbuatan sunnah yang diganjar pahala.Beliau bersabda,"Siwak itu pembersih mulut dan mendapat keridhaan dari Rabb." (Riwayat Ahmad)
Rasulullah biasa membersihkan giginya usai bangun tidur dan menjelang wudhu dengan siwak.Ummu al Mukmin Aisyah Radhiyallahu'anha meriwayatkan,"Kami biasa menyiapkan sebuah siwak dan air untuk wudhu bagi Rasulullah.Kapanpun Allah menghendaki beliau bangun dari tidur malam,beliau akan membersihkan giginya dengan siwak,mengambil wudhu,lalu mendirkan shalat." (Riwayat Muslim)
Sebuah penelitian terhadap kayu siwak (al-Lafi dan Ababneh/1995) menyebutkan,siwak mengandung sejumlah mineral alami yang memberi manfaat terhadap kesehatan gigi,gusi,rongga mulut.Dalam setiap batangnya,kayu siwak mempunyai kandungan berbagai zat kimiawi yang bermanfaat,diantaranya:chlorida,pottasium,sodium bicarbonate,fluoride,silika,sulfur,vitamin C,trimethyl amine,salvadorine,tannins dan beberapa mineral lainnya yang berfungsi membersihkan gigi,memutihkan dan menyehatkan gigi dan gusi.Keistemewaan siwak lainnya yaitu kandungan enzim yang bertugas mencegah pembentukan plak yang menyebabkan radang gusi.Zat yang tak kalah penting berupa anti decay agent (zat anti pembusukan).Ia berfungsi menurunkan jumlah bakteri dimulut dan mencegah proses pembusukan .Selain itu,siwak juga berperan merangsang produksi saliva (air liur) lebih,sebagai organik mulut yang membersihkan mulut.
Sebuah penelitian (Erwin dan Lewis/1989),menyebutkan bahwa pengguna siwak relatif lebih jarang terjangkiti kerusakan dan penyakit gigi,dibandingkan non pemakai siwak,meskipun mereka mengkonsumsi bahan makanan yang kaya karbohidrat.Penelitian lain pernah diadakan untuk membandingkan antara pasta gigi yang ditambahi bubuk siwak dengan pasta gigi tanpa campuran bubuk siwak.Hasilnya,pasta gigi dengan campuran butiran bubuk siwak lebih sempurna bagi kesehatan gigi.
Sumber: Dari berbagai sumber

Allah mengetahui semua rahasia

"Rencana yang jahat itu tidak akan menimpa selain kepada orang yang merencanakannya sendiri." (Fathir 35:43)
Tidak semua amal yang baik mendapatkan nilai kebaikan.Hanya kebaikan yang direncanakan demi untuk kebaikkan saja yang bernilai kebaikkan disisi Allah.Sedangkan kebaikkan yang ditampakkan untuk menyembunyikan kejahatan akan berbalas kejahatan pula.
Itulah hikmah terbesar dari ajaran islam,mengapa semua amal kebaikkan tidak langsung mendapat pahala.Disana masih harus diteliti terlebih dahulu,apakah amal tersebut diniatkan untuk kebaikan?
Ketika seorang tokah politik atau satu partai di DPR menolak usul kenaikan BBM dengan retorika demi melindungi rakyat,Allah tidak segera mencatat penolakannya tersebut sebagai amal kebaikan.Allah juga tidak segera mencatatkan sebagai pahala atas perjuangannya.Allah masih melihat terlebih dahulu apakah perjuangan tersebut benar-benar diniatkan tulus untuk mensejahterakan rakyat atau hanya sekedar membangun citra diri?
Waktu sering menjadi saksi bisu tentang niat dibalik perjuangan yang disuarakan secara vokal.Tak sedikit orang terkena batu yang dilemparnya sendiri.Jika waktu didunia ini bisa menjadi saksi atas niat dibalik perbuatan seseorang,lalu bagaimana dengan pengadilab Allah di akhirat?
"Sesungguhnya amal perbuatan itu tergantung pada niatnya.Dan sesungguhnya setiap orang akan memperoleh balasan berdasarkan apa yang ia niatkan.Barangsiapa yang berhijrah semata-mata karena Allah dan Rasul-Nya,maka hijrahnya benar-benar kepada Allah dan Rasul-Nya.Dan barangsiapa yang berhijrah untuk mencari keuntungan dunia,atau karena perempuan yang ingin dinikahinya,maka hijrahnya hanya bernilai sebatas apa yang ia niatkan." (Riwayat Bukhari)
Allah yang pengetahuan-Nya meliputi apa yang nampak dan tersembunyi,yang dilahirkan maupun yang dirahasiakan,melihat dan memberi penilaian.Dia Maha Tahu kedipan mata,juga gerakan hati.Dia tidak bisa ditipu dan dimanipulasi.
Boleh saja orang menyembunyikan niat jahat dibalik kebaikan yang nampak,tapi ingatlah bahwa Allah akan membalasnya.Allah tidak membiarkan niat jahat kecuali kejahatan itu akan menimpa perencananya sendiri.Amal kebaikan bisa jadi hanya pancitraan.Kesantunan perilaku bisa jadi hanya untuk menutupi kesombongan.Sikap merakyat bisa jadi hanya tipu daya.Ya,manusia bisa bersembunyi di balik kebaikanya.
Yang harus disadari,bahwa segala tipu daya manusia akan berakibat pada dirinya sendiri.Allah mempunyai rencana dibalik semua rahasia manusia.Allah berfirman "Mereka membuat tipu daya,dan Allah membalas tipu daya mereka itu.Dan Allah sebaik-baik pembalas tipu daya itu." (Ali Imran 3:54)
Banyak orang terkecoh,menganggap tipu dayanya aman dari pantaun manusia dan rahasianya tidak akan terbongkar.Mereka tidak menyadari bahwa Allah tidak tinggal diam.Allah tidak membiarkan kezaliman,kecuali Dia akan membalas-Nya.Jika tidak dibalas di dunia,Allah akan membalas di akhirat.Keadilan manusia hanya sebatas apa yang nampak,tapi keadilan Allah meliputi yang lahir dan yang batin.Oleh sebab itu,berhati-hatilah terhadap niat kita.Bahwa setiap niat jahat tudak akan berakibat buruk kecuali keburukkannya akan menimpa diri kita sendiri.Rencan yang jahat yang diperbuat seseorang itu akan berakibat kepada pelakunya sendiri.Wallahu'alam.
Sumber :Hamim thohari

Tuesday, February 21, 2017

Mencintai karena Allah,membenci karena Allah

Abu bakar memiliki beberapa anak laki-laki.Seorang diantaranya bernama Abdur Rahman.Ketika Abu bakar dan keluarganya menjadi muslim,Abdur rahman menolak ikut serta menjadi seorang muslim.Dia memilih tetap dalam barisan orang kafir.Bahkan ketika terjadi perang Badar dan perang Uhud,Abdur rahman ikut menjadi tentara pasukan kafir Quraisy.
Dalam perang Badar,Abu bakar sempat menyapanya dengan lembut agar hatinya luluh,tetapi dia malah menghina bapaknya,"yang ada saat ini hanyalah senjata dan kuda,serta pedang tajam yang siap membabat orang tua yang sudah renta (maksudnya bapaknya sendiri)."Karena sikap Abdur rahman yang memilih tetap dalam kekafiran dan memusuhi islam,maka tak ada pilihan bagi Abu bakar kecuali menjaadikan anaknya sebagai musuh.Abu bakar kemudian berupaya untuk menghadapi anaknya ini dan membunuhnya,tetapi ia dicegah oleh Rasulullah.
Ketika pertempuran berlangsung,Abdur rahman berkali-kali melihat Abu bakar dalam pertempuran tersebut,tetapi ia berusaha menghindari bentrokan dengan ayahnya.Ternyata dia tak tega membunuh ayahnya,meski mereka berada pada pihak berseberangan.Ketika telah memeluk islam,Abdur rahman menyampaikan hal ini kepada ayahnya.Mendengar itu Abu bakar menyahut,"Demi Allah,sekiranya aku melihatmu saat itu,aku pasti akan membunuhmu!"
Mengapa Abdur rahman tak tega untuk membunuh ayahnya,tapi Abu bakar merasa tak ragu untuk membunuh anaknya itu?Padahal masyhur diketahui bahwa Abu bakar adalah orang yang halus perasaannya.Apakah yang mendasari sikapnya itu?Cintanya kepada Allah dan Rasulullah melebihi cintanya kepada sipapunhatta kepada anak kandungnya sendiri.Abu bakar adalah orang yang mewakili karakter yang Allah gambarkan pada surat Al-Mujadalah ayat 2;"Kamu tidak akan mendapati sesuatu kaum yang beriman kepada Allah dan hari akhirat,saling berkasih sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya,sekalipun orang-orang itu bapak-bapak,atau anak-anak atau saudara-saudara atau pun keluarga mereka.Mereka itulah orang-orang yang Allah telah menanmkan keimanan dalam hati mereka dan menguatkan mereka dengan pertolongan yang datang daripadanya.Dan dimasukkan-Nya mereka ke dalam surga yang mengalir dibawahnya sungai-sungai,mereka kekal didalamnya.Allah ridha terhadap mereka dan mereka pun merasa puas terhadap (limpahan rahmat)Nya.Mereka itulah golongan Allah.Ketahuilah,bahwa sesungguhnya golongan Allah itulah golongan yang beruntung." Akidah Abu bakar yang bersih menjadikan dia mampu mencintai seseorang karena Allah,meski dia bukan keluarga biologisnya,dan membenci seseorang karena Allah,meski dia adalah anak kandungnya.
Sosok sebaliknya adalah Abu thalib,paman Rasulullah.Abu thalib adalah orang yang memelihara dan mengasuh Rasulullah setelah keponakannya ini menjadi yatim piatu.Abu thalib sangat mencintai keponakannya ini,bahkan konon cintanya kepada Muhammad melebihi cintanya kepada anak-anak kandungnya.Namun sayangnya,cintanya kepada Muhammad hanya sebatas cinta karena ada hubungan genetis.Sayangnya,Abu thalib enggan mengikuti fitrahnya untuk menerima kebenaran.Dia memilih menutupi pikirannya dengan pikiran jahiliyah,yakni fanatisme terhadap tradisi nenek moyangnya.
Abu thalib memilih tidak mengikuti kebenaran yang dibawa Muhammad,meski tahu bahwa ajaran Muhammad adalah ajaran yang haq,demi kesetiaannya pada ajaran bangsanya yang sesat.Dia memilih tidak mengucapkan kalimat syahadat hingga akhir hayatnya.Maka jadilah dia sebagai orang yang fasik,sebagaimana Allah jelaskan dalam surat At-Taubah (9) ayat  24:"Katakanlah:"Jika bapak-bapak,anak-anak,saudara-saudara,istri-istri,kaum keluargamu,harta kekayaan yang kamu usahakan,perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya,dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai,adalah lebih kamu cintai daripada Allah dan Rasul-Nya,dan (dari) berjihad dijalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan-Nya." Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang fasik.
Sumber: Saiful Hamiwanto

Thursday, February 16, 2017

 ca-pub-6473722473140367

Agar dapat meneladani Rasulullah

Pada saat terjadi perang Ahzab (perang melawan pasukan sekutu) atau perang Khandaq (perang parit),pasukan kaum mukminin menghadapi puluhan ribu pasukan gabungan dari berbagai kabilah di jazirah arab.Atas saran Salman yang berasal dari Persia,kaum mukminin membuat parit yang lebar di luar kota Madinah,sehingga menghalangi gerak pasukan musuh yang hendak menyerbu kota itu.
Di dalam kota Madinah terdapat sedikit pasukan mukminin yang bertugas menjaga kaum perempuan dan anak-anak.Disamping itu ada juga komunitas kaum Yahudi dari Bani Quraizhah yang telah menjalin pakta pertahanan dengan kaum mukminin.Dengan pakta itu,mereka wajib ikut mempertahankan kota Madinah dari serangan musuh.Namun disaat pasukan mukminin tengah sibuk menangkis serangan musuh yang mencoba menerobos parit,terdengar kabar bahwa Yahudi Bani Quraizhah mengkhianati pakta pertahanan.Merka membelot ke pasukan Ahzab.
Maka situasi menjadi genting.Karena di depan ada pasukan Ahzab yang penuh nafsu hendak menghabisi mereka,dibelakang ada pasukan Bani Quraizhah yang hendak membantai para muslimah dan anak-anak mereka.Disaat yang mencekam itu,Allah menurunkan ayat berikut:"Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (perjumpaan dengan) Allah dan hari akhir dan dia banyak menyebut Allah."(Al-Ahzab 33:21)
Lewat ayat ini seolah Allah berkata kepada kaum mukminin,"Kenapa kalian gentar?Lihatlah Rasul-Ku itu!Dia tetap tegar,tenang dan penuh perhitungan.Contohlah dia.Asalkan kalian seperti dia,selalu berharap bertemu dengan-Ku dan hari akhir,dan banyak mengingat-Ku,maka tidak ada yang perlu kalian takutkan.Bukankah jika gugur kalian akan berjumpa dengan-Ku sebagai syuhada,dan jika tetap hidup kalian akan dapat mengalahkan mereka?Lalu,dimana letak kerugiannya?"
Dampak ayat ini terhadap moral spiritual kaum mukminin sungguh luar biasa.Kecemasan dan ketakutan mereka seolah lenyap,berganti dengan semangat dan antusiasme dalam menjemput kemenangan.Apa yang semula mereka anggap bencana,kemudian menjadi berkah.Mereka kemudian antri untuk gugur di jalan-Nya.Ayat berikutnya menggambarkan fenomena ini dengan heroik dan indah.
"Dan tatkala orang-orang mukmin melihat al-Ahzab (golongan-golongan yang bersekutu) itu,mereka berkata:"inilah yang dijanjikan Allah dan Rasulnya kepada kita.Dan benarlah Allah dan Rasul-Nya".Dan yang demikian itu tidaklah menambah kepada mereka kecuai iman dan ketundukkan.Diantara orang-orang mukmin itu ada orang-orang yang menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah;maka diantara mereka telah menunaikan nazarnya (gugur).Dan diantara mereka ada (pula) yang menunggu-nunggu (giliran untuk gugur) dan mereka tidak sama sekali merubah (janjinya).(Al-Ahzab 33:22-23
Ayat ini dengan jelas menunjukkan bahwa seorang mukmin harus senantiasa meneladani Rasulullah saw,bahkan dalam kondisi segenting apa pun.Dan jika seseorang ingin meneladani beliau,maka ia harus memenuhi persyaratannya: selalu mengharapkan perjumpaan dengan Allah dan hari akhir serta banyak mengingat Allah.
Setiap kali disebut nama Allah,yang harus selalu di ingat manusia adalah bahwa sesungguhnya ia berhutang kepada Allah ;hutang wujud dan hutang ilmu pengetahuan.Dia-Lah al-Khaliq yang menciptakan manusia dan dia-Lah al-Akram yang mengajarkan segala hal kepadanya.Lantaran kedua hal itu,manusia mendapatkan kehidupan dan mampu membangun peradabannya.Setiap hutang harus dikembalikan .Model perniagaan untuk memenuhi hutang itu telah ditentukan oleh-Nya.Dan harga yang ditawarkan bagi para syuhada itu begitu besarnya.
"Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin,diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka.Mereka berperang pada jalan Allah;lalu mereka membunuh atau terbunuh.(itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat,Injil dan AlQur'an.Dan sipa yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah?Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu,dan itulah kemenangan yang besar." (At-Taubah 9:111)
DAri Anas ra,bahwasanya Nabi saw bersabda,"Tidak satupun orang yang masuk surga lalu ingin kembali ke dunia,padahal seluruh isi bumi telah diberikan kepadanya,kecuali orang yang mati syahid.Dia berharap untuk kembali ke dunia kemudian gugur sepuluh kali karena mengetahui betapa mulianya orang yang mati syahi." Dalam suatu riwayat lain."...karena dia mengetahui betapa besarnya keutamaan orang mati syahid." (Muttafaq'alaih)
Untuk hari akhir,yang harus selalu di ingat manusia ketika ia disebut,adalah tentang waktu.Umur dan kemampuannya terbatas.Kesempatannya hanya ketika ia hidup di dunia.Selagi di dunia ia dapat berkarya dan segala sesuatu masih dapat diperbaiki.namun,jika sudah di akhirat,semuanya sudah selesai dan hasil akhirnya tak lagi dapat diubah.Hasil akhirnya hanya ada dua: kebahagiaan yang kekal atau penderitaan yang tiada ujung.
Karena seseorang harus mampu mengutamakan kepentingan akhiratnya dibanding dunianya.Ia harus mampu memilih dan memprioritaskan amal yang terbaik agar waktu dan kemampuannya tidak mubazir di dunia,dan tidak menjadi orang yang merugi pada akhirnya.Adapun tentang dzikrullah (mengingat Allah),yang harus selalu di ingat manusia adalah bahwa ia begitu rentan untuk jatuh ke dalam keburukan.Pada aslinya manusia bersifat goyah dan mudah terburu nafsu.Jika dihitung-hitung,kekurangannya jauh lebih banyak daripada kebaikannya,sehingga mustahil kondisi ini mengantarkan seseorang masuk surga lantaran amalnya.
Hanya karena rahmat dan karunia-Nya seseorang dapat menjadi baik dan dimasukkan ke dalam surga-Nya.Oleh karena itu,celakalah orang yang melalaikan-Nya dan beruntunglah orang yang selalu mengingat-Nya.
Sumber: Ahmad Suhail

Wednesday, February 15, 2017

Lelaki dari ujung kota

Kisah seorang laki-laki yang perjuangannya dan kesyahidannya diabadikan di surat Yasin.Nama lelaki disurat Yasin itu,demikian dinyatakan Ikrimah dari Ibn Abbas,adalah Habib ibn Surri An-Najjar,seorang tukang kayu.
Allah menjadikan sosok yang sesungguhnya tak disebut namanya di dalam wahyu ini sebagai teladan tentang cinta yang tak habis-habis bagi umat di sekelilingnya.
Dia bukan Rasul,bukan Nabi,bukan pula ulama.Tapi dia berjuang untuk belajar dan memahami.Dan dia lelaki yang suka berbagi.
Hal terawal yang dipahaminya hanyalah bahwa para Rasul yang datang ke kotanya itu orang-orang yang tulus.Mereka mengasung kebenaran dan mengajarkan kebajikan sama sekali tanpa imbalan.Bagi Habib,mereka adalah orang-orang yang mendapat sekaligus membawa petunjuk.
Maka dengan bergegas-gegas dari ujung kota,dia berseru-seru,"Wahai kaumku,ikutilah para utusan Allah itu".Dan Habib An-Najjar,demikian menurut sebagian mufassirin,setelah menyimak apa yang disampaikan para terutus itu kemudian melantangkan dengan anggun pernyataan imannya.
"Mengapa aku tidak menyambah Dzat yang menciptaku,yang hanya pada-Nya kalian semua akan dikembalikan?Apakah aku akan mengibadahi sesembahan-sesembahan yang jika Allah Sang Maha Pengasih menghendaki bahaya bagiku,maka syafa'at mereka sama sekali tiada bermanfaat bagiku dan tak dapat menyelamatkanku?Sesungguhnya aku jika demikian itu benar-benar dalam kesesatan yang nyata." (Yaasin 36:22-24)
Mendengar ungkapanannya itu,para pemuka kaumnya murka.Betapa seorang lelaki tak dikenal,dari kalangan jelata lagi miskin,mengajari mereka tentang agama.Betapa seorang yang bukan siapa-siapa,mengungkap kesejatian iman yang membuat apa yang mereka yakini selama ini tampak batil dan konyol.Maka diperintahkanlah para pengikut untuk mengeroyok dan menyiksanya,hingga dadanya remuk dan isi perutnya terburai akibat di injak-injak.
Di detik-detik terkhirnya,dalam sekarat yang menyergapkan manisnya iman,di iringi air mata para utusan Allah yang tak kuasa menolongnya,dia mencoba bicara.Nafasnya yang satu-satu,darahnya yang sisa-sisa,tak menghalanginya menyunggingkan senyum ridha."Sesungguhnya aku beriman kepada Rabb kalian.Maka dengarkanlah ikrar imanku ini." (Yaasin 36:25)
Kata-katanya ini,menurut Imam Ath-Thabary,kitabnya ditujukan kepada para Rasul yang mendampingi di akhir hayatnya.Para Rasul itu takjub dan cemburu terhadap iman yang telah menggerakkan Habib An-Najjar berdakwah dengan mempersembahkan raga dan nyawanya.Betapa sebentar dia belajar.Betapa cepat dia memahami.Betapa dalam dia menyakini.Betapa besar cinta pada kaumnya.Betapa hebat penyampaian dakwahnya.Dan betapa mahal pengorbanannya.
Kisah sang da'i tak berhenti sampai disini,sebab mereka yang ada dijalan dakwah yang Allah ridhai tetap hidup sesudah mati.Hidup dengan semua arti yang terkandung dalam kata 'hidup' itu sendiri.Habib An-Najjaar membuktikan diri sebagai lelaki penggamit hati yang cinta ikhlasnya pada kaumnya terus dia dengungkan dari dalam surga yang abadi.
"Aduhai alangkah baiknya seandainya kaumku mengetahuui.Bersebab apa kiranya Rabbku mengampuniku dan menjadikanku termasuk orang-orang yang dimuliakan."(Yaasin 36:29)
Inilah orang yang mencintai bagi seluruh kaumnya,apa yang dicintainya untuk dirinya sendiri.Inilah orang yang mengharapkan bagi kaumnya,apa yang diharapkannya bagi dirinya sendiri.Inilah orang yang mentakutkan atas kaumnya,apa yang ditakutkan atas dirinya sendiri.Sungguh jiwa da'i sejati,yamg kasihnya kepada ummat dia bawa mati.Sungguh setiap yang memilliki jiwa penggamit hati,adalah lapis-lapis keberkahan yang mencahayai zaman.Habib A-Najjar sudah mati.Maka Allah yang Maha Santun dengan firman Maha Mulia menyampaikan apa yang dia katakan dari alam yang sudah berseda.Bahwa dia mencintai kaumnya,amat berhasrat menggamit semua hati untuk dibawa ke dalam cahaya,untuk diajak menikmati surga.Inilah hati da'i sejati.
Sumber:Salim fillah

Monday, February 13, 2017

Amal wajib tidak masuk riya

Seseorang dikatakan riya apabila dia memperlihatkan (kepada orang lain) suatu amalan ibadah tertentu seperti shalat,shaum (puasa) atau lainnya dengan niat agar mendapat perhatian,pujian atau ingin meraih sesuatu dari urusan duniawi.
Riya termasuk jenis penyakit batin yang sangat berbahaya karena bersifat samar-samar,karena kebanyakan orang tak merasa kalau telah terserang penyakit ini.Dampaknya fatal,karena amalan yang tercemar riya akan ditolak oleh Allah dan pelakunya mendapat ancaman siksa dari Allah.
Nabi sangat khawatir bila penyakit ini menimpa umatnya.Imam Ahmad meriwayatkan,Nabi bersabda:"Sesungguhnya yang paling ditakutkan dari apa yang aku takutkan  menimpa kalian adalah asy-syirkul ashghar (syirik kecil)." Para sahabatnya bertanya,"apa yang dimaksud dengan asy-syirkul ashghar?" Beliau menjawab,"Ar-riya."
Meski begitu,menurut Imam al-Qurthtubi,tidak semua amal yang diniatkan untuk ditunjukkan kepada orang lain akan bernilai riya.Beliau berkata,"Seseorang tidak dikatakan riya apabila dia menampakkan perbuatan yang wajib,karena perbuatan yang wajib harus ditampakkan dan dimasyhurkan,karena hal itu adalah lambang dan syiar agama islam,dan karena orang yang meninggalkan kewajiban tersebut selayaknya dicela dan dimurkai.Maka tuduhan riya harus disingkirkan dari sebuah amalan wajib.Adapun amalan sunnah,maka seharusnya atau sebaiknya disembunyikan,karena orang yang meninggalkannya tidak tercela."
Senada dengan Al-Qurthubi,Ibnu Al-Arabi berkata,"Barangsiapa menampakkan shalatnya dengan harapan orang lain menjadi saksi atas keimanannya,atau dengan harapan agar kesaksiannya (di pengadilan akhirat) diterima atau diperbolehkan menjadi imam,maka hal itu tidak termasuk riya yang dilarang.
Sumber: saiful hamiwanto

Thursday, February 9, 2017

Istana Al-Hamra saksi bisu kejayaan islam di Spanyol

Salah satu bukti ketinggian arsitektur islam adalah Istana Al-Hamra di Granada,Spanyol.Para arsitek dunia mengakui istana tersebut dibangun dengan seni dan tata ruang yang sangat canggih,alami dan ramah lingkungan.Selain bentuknya yang spektakuler,tata ruangannya memiliki pengaturan udara yang sempurna.Jika cuca diluar sedang panas,suasana dalam ruangan sejuk tanpa bantuan AC atau alat pendingin lainnya.Jika cuaca diluar sedang dingin,susana dalam ruangan istana hangat.Padahal istana yang terletak di kaki gunung Siera Niveda dibangun pada abad 13-14 masehi.
Sebelum menjadi istana,al-hamra awalnya hanyalah sebuah benteng Qalat al-hamra (benteng merah) yang berfungsi sebagai tameng atau tempat berlindung orang arab dari serangan musuh.Lalu dibangunlah sebuah bangunan dibalik benteng itu,dan jadilah sebuah istana di daerah perbukitan kaki gunung Siera Niveda yang dinamai al-hamra (istana merah).Pembangunan istana seluas 14 hektare itu dilakukan secara bertahap,antara tahun 1238 dan 1358 masehi.Ia dilengkapi taman yang penuh dengan bunga-bunga indah nan harum.
Di istana tersebut ada sebuah taman yang menjadi favorit,dikenal dengan nama Hausyus Sibb (taman singa).Taman ini dikelilingi oleh 128 tiang yang terbuat dari marmer.Juga terdapat kolam air mancur yang dihiasi dengan 12 patung singa yang berbaris melingkar.Dari mulut patung tersebut keluar air yang memancar.Di dalam istana terdapat berbagai ruangan yang indah.Di antaranya al-Hukmi (baitul hukum),yakni ruang pengadilan dengan luas 15x15 meter yang dibangun oleh Sultan Yusuf 1 (1334-1354).Kemudian ada ruangan Bani Siraj (baitul bani siraj) yang berbentuk bujur sangkar dengan luas bangunan 6,25x6,25 meter yang dipenuhi dengan hiasan-hiasan kaligrafi arab.
Ada pula Bersiram (hausy ar-raihan),ruangan berukuran 36,6x6,25 meter yang pada posisi tengah terdapat al- Birkah atau kolam yang lantainya terbuat dari marmer putih.Luas kolam ini 33,50x4,40 meter dengan kedalaman 1,5 meter,yang di ujungnya terdapat teras serta deretan tiang dari marmer.Didalam kawasan istana terdapat sebuah masjid  bernama masjid Al-Mulk,terletak disebelah utara.Selain itu,istana merah ini dikelilingi oleh benteng dengan tembok kemerah-merahan.Pada bagian luar dan dalam istana ditopang oleh pilar-pilar panjang sebagai penyangga yang juga berfungsi sebagai penghias istana.
Selain dinding dalam,dinding luar juga banyak dihiasi kaligrafi dengan ukiran khas yang sulit dicari tandingannya hingga kini.Tak hanya bagian atas dan dinding yang menyajikan keindahan ukir dan bentuk,istana al-hamra juga memamerkan kemajuan teknologi kaum Muslim sepuluh abad lampau melalui sistem air yang mengaliri seluruh ruang.Daulah Bani Amar ada dua versi asal nama al-hamra.Salah satunya,nama itu diambil dari Sultan Muhamad bin Al-Ahmar,pendiri kerajaan islam Bani Ahmar (1232-1492) yang membangun istana tersebut.
Sultan Muhammad bin Al-Ahmar atau Bani Nashr merupakan keturunan Sai'id bin Ubaidah,seorang sahabat Rasulullah saw dari suku Khazraj di Madinah.Daulah Bani Ahmar bermula dari kerajaan kecil.Namun seiring waktu ia menjadi kerajaan kuat dan megah,hingga berkuasa selama sekitar 2,5 abad.Para rajanya dikenal saleh dan cerdas.Mereka sangat memperhatikan kesejahteraan rakyatnya.Saat itu bidang pertanian dan perdagangan sangat maju.Yang menyebabkan kerajaan ini jatuh adalah kerapuhan dari dalam,yakni sengketa yang terjadi di dalam kerajaan sendiri.
Sultan Muhammad XII Abu Abdillah an Nashriyyah,raja terakhir Bani Ahmar,tidak berhasil mempertahankan kerukunan keluarga kerajaan.Akhirnya energi mereka terkuras.Akibat fatalnya, kerajaan pun tidak dapat bertahan ketika datang serangan dari dua kerajaan kristen yang bersatu yaitu,raja Ferdinand V dan ratu Isabella.Kedua pemimpin kerajaan ini pula yang mendukung penjelajahan Columbus tahun 1492 masehi.
Pada pertengahan 1491,Raja Ferdinand V mengepung Granada selama tujuh bulan.Ia berhasil menguasai kota Malaga,kota pelabuhan terkuat di Andalusia,lalu Guadix dan Almunicar,Baranicar,dan Almeria.Basis kerajaan Bani Ahmar,Granada,pun akhirnya tunduk tepat 2 Januari 1492 masehi/2 Rabiul Awwal 898 Hijriyah.Kota ini diserahkan raja terakhir Bani Ahmar,Abu Abdillah.Prosesi penyerahan Granada dilakukan di halaman istana al-hamra.Meski istana tersebut tidak lagi menjadi milik umat islam,namun al-hamra diakui sebagai saksi bisu sekaligus bukti sejarah kejayaan islam di Spanyol.
Sumber:suara hidayatullah

Tuesday, January 31, 2017

Pondasi rumah tangga berkah ala Rasulullah

Siapa yang tidak mendamba,bisa membangun rumah tangga yang sakinah,mawadadah wa rahmah?Semua keluarga pasti menginginkannya.Masalahnya,tidak semua mengetahui bagaimana membangun rumah tangga yang seideal ini.
Nah,kepada teladan umat Nabi Muhammad kita belajar.Sudah maklum adanya,tidak ada rumah tangga yang paling berkah di dunia ini,melebihi keluarga beliau,rumah tangga yang Allah ridha kepada mereka,dan mereka pun ridha kepada-Nya.
Berikut adalah diantara pondasi-pondasi keberkahan rumah tangga Rasulullah
Pertama;cinta ilmu.Dalam membangun mahligai rumah tangga,keluarga RAsulullah sangat akrab dengan ilmu.Muhammad sebagai Rasul dan juga selaku kepala keluarga,berperan sebagai pengajar yang senantiasa memberikan wawasan,sedangkan para istri beliau adalah para murid yang sangat haus akan ilmu.
Aisyah menjadi contoh tentang hal ini.Dengan kecerdasan yang dianugerahi oleh Allah,banyak hukum syariat yang diketahuinya.Menurut para ahli hadist,beliau mampu menukil lebih dari 2200 hadist.
Selain bersemangat menuntut ilmu dan mengamalkannya,keluarga Nabi juga sangat aktif mengajarkan kepada kaum muslimin.Para sahabat dan istri-istri mereka,banyak berdatangan menemui keluarga mulia ini,untuk bertanya urusan agama,semisal Abu Musa al-Asyari,yang datang menemui ibunda Aisyah untuk menanyakan perihal kewajiban mandi janabah.
kedua;menegakkan amal mar'uf nahimungkar.Rumah tangga Rasulullah senantiasa diliputi kebaikan.Mereka saling menguatkan untuk kebaikan,dan senantiasa menegur bila kemungkaran di dalamnya.
Seperti yang dikisahkan ibunda Aisyah,"Aku pernah berkata kepada Nabi,"Shafiah itu orangnya begini-begini."Lalu beliau bersabda,"Kau telah mengatakan sesuatu perkataan yang seandainya dicampur dengan air laut maka keruhlah ia."Hal inilah yang menjadikan keluarga Nabi senantiasa diliputi kebaikan.
ketiga;menegakkan zikir dan ibadah.Soal perkara yang satu ini,sesungguhnya Nabi Muhammad adalah penghulunya.Beliau bersam para istri,senantiasa memprioritaskan ibadah dan mendawamkan zikir.
Tengok,dalam banyak riwayat,disebutkan Nabi sedikit sekali tidur,karena lebih memilih beribadah kepada Allah.Kaki beliau sampai bengkak,karena lamanya berdiri menegakkan sholat.Ketika ditanya mengapa beliau melakukan itu,padahal Allah telah mengampuni dosa-dosanya,beliau menjawab;"Apakah aku tidak sepatutnya menjadi hamba yang bersyukur?"(Riwayat Bukhari dan Muslim)
Begitu pula masalah zikir.Setiap langkah beliau tak lepas dari zikir,dari hendak tidur hingga hendak tidur kembali.Beliau senantiasa menghiasi lisan dengan zikir kepada Allah.
Untuk istighfar,misalnya,Nabi mengucapkannya minimal 100 kali/hari.Ini membuktikan betapa akrabnya lisan beliau dengan ibadah satu ini.Hal ini pula diterapkan para ummu al mukminin,sebagaimana yang dilakukan Zainab dan Juwairiah.
Juwairiah mempunyai kebiasaannya senantiasa berpuasa pada hari jum'at,lalu Nabi menyuruhnya untuk menambahnya satu hari sebelum dan sesudah jum'at.Ia juga gemar sekali membaca tasbih.Suatu pagi,pernah ia ditinggal Nabi,ketika ia sedang asyik bertasbih.Setelah Nabi kembali pada siang harinya,dilihatnya ia masih duduk bertasbih pada posisi semula."Kau terus menerus duduk begitu?"tanya Nabi."iya"jawab Juwairiah.Kemudian Nabi mengajarkan beberapa kalimat tasbih,yang apabila dibaca,pahalanya akan melampaui pahala jumlah tasbih yang dibaca oleh sang istri;Subhanallah zinata arsyih (Maha Suci Allah seberat Arsy-Nya) 3 kali,Subhanallah ridha nafsih (Maha suci Allah seutuh ridha diri-Nya)3 kali,dan Subhanallah midada kalimatih (Maha suci Allah sebanyak kebesaran-Nya)3 kali.(HR.Muslim)
keempat;kesederhanaan.Rumah tangga Rasulullah diliputi kesederhanaan.Tidak ada barang mewah yang mereka miliki,mulai dari bangunan rumah,perabotan,hingga pakaian.Dengan demikian,mereka tidak disibukan oleh urusan dunia.
Suatu kali Abdullan ibn Mas'ud masuk ke bilik Nabi.Melihat kondisi beliau yang demikian,ia berkata;"Wahai Rasulullah,bagaimana kalau kubuatkan tali geriba untuk alas tidurmu sehingga tubuhmu terlindung dari tikar itu?"Beliau menjawab;"Dunia tak ada apa-apanya bagiku.Aku dan dunia hanyalah seperti seorang penunggang berteduh dibawah pohon,yang sebentar berlalu meninggalkan pohon itu."
Hal ini pula yang dituntunkan oleh Rasulullah kepada keluargamnya.Untuk itu,tak segan beliau menegur dengan keras,bahkan mengasingkan mereka,bila mereka menuntut sesuatu yang lebih dengan apa yang beliau berikan,perihal materi.
Asbabu al-nuzul surat al-Ahzab ayat 28-37 adalah buktinya.Ayat ini merespon tindakan ummu al mukminin,yang menuntut Rasulullah agar memberi nafkah lebih lepada mereka.Rasulullah merasa tak suka atas sikap mereka,kemudian mengasingkan mereka semua,hingga turunlah ayat tersebut diatas.Ayat itu untuk memberikan opsi kepada ummu al mukminin,apakah mereka tetap memilih tuntutan mereka (dengan resiko diceraikan),atau kembali kepangkuan Rasulullah (dengan konsekuensi,ridha dengan gaya hidup beliau,yang penuh dengan kesederhanaan)
Para istri Nabi akhirnya menyadari kekeliruan mereka.Mereka lebih memilih kembali kepangkuan Rasulullah.Jadilah kesederhanaan menjadi konsep hidup keluarga ini,hingga alhir hayat mereka
ke lima;keluarga Nabi diliputi rasa cinta.Cinta adalah rahasia kehidupan rumah tangga.Dengan cinta,segala hal akan terpandang indah meski itu adalah kesukaran.Hal ini pula yang melandasi rumah tangga Rasulullah.Maka kita dapati,betapa ummu al mukminin bersaing satu sama lain,untuk membuktikan besarnya cinta mereka kepada Rasulullah.Ketotalitasan mereka mengabdikan diri kepada Rasulullah adalah buktinya.Di lain pihak,Rasulullah pun melakukan hal yang sama.Beliau merupakan sosok yang paling baik perilakunya kepada keluarga,khususnya para istri.
Demikianlah diantara pondasi keberkahan rumah tangga Rasulullah.Semoga kita bisa meneladaninya.Amin
Sumber:Khairil Hibri

Monday, January 30, 2017

Pesona kota seribu sungai

Banjarmasin,sebagai ibu kota Kalimantan Selatan,Banjarmasin memiliki posisi yang sangat strategis secara geografis sebagai pusat kegiatan dan pemerintahan propinsi Kalimantan Selatan.Kota yang dijuluki "kota seribu sungai" ini adalah sebuah kota delta terdiri dari puluhan pulau-pulau kecil atau delta,merupakan bagian dari kota Banjarmasin yang dipisahkan oleh banyak sungai .Di kota ini,terdapat pasar terapung muara kuin,museum wasaka,pulau kaget,jembatan barito dan komplek makam pangeran Antasari.
Pasar terapung muara kuin berada di muara sungai kuin salah satu anak sungai barito.Yag unik dari pasar ini,para pedagang dan pembeli bertransaksi diatas perahu.Pedagang menggelar barang dagangannya diatas perahu,begitu juga pembeli yang ingin berbelanja menggunakan perahu.Bagi para wisatawan yang ingin mengunjungi pasar unik ini,juga harus menggunakan perahu yang banyak disediakan oleh masyarakat sekitar.Pasar ini menjadi salah satu daya tarik wisatawan yang berkunjung ke kota Banjarmasin.Keberadaan pedagang di pasar ini semakin hari semakin berkurang, dan pasar ini kedepan juga terancam punah karena banyaknya pasar di darat.
Museum Wasaka merupakan museum perjuangan masyarakat Kalimantan Selatan,lokasinya terletak di kampung kenanga ulu,kelurahan sungai jingah,kecamatan banjarmasin utara,kota banjarmasin.Wasaka sendiri adalah singkatan dari"Waja sampai ka putting"yang berarti perjuangan yang tiada henti hingga tetes darah penghabisan.Kalimat itu merupakan moto perjuangan rakyat kalimantan selatan.Terdapat ratusan benda-benda bersejarah yang dipamerkan di museum ini,berkaitan dengan sejarah perjuangan rakyat kalimantan selatan,yang juga menjadi saksi bisu saat melawan penjajah belanda di masa-masa perjuangan.
Pangeran Antasari adalah salah satu pahlawan nasional dan beliau berasal dari Kalimantan Selatan,beliau meninggal dikampung sampirang,bayan pegog,hulu teweh pada tanggal 11 Oktober 1862 karena wabah cacar,saat akan melakukan serangan besar-besaran terhadap belanda.Pada tanggal 11 November 1958 kemudian makamnya dipindah ke komplek Makam Pangeran Antasari .Komplek pemakaman ini berada di jalan mesjid Jami,kelurahan antasari kecil timur,Banjarmasin Utara,banyak wisatawan yang tertarik untuk mengunjungi makamnya.
Jembatan Barito merupakan jembatan terpanjang kedua di indonesia ,setelah jembatan Suramadu yang menghubungkan Surabaya dengan Pulau Madura.Jembatan ini mempunyaim panjang lebih dari 1 kilometer,dan lokasinya berjarak kurang lebih 15 kilometer dari kota Banjarmasin.Jembatan Barito melintang diatas sungai Barito,merupakan jalan poros yang menghubungkan provinsi Kalimantan Tengah.Penggunaan jembatan ini pertama kali diresmikan oleh Presiden Soeharto,pada tahun 1997.Banyak wisatawan yang berkunjung ke Banjarmasin menyempatkan untuk mengunjungi dan mendokumentasikan jembatan Barito.
Jika anda ingin melihat Bekantan atau Monyet hidung panjang yang menjadi ikon wahana hiburan di Jakarta,anda bisa mendatangi Pulau Kaget.Pulau ini adalah sebuah delta yang terletak ditengah sungai Barito ,termasuk dalam wilayah administratif Kecamatan Tabunganen,Barito kuala,Kalimantan Selatan.Jaraknya kurang lebih 15 menit dari kota Banjarmasin ,dengan menggunakan speed boat.Pada tahun 1975 Pulau Kaget dijadikan cagar alam oleh kementerian kehutanan.Bekantan merupakan daya tarik dari pulau ini,dimana merupakan jenis monyet yang hanya ada di Kalimantan.Selain Bekantan,dipulau ini juga terdapat aneka burung unik.

Tuesday, January 10, 2017

Ayah

"Dan kami telah mengaruniakan hikmah kepada luqman,bahwasanya hendaklah engkau bersyukur kepada Allah,maka hanyasanya dia bersyukur bagi sirnya.Dan barangsiapa mengkufuri nikmat,sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuja."(Luqman 31:12)
"Hikmah",tulis imam ibn katsir dalam tafsirnya,"yakni pengetahuan,pemahaman,dan daya untuk mengambil pelajaran." Inilah yang menjadikan Luqman berlimpah kebijaksanaan dalam kata maupun laku.Tetapi setinggi-tinggi hikmah itu adalah kemampuan Luqman untuk bersyukur dan kepandaiannya untuk mengungkapkan terima kasih.
"Kemampuan untuk mensyukuri suatu nikmat."ujar Umar ibn abdil aziz,"Adalah nikmat yang jauh lebih besar daripada nikmat yang disyukuri itu."Dan pada Luqman,Allah mengaruniakannya hingga dia memahami hakekat kesyukuran secara mandalam.Bersyukur kepada Allah  nerarti mengambil maslahat,manfaat dan tambahan nikmat yang berlipat-lipat bagi diri kita sendiri.Bersyukur kepada Allah seperti menuangkan air pada bejana yang penuh,lalu dari wadah itu tumpah ruah bagi kita minuman yang lebih lembut dari susu,lebih manis dari madu,lebih sejuk dari salju.
Maka Luqman adalah ahli syukur yang sempurna syukurnya kepada Allah.Dia mengakui segala nikmat Allah yang dianugrahkan padanya dan memujiNya atas karunia-karunia itu.Dia juga mempergunakan segala nikmat itu di jalan yang di ridhai Allah.Dan dia pula berbagi atas nikmat itu kepada sesama sehingga menjadikannya kemanfaatan yang luas.
"Seseorang yang tidak pandai mensyukuri manusia,"demikian Nabi saw bersabda dalam hadist riwayat Imam At Tirmidzi,"Sungguh dia belum bersyukur kepada Allah." Maka asas di dalam mendidik dan mewariskan nilai kebaikan kepada anak-anak sebakda bersyukur kepada Allah sebagai pemberi karunia adalah bersyukur kepada sang karunia,yakni diri para bocah yang manis itu.
"Nak,sungguh kami benar-benar beruntung ketika Allah mengaruniakan engkau sebagai buah hati,penyejuk mata dan pewaris bagi kami.Nak,beatpa kami sangat berbahagia,sebab engkaulah karunia Allah yang akan menyempurnakan pengabdian kami sebagaimana hambaNya dengan mendidikmu.Nak,bukan buatan kami amat bersyukur,sebab doa-doamulah yang nanti akan menyelamatkan kami dan memuliakan di dalam surga."
Inilah Rasulullah yang mencontohkan pada kita bahwa ungkapan syukur itu bukan hanya dalam kata-kata,melainkan juga perbuatan mesra."Ya Rasulullah apakah kau mencium anak-anak kecil itu dan bercanda bersama mereka?"tanya Al-aqra ibn Habis,pemuka Bani Tamim ketika menghadap beliauyang sedang direriungi oleh cucu-cucu baginda."Mereka adalah wewangian surga,yang Allah karuniakan pada kita di dunia",jawab beliau sembari tersenyum."Adalah aku",sahut Al aqra ibn Habis,"Memiliki sepuluh anak.Dan tak satupun di antara mereka pernah ku cium."
"Apa dayaku jika Allah telah mencabut rahmatNya dari hatimu?Barangsiapa yang tidak menyayangi,dia tidak akan disayangi."Betapa Nabi membuat takjub Abu Hurairah ketika sepulang dari perjalanan jihad,Al Hasan dan Al husain telah menjadikan beliau kuda-kudaannya,dipacu berkeliling ruangan dengan asiknya."Aduh nak",ujar sang perawi akbar,"Yang kalain kendarai ini adalah tunggangan termulia di langit dan bumi."Beliau tersenyum membalas,"Dan para penunggangnya adalah penghulu para pemuda di dunia dan di surga."
Para ayah,tawarkan pada anak kita taman bermain lengkap di rumah,dari badan kita.Tawarkan ayunan dari kedua tangan yang ditautkan jemarinya untuk mereka duduk sambil kitapun menunduk dan mengayunnya maju mundur.Tawarkan komidi putar dengan merentang lengan kanan,persilahkan mereka duduk dipergelangannya,lalu pegangi dengan tangan kiri,angkat dan ayunkan naik turun sambil kita terus berputar.Tawarkan jungkat-jungkit dengan menyuruhnya duduk di ujung kaki saat kita bertumpu pada kursi,lalu angkat dan turunkan berulang-ulang.Tawarkan perosotan dengan berbaring 45 derajat di sofa mengenakan kaos serta sarung licin lalu persilahkan mereka meluncur dari dada kita.Dan dengan itu semua,otot lengan hingga perut terlatih semua,hingga para ayah pun tak perlu sering membuang waktu ke gym,tempat mereka malah sering dilirik-lirik oleh lawan jenis maupun sesama.
Sumber:salimafillah.com

Monday, January 9, 2017

Pahala menunggu shalat di masjid mengalir seperti ketika shalat

Jika waktu istirahat kerja kita sudah datang tapi waktu shalat masih setengah jam lagi,apa yang sebaiknya anda lakukan ya?
Salah satu alternatif yang terbaik adalah segera pergi ke masjid,berwudhu,kemudian melakukan shalat sunnah tahiyyatul masjid.Setelah itu kita bisa membaca ai-qur'an sambil menanti adzan berkumandang.Waktu yang sebentar itu kita manfaatkan untuk menambah ilmu agama dan pahala.Bahkan jika kita lelah,kita ingin sekedar duduk untuk istirahat sejenak dimasjid,kita tetap dapat pahala juga.menakjubkan,bukan?
Rasulullah bersabda."Barangsiapa (berada) di dalam masjid menunggu shalat,maka ia (dianggap) dalam keadaan shalat,selama tidak berhadast."(riwayat Ibnu Hibban,dishahihkan oleh Imam As Suyuthi)
Maksudnya,apabila seseorang berada di dalam masjid dalam rangka menunggu shalat,maka ia memperoleh pahala sebagaimana orang melakukan shalat,selama ia tidak berhadast.
Hadist ini menunjukkan betapa Maha Pemurahnya Allah.Dia tidak hanya memberi pahala kepada orang yang menegakkan shalat.Orang yang sedang menunggu shalat di masjid pun di beri pahala.
Bahkan jika hambaNya harus menempuh jalan yang jauh untuk menuju ke masjid,maka tiap langkahnya menambah pahala dan menggugurkan dosa-dosanya,sebagaimana penjelasan beliau:"Barangsiapa bersuci dirumahnya lalu dia berjalan menuju salah satu dari rumah Allah (yaitu masjid) untuk menunaikan kewajiban yang telah Allah wajibkan,maka salah satu langkah kakinya akan menghapuskan dosa dan langkah kaki lainnya akan meninggikan derajatnya."(riwayat Muslim)
Beliau juga bersabda,"Setiap langkah berjalan untuk menunaikan shalat adalah sedekah."(riwayat Muslim)
Dalam hadist lain juga dijelaskan pahala dan ampunan itu juga berlaku untuk perjalanan pulang seseorang dari masjid ke rumahnya.
Sumber:Hidayatullah.com)

Friday, January 6, 2017

Manfaat buah kurma

1.Menguatkan sel-sel usus dan dapat membantu melancarkan saluran kencing karena mengandung serabut-serabut yang bertugas mengontrol laju gerak usus.
2.Menguatkan rahim dan memudahkan persalinan
BUah kurma matang sangat kaya dengan unsur kalsium dan besi.Oleh karena itu,sangat dianjurkan bagi perempuan yang sedang hamil dan yang akan melahirkan,bahkan Allah swt memerintahkan kepada Maryam Al-Adzra (perawan) untuk memakannya ketika sedang nifas (setelah melahirkan).Lihat surat Maryam:25-26
Kadar besi dan kalsium yang dikandung buah kurma matang dapat menggantikan tenaga ibu yang terkuras saat melahirkan serta membantu proses pembentukan air susu ibu.
Ruthab (kurma basah) mencegah terjadi pendarahan bagi perempuan-perempuan ketika melahirkan dan mempercepat proses pengembalian posisi rahim seperti sedia kala sebelum waktu hamil yang berikutnya.
3.Menenangkan sel-sel-saraf melalui pengaruhnya terhadap kelenjar gondok.Oleh karena itu,para dokter menganjurkan untuk memberikan beberapa buah kurma di pagi hari kepada anak-anak dan orang yang lanjut usia ,agar kondisi kijiwaannya lebih baik.
4.Buah kurma yang direbus dapat memperlancar saluran kencing.
5.Buah kurma Ajwah dapat digunakan sebagai alat ruqyah dan mencegah dari gangguan jin.
6.Cepat memulihkan kesegaran fisik orang yang berbuka puasa.Gula yang merupakan kabohidrat dalam kurma merupakan zat yang pertama kalli dibutuhkan orang berbuka puasa setelah melalui masa menahan makan dan minum.
7.Mencegah stroke.
Magnesium yang ada di kurma membantu untuk menurunkan tekanan darah tinggi,sehingga mengurangi resiko terkena stroke.
8.Menetralisasi asam.
Buah kurma kaya dengan zat garam mineral yang menetralisasi asam,seperti kalsium dan potasium.
9.Menyehatkan mata.Karena kurma mengandung vitamin A.
Sumber:infoherbalis.com

Wednesday, January 4, 2017

Kesan seorang ilmuwan barat tentang shalat

Dr.Alex Carrel adalah seorang ilmuwan Perancis yang pernah mendapat hadiah nobel bidang kedokteran pada tahun 1912.Menurutnya shalat mempunyai peranan penting terhadap kesehatan manusia.Berikut penuturannya:"Shalat menciptakan vitalitas yang menakjubkan terhadap organ dan anggota tubuh.Bahkan ia adalah pemicu energi terbesar yang diketahui hingga detik ini.Saya sering menyaksikan pasien-pasien yang sudah putus asa terhadap obat-obatan dalam menyembuhkan mereka,saya menyaksikan bagaimana shalat ikut campur tangan dan menyembuhkan mereka secara total.Shalat ibarat lempengan radium yang dianggap sebagai sumber cahaya yang melahirkan kehidupan.Saya telah menyaksikan peran shalat dalam menyembuhkan berbagai penyakit tuberkulosis peritoneal,radang tulang,luka bernanah,kanker dan sebagainya."

Waktu-waktu yang dianjurkan untuk bersiwak
Bersiwak adalah sunah Nabi yang sangat dianjurkan,karena bermanfaat bagi kesehatan mulut dan mengundang ridha Allah sebagaimana sabda beliau,"Bersiwak itu membersihka mulut dan mengundang ridha Allah."
Dalam penerapannya ada beberapa waktu yang utama untuk melakukan bersiwak,yakni:
1.ketika berwudhu
Berdasarkan hadist riwayat Abu Hurairah dari Nabi SAW,"Seandainya aku tidak memberatkan umatku,niscaya aku perintahkan mereka untuk bersiwak setiap kali berwudhu."
2.ketika hendak mendirikan shalat
Berdasarkan hadist riwayat Abu Hurairah dari Nabi SAW,"Seandainya aku tidak memberatkan umatku-atau memberatkan manusia-niscaya aku perintahkan mereka untuk bersiwak setiap kali (hendak)shalat."
3.ketika bangun dari tidur
Berdasrkan hadist riwayat Hudzaifah bahwa jika Rasulullah bangun pada waktu malam,beliau menggosok mulutnya dengan siwak.
4.ketika hendak masuk ke dalam rumah
Berdasarkan hadist riwayat Aisyah bahwa Rasulullah bila hendak masuk ke dalam rumah,beliau memulainya dengan bersiwak terlebih dahulu.
5.ketika hendak membaca Al-qur'an
Berdasarkan hadist riwayat Ali bahwa Rasulullah  pernah bersabda,"Apabila seorang hamba bersiwak kemudian mendirikan shalat,maka malaikat berdiri dibelakangnya mendengar bacaannya.Mlaikat kemudian mendekat kepadanya-atau dengan kallimat sejenisnya-hingga dia meletakkan  mulutnya diatas mulutnya.Tidak ada sesuatu dari al-qur'an yang keluar dari mulutnya kecuali merasuk ke dalam tenggorokan malaikat."Maka sucikanlah mulut kalian ketika akan membaca al-qur'an."

Hikmah dibalik "terpelesetnya" lidah sang penista

Diawal-awal hijrah dan terbentuknya masyarakat muslim di Madinah,segala karakter dan status keimanan tercampur di kota itu.Kaum muslimin bingung kepada siapa harus berhati-hati?kawan dan lawan menyatu tanpa bisa dibedakan.Hingga akhirnya,datanglah ancaman 3000 pasukan Quraisy dalam perang uhud,pada tahun 3 Hijriyah.
Mobilisasi untuk mempertahankan islam pun digelar,dan hasilnya terkumpul 1000 orang pasukan dari berbagai golongan yang menyatakan siap berangkat berjihad.Namun sebelum pasukan itu berangkat,Allah melakukan penyaringan terhadap pasukan itu,untuk memisahkan antara mereka yang benar-benar beriman dan mereka yang munafik.
Allah gentarkan hati kaum munafikin itu,hingga ditengah jalan sekitar sepertiga pasukan berbalik pulang dengan berbagai alasan.Di bawah kepamimpinan Abdullah bin Ubay bin Salul,kaum munafik menampakkan perilaku aslinya yang tidak komit terhadap perjuangan islam.
Penampakan sikap asli mereka itu,menjadikan Rasulullah dan para sahabat mengerti siapa mereka dan siapa yang munafik.Allah mengisyaratkan ini dalam firmanNya:"Allah tidak akan pernah membiarkan orang-orang yang beriman dalam keadaan kamu sekarang ini,,sehingga dia menyisihkan yang buruk (munafik) dari yang baik (mukmin).Dan Allah tidak akan memperlihatkan kepada kamu hal-hal yang ghaib,akan tetapi Allah memilih siapa yang dikehendakiNya diantara rasul-rasulNya.Karena itu berimanlah kepada Allah dan rasul-rasulNya;dan jika kamu beriman dan bertaqwa,maka bagimu pahala yang besar." (Ali Imran 3:179)
Sudah menjadi ketetapan Allah bahwa kita tidak bisa mengetahui yang ghaib.Isi hati manusia adalah rahasia seseorang dengan Tuhannya saja.Tapi pada saat Allah berkehendak menyingkapnya,Dia akan mewujudkan sebab-sebab yang mendorong siapa pun untuk bereaksi secara alamiah sesuai isi hatinya itu,tak terelakkan lagi.
Andai Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama tidak terpeleset lidahnya di kepulauan seribu,tidak mudah mengetahui siapa yang peduli pada agamanya dan siapa yang abai terhadap kitab sucinya,Al-qur'an.Kita pun tidak akan punya bukti nyata siapa yang mukmin yang jujur dan siapa yang munafik.Maka jangan menyangka peristiwa ini semat-mata buruk bagi kita.Karena dibalik peristiwa ini ada hikmah bagi kaum muslimin.Allah menyayangi umat islam disini,sehingga Dia tidak membiarkan kita berada dalam ketidakjelasan status sepeerti sebelumnya.
Sekarang,kita sudah bisa menyaksikan siapa saja yang berdiri bersama umat islam dan siapa pula yang justru bersama mereka pencela Al-qur'an.Umat juga menjadi sadar,media massa apa saja yang berpihak dan dimana posisi mereka.Andai Allah tidak memunculkan sebab ini,kita tidak mungkin mengerti isi hati mereka.Itu perkara ghaib bagi kita,tapi tidak bagi Allah begitu mudahnya Dia singkap topeng-topeng mereka sekarang.
Jadi,bersyukurlah.Allah telah menunjukkan jati diri kawan maupun lawan kaum muslimin yang sesungguhnya.Semoga kita dipilih olehNya menjadi bagian dari orang-orang yang berada di barisan RasulNya,yang membela kitab suciNya.Allah tidak tidur dan alam semesta tidak dilepaskan bergulir begitu saja.Dia terus memperhatikan kita dan mengendalikan urusan-urusan.Bila kaum munafiqun,kafirun,musyrikun itu punya rencana,maka sesungguhnya Allah juga punya rencana.Dan rencanaNya teramat teguh tak terkalahkan.
Sumber:pixabay

Tuesday, January 3, 2017

Pahala mandi pada hari jum'at

1.Diampuni dosa-dosanya
Abu bakar meriwayatkan,bahwa Rasulullah bersabda,"Semua dosa dan kesalahan orang yang mandi pada hari jum'at pasti dihapus."(Riwayat ath-Thabrani)
2.Dianggap senantiasa dalam keadaan bersuci selama sepekan
Abdullah bin Abi Qatadah meriwayatkan bahwa pada suatu hari jum'at dirinya didatangi ayahnya,sementara dia sedang mandi.Ayahnya bertanya,"Apakah mandimu ini mandi karena junub atau untuk sholat jum'at?"
Abdullauh menjawab,"Mandi karena junub."
Ayahnya berkata,"Mandilah sekali lagi.Aku pernah mendengar Rasulullah bersabda,'Orang yang mandi pada hari jum'at,maka dia dalam keadaan suci hingga jum'at berikutnya.' (Riwayat ath-Thabrani)
3.Pahalanya setara berpuasa dan shalat selama setahun
Aus bin Aus r.a beliau berkata,Rasulullah bersabda,"Barangsiapa yang mandi lalu berwudhu pada hari jum'at,lalu ia bersegera dan bergegas (untuk shalat),kemudian ia mendekat kepada imam dan diam (khusyuk) mendengarkan khutbah ,maka baginya (ada pahala) pada setiap langkah kaki yang ia langkahkan (setara pahala) berpuasa dan shalat setahun.Dan demikian ini adalah sesuatu yang mudah bagi Allah." (Riwayat Ahmad)

Monday, January 2, 2017

umat pertengahan,umat unggulan

"Dan demikian pula kami telah menjadikan kamu (umat islam) 'umat pertengahan' agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia dan agar rosul (muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu.(Al-Baqara [2]: 143) bnu Katsi dalam tafsirnya lebih cenderung mengartikan ummatan wasathan sebagai umat yang unggul atau umat pilihan.Ath-Thabari menafsirkan sebagai umat pertengahan. Mereka berada di antara dua himpitan.jika digabungkan di antara duapenafsir itu,maka didapat satu pemahaman bahwa umat islam adalah umat yang unggul karena posisi mereka yang slalu berada di tenggah.Secara,sederhana kaum Muslimin selalu menggambil salah satu diantara tiga posisidalam menyingkapi berbagai hal,terutama dalam hal diniyah.Sebagai mereka ada yang cenderung bersikap berlebih-lebihan yang memberatkan (tasyaddud).sebaliknya,ada juga yang bersikap meringan-ringankan (tasahhul).Sedangkan kelompok ideal yang dikehendaki Allah dan RasulNya adalah sikap ketiga,yaitu pertengahan (tawasuth) dalam din dan dunia.
Pada suatu hari Rasulullah mendengar kabar bahwa ada tiga orang laki-laki yang masing-masing mengikrarkan diri untuk bersikap tasyaddud.Lelaki pertama  berjanji akan melaksanakan qiyamul lail sepanjang malam.Lelaki kedua berikrar akan membujang selamanya.Sedang lelaki  ketiga akan berpuasa sepanjang tahun.Mengetahui hal tersebut,beliau bersabda,"Diantara kalian,aku adalah orang yang paling takut kepada Allah dan paling bertaqwa kepadaNya,tetapi aku puasa (disuatu hari) dan berbuka (tidak berpuasa) di hari yang lain.Aku shalat lail,tapi aku juga tidur (tidak sepanjang malam).Aku juga menikahi perempuan.Barangsiapa membenci sunnahku,maka mereka bukan golonganku."(Riwayat Bukhari)
Sikap Rasulullah tersebut sejalan dengan al-qur'an,"Katakanlah (hai Muhammad),Hai Ahli Kitab!janganlah kamu berlebih-lebihan dengan cara yang tidak benar dalam agamamu.Dan janganlah kamu mengikuti keinginan orang-orang tersesat dahulu dan (telah) menyesatkan banyak (manusia),dan mereka sendiri tersesat dari jalan yang lurus."(Al-Maidah 5:77) 
Rasulullah bersabda,"Telah binasa orang yang berlebih-lebihan dalam beragama."perkataan tersebut diulang Rasulullah tiga kali.(Riwayat Muslim)
Lalu,apa yang mendorong sebagian kaum muslim bersikap berlebih-lebihan dalam beragama?pertama,karena alasan kebodohannya.kedangkalan ilmu dan wawasannya sering menjadi kendala mereka untuk mendapatkan tadzkirah.Kedua,bisa jadi karena fanatismenya.Orang yang sudah fanatik terhadap suatu hal biasanya cenderung tertutup.Mereka tidak mudah menerima pendapat kecuali yang berasal dari kelompoknya.
Jika islam sangat mengutuk dan membenci orang-orang yang berlebih-lebihan dalam beragama,maka hal yang sama berlaku pada mereka yang selalu meringan-ringankan urusan agama.Kelompok ini lebih memperturutkan hawa nafsu yang cenderung mencari yang mudah-mudah saja.Banyak ayat yang  kemudian dipelintir sesuai seleranya.
Kelompok kedua ini lebih sering mengandalkan akal dari wahyu,bahkan wahyu pun cenderumg diakali.Jangankan ayat-ayat yang mutasyabihat,sedangkan yang nyata-nyata merupakan ayat muhkamat pun ditafsirkan sesuai selera hawa nafsunya.Inilah kenyataan yang dihadapi umat islam saat ini.Lalu ,ambilah jalan yang diridhai Allah.Ambilah jalan yang sesuai dengan ajaran Rasulullah saw,jadilah ummatan wasathan.
Sumber:unisci24

Contact Form

Name

Email *

Message *